Wednesday, August 26, 2009

Atrial Premature Beats : detak jantung berlebih

Debar ektopik ventrium (kontraksi ventrium prematur) adalah detak jantung berlebihan yang disebabkan oleh aktivasi elektrik dari ventrium sebelum detak jantung normal.

Debar ektopik ventrium biasanya terjadi dan tidak menunjukkan bahaya bagi orang yang tidak mengalami sakit jantung. Namun demikian bila terjadi seringkali pada penderita yang menderita gagal jantung atau stenosis aorta atau yang pernah mengalami serangan jantung, mereka dapat diikuti dengan aritmia yang lebih berbahaya seperti fibrilasi ventrium yang dapat menyebabkan kematian mendadak.


GEJALA


Debar ektopik ventrium yang terisolasi memiliki efek yang kecil dalam kemampuan memompa jantung dan biasanya tidak menimbulkan gejala kecuali bila sangat sering terjadi. Gejala utamanya adlaah persepsi detak yang kuat ataiu terhenti.

DIAGNOSA

Debar ektopik ventrium didiagnosa dengan menggunakan elektrokardiogram (ECG).

PENGOBATAN

Sebaliknya orang sehat tidak perlu pengobatan tetapi mengurangi stres dan menghindari alkohol dan obat flu OTC yang mengandung obat yang dapat menstimulasi jantung. Terapi obat biasanya diresepkan hanya jika gejala tidak dapat ditolerir atau pola debar ektopik menyebabkan bahaya. Beta bloker biasanya dicobakan pertama kali karena obat ini relatif aman. Namun demikian banyak penderita tidak minum obat ini karena dapat menyebabkan udem.

Setelah serangan jantung penderita yang mengalami debar ektopik ventrium yang sering perlu menurunkan resiko kematia mendadak dengan minum beta bloker dan menjalankan operasi angioplasti atau operasi bypass arteri koroner untuk mengurangi blokade arteri koroner. Obat antaritmia dapat menekan debar ektopik ventrium tetapi obat ini juga meningkatkan resiko aritmia yang fatal. Sehingga obat ini digunakan dengan hati-hati hanya untuk pasien yang tertentu setelah menjalankan uji kardio yang canggih dan evaluasi resiko. (medicastore)

No comments:

Post a Comment