Friday, October 22, 2010

Mineral dan Elektrolit

Mineral diperlukan untuk fungsi normal pada sel tubuh. Tubuh membutuhkan jumlah besar dari sodium, potasium, kalsium, magnesium, klorida, dan fosfat. Mineral ini disebut makromineral. Tubuh membutuhkan sedikit tembaga, florida, yodium, zat besi, selenium, dan seng. Mineral-mineral ini disebut trace mineral.

Mineral adalah bagian penting makanan sehat. Rekomendasi makanan yang dianjurkan (RDA)-jumlah kebutuhan kebanyakan orang sehat untuk tetap sehat-telah dipastikan untuk kebanyakan mineral. Orang yang mengalami gangguan bisa memerlukan lebih atau kurang daripada jumlah ini.

Mengkonsumsi terlalu sedikit atau terlalu banyak mineral tertentu bisa menyebabkan gangguan gizi. Orang yang makan makanan seimbang yang mengandung berbagai macam makanan tidak mungkin mengalami gangguan nutrisi atau kekurangan mineral utama, kecuali kekurangan zat besi atau yodium. Meskipun begitu, orang yang mengikuti diet ketat bisa tidak mengkonsumsi cukup mineral tertentu. Misalnya, vegetarian, termasuk mereka yang makan telur dan produk susu, berada pada resiko kekurangan zat besi. Mengkonsumsi suplemen mineral dalam jumlah besar tanpa pengawasan medis bisa mengalami akibat berbahaya (racun).

Beberapa mineral-khususnya makromineral-adalah penting sebagai elektrolit. Tubuh menggunakan elektrolit untuk membantu mengatur fungsi syaraf dan otot dan menyeimbangkan asam-basa. Juga, elektrolit membantu tubuh mengatur volume normal pada daerah yang mengandung cairan berbeda(kompartemen). Elektrolit diuraikan ke dalam 3 bagian utama :cairan di dalam sel, cairan di ruang yang mengelilingi sel, dan darah.

Untuk berfungsi normal, tubuh harus menjaga konsentrasi elektrolit di kompartemennya di dalam batas yang sangat sempit. Tubuh menjaga konsentrasi elektrolit di setiap kompartemen dengan memindahkan elektrolit masuk atau keluar sel. Ginjal menyaring elektrolit di dalam darah dan mengekskresikan kelebihannya ke dalam urine untuk menjaga keseimbangan antara asupan harian dan pengeluaran.

Jika keseimbangan elektrolit terganggu, gangguan bisa terjadi. Ketidak seimbangan elektrolit bisa terjadi ketika seseorang mengalami dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu, memiliki gangguan jantung, ginjal, atau hati tertentu; atau pemberian cairan infus atau pemberian makanan pada jumlah yang tidak sesuai. Untuk mengetahui gangguan nutrisi atau ketidakseimbangan elektrolit, dokter mengukur kadar mineral di dalam contoh darah atau urin.


Mineral
Mineral
Sumber yang baik
Fungsi utama
RDA untuk orang dewasa
Batas pemakaian
Besi
Sebagai besi heme :
Daging, unggas, ikan, ginjal dan hati

Sebagai besi nonheme:
Tepung kedeai, buncis, sirup, bayam, remis, buah kering dan sereal yang diperkaya
Diperlukan untuk pembentukan banyak enzim di body
adalah bagian penting sel otot dan hemoglobin (yang memungkinkan sel darah merah memajukan oksigen dan mengantarkannya ke jaringan badan)
8 miligram

18 miligram untuk wanita di bawah 50 tahun (premenopause)

27 miligram untuk wanita hamil

9 miligram untuk ibu menyusui
45 miligram
Fluorida
Ikan laut, the, kopi dan air berfluorida
Dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi
3 miligram untuk wanita

4 miligram untuk pria
10 miligram
Fosfor
Susu, keju, ungas, ikan, sereal, kacang dan kacang polong
Dibutuhkan untuk membentuk tulang da gigi dan untuk memproduksi energi

Digunakan untuk membentuk asam nukleat termasuk DNA
700 miligram
4,000 miligram
Kalsium
Produk susu dan susu, daging, ikan, telur, produk tanaman, buncis, buah-buahan, dan sayur
Diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi, untuk penggumpalan darah, untuk biasa otot fungsi, dan untuk irama
jantung normal
1,000 miligram

1,200 miligram untuk usia di atas 50 tahun
2,500 miligram
Klorida
Garam, daging sapi, daging babi, sarden, keju, zaitun hijau, roti jagung, kentang goreng, acar kobis, dan mengolah atau makanan kalengan
Penting dalam keseimbangan eletrolit
1,000 miligram
-
Magnesium
Sayur hijau, kacang, sereal, padi-padian dan ikan laut
Dibutuhkan untuk membentuk tulang dan gigi, untuk fungsi normal syaraf dan otot dan aktivasi enzim
320 miligram untuk wanita

420 miligram untuk pria
-
Potasium
Susu skim 7 kedelai, pisang, tomat, jeruk, melon, kentang, ubi, prem, anggur kering, bayam, lobak hijau, kangkung, sayur-sayuran berhijau daun lainnya, kacang polong & buncis, dan garam tambahan (potasium klorida)
Dibutuhkan untuk fungsi normal saraf dan otot

Terlibat dalam keseimbangan elektrolit
3.5 gram
-
Selenium
Garam, daging, daging babi, sarden, keju, buah zaitun hijau, roti jagung, kenyang, keripik kentang, acar kubis, dan makanan kaleng atau yang telah diproses
dibutuhkan untuk fungsi saraf normal dan otot

Terlibat dalam keseimbangan elektrolit
1,000 miligram
2,400 miligram
Seng
Jeroan seperti hati, telur, dan makanan laut
Digunakan untuk berbagai enzim dan insulin

Dibutuhkan untuk kulit sehat, menyembuhkan luka, dan pertumbuhan
15 miligram
-
Tembaga
Jeroan, kerang (khusunya tiram), coklat, jamur, kacang, kacang polong kering dan padi-padian
Digunakan untuk membentuk enzim yang perlu untuk memproduksi energi, sebagai antioksidan (perlindungan melawan kerusakan sel berhubungan dengan reaksi oleh produk dari aktivitas sel normal yang diesebut radikal bebas), dan untuk pembentukan hormon epinephrine, sel darah merah, tulang, dan jaringan penghubung
900 mikrogram
10,000 mikrogram
Yodium
Seafood, garam beryodium, makanan dan minuman harian (dalam jumlah yang bervariasi tergantung kandungan yodium di tanah
Dibutuhkan untuk pembentukan hormon tiroid
150 mikrogram
1,100 mikrogram

No comments:

Post a Comment