Showing posts with label Penghitam rambut. Show all posts
Showing posts with label Penghitam rambut. Show all posts

Thursday, August 21, 2008

Urang-Aring (Eclipta alba (L.) Hassk.) untuk luka hingga rambut


Sinonim : Eclipta prostrata, (Linn.) = E. alba et marginata, Boiss. = E. erecta et prostratan, Linn. = E. erecta, Linn. = E. parcifloran Wall. = E. philippinensis Gandog. = E. thermalis Bunge - Verbesina alba, Linn.

Familia :Compositae (Asteraceac)

Uraian :

Jenis tanaman liar bertangkai banyak, tumbuh di tempat terbuka seperti di pinggir jalan, tanah lapang, pinggir selokan, dari tepi pantai sampai ketinggian 1.500 m. di atas permukaan laut. Tinggi tanaman mencapai 80 cm., posisi tumbuh tegak kadang-kadang berbaring. Batang bulat berwarna hijau kecoklat-coklatan, berambut agak kasar warna putih. Daun warna hijau bentuk
bulat telur memanjang, ujung daun meruncing, pinggir bergerigi halus atau hampir rata, kedua permukaan daun berambut, terasa agak kasar. Bunga majemuk berbentuk bongkol warna putih kecil-kecil. Buahnya memanjang, pipih, keras dan berbulu.
.
Nama Lokal :

Goman, urang aring (jawa), te-lenteyan (Madura),; Daun sipat, keremak janten
(Sumatera), Daun tinta (Banda); Mo han lian (China).

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:

Manis, asam, sejuk. Menghentikan perdarahan. (Hemostatic), menurunkan panas (antipyretic), anti racun (antitoxic). Herba ini masuk meridian hati dan ginjal.
.
KANDUNGAN KIMIA:
Ecliptine, AlfaTerthienylmethanol, 2-(Buta-1,3-diynyl)-5-(but-3-en-1-ynyl) thiophene, 2-(Buta-1,3-diynyl)-5-(4-chloro-3-hydroxybut-1-ynyl) thiophene, 5-(3-Buten-1-ynyl)-2,2'-bithienyl-5'-methyl acetate, wedelolactone.
.
Penyakit Yang Dapat Diobati :

Muntah darah, mimisan, kencing darah, berak darah, Hepatitis; Diare,
Perdarahan rahim, Kurang gizi, Keputihan, Ubanan;

BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman, segar atau kering.

KEGUNAAN:

1. Menghentikan perdarahan pada muntah darah (hematemesis), batuk darah (hemoptoe), mimisan (epistaxis), kencing darah (hematuria), berak darah (melena), perdarahan rahim (uterine bleeding).

2. Chronic hepatitis, diare,

3. Kurang gizi pada anak (infantile malnutrition).

4. Keputihan (leucorrhoe),

5. Rambut memutih (ubanan) pada usia muda.

6. Neurasthenia.

PEMAKAIAN: 30-120 gram segar. Atau dikeringkan dijadikan bubuk.

PEMAKAIAN LUAR:

Herba segar dilumatkan dibubuhkan ke tempat yang sakit, atau herba segar direbus, untuk cuci pada : Eczema, tinea pedis (jamur), koreng (termasuk koreng di kepala), luka berdarah, gusi bengkak, penyubur rambut.

1. Gusi bengkak: Yang segar dipanggang sampai kering, dijadikan bubuk (dengan pengolahan). Oleskan bubuk tersebut ke tempat yang sakit.

2. Penyubur rambut: 1 genggam daun eclipta alba dilumatkan, ditambah air 2 gelas, saring. Air saringan tersebut diembunkan satu malam. Cara pemakaian: kulit kepala dibasahi sambil dipijat-pijat, sehari sekali.

3. Koreng di kepala: Eclipta alba secukupnya direbus, airnya untuk cuci kepala, ampasnya digosokkan ke koreng. Atau herba segar dilumatkan, air perasannya dioleskan ke koreng.

CARA PEMAKAIAN:

1. Keputihan: 30 gram eclipta alba segar ditambah sari (kaldu) ayam ditim, minum.

2. Mimisan: 1 genggam eclipta alba segar dicuci, kemudian dilumatkan, peras. Air perasannya ditambah 5 sloki air putih, ditim supaya panas. Minum sehari 2 kali, sesudah makan.

3. Diare: 30 gram eclipta alba segar direbus, minum.

4. Batuk darah: 60 gram eclipta alba segar dilumatkan, diperas. Air perasannya diseduh air hangat, minum.

5. Muntah darah: 120 gram herba segar dilumatkan, air perasannya ditambah air kencing anak kecil secukupnya, minum.

Wednesday, August 20, 2008

Kelapa Airnya, Limbah Penuh Khasiat

Air kelapa kerap diasumsikan sebagai limbah. Padahal, ia memiliki khasiat dan nilai gizi yang dahsyat. Contohnya, selain bisa menyegarkan di kala dahaga, air kelapa juga bisa dibuat sebagai nata den coco dan kecap.
Selain digunakan untuk nata de coco air kelapa juga dimanfaatkan dalam pembuatan kecap. Dengan mencampur air kelapa, kedelai, gula merah, bawang putih, kemiri, daun salam, lengkuas, kluwak, serta natrium benzoat, kecap bisa didapat. Yang tak kalah menarik, air kelapa juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional dan kecantikan. Sebenarnya air kelapa kaya gizi. Tidak hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Unsur makro yang terdapat pada air kelapa adalah karbon dan nitrogen.

Unsur karbon dalam air kelapa berupa karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol, dan lain-lain. Unsur nitrogen berupa protein, tersusun dari asam amino, seperti alin, arginin, alanin, sistin dan serin. Sebagai gambaran, kadar asam amino air kelapa lebih tinggi ketimbang asam amino dalam susu sapi.

Selain karbohidrat dan protein, air kelapa juga mengandung unsur mikro berupa mineral yang dibutuhkan tubuh. Mineral tersebut diantaranya Kalium (K), natirum (Na). kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe), cuprum (Cu), fosfor (P), dan sulfur (S).

Jika diteliti lagi, dalam air kelapa juga terdapat berbagai vitamin. Sebut saja vitamin C, asam nikotinat, asam pantotenat, asam folat, biotin, riboflavin dan sebagainya. Jadi jelaslah bahwa air kelapa mengandung unsur makro dan mikro yang cukup lengkap.

Ramuan untuk pengobatanAir kelapa muda selain enak diminum dalam kondisi segar juga memiliki khasiat sebagai obat berbagai jenis penyakit.

Gatal dan eksim
Sediakan satu genggam beras. Rendam dalam air kelapa muda yang masih berada dalam tempurung selama 5-7 jam hingga beras terasa asam. Setelah itu giling hingga menjadi bubur halus (tepung). Kemudian oleskan bahan tersebut pada bagian tubuh yang terkena gatal, eksim, luka atau telapak kaki pecah. Lakukan setiap hari selama 3 - 4 hari.

Luka bakar
Sediakan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih. Campur dengan air kelapa. Oleskan pada bagian yang terkena luka bakar, misalnya pada telapak tangan atau telapak kaki. Rasa panas pun akan cepat hilang.

Demam berdarah
Minum air kelapa mudah hijau yang dicampur dengan air perasan jeruk nipis secara teratur.
Cacingan pada anakBerikan air kelapa muda yang diberi sedikit sari jeruk sitrun kepada anak yang mengalami gangguan caciangan.

Disentri
Penderita disentri biasanya akan merasa penat di kaki, demam tinggi, tinja berlendir dan bercampur darah, sering buang air, urine berwarna gelap. Untuk menjernihkan urine, minumlah air kelapa hijau. Bila urine sudah normal, hentikan minum air kelapa tersebut.

Air kelapa untuk kecantikan
Menghilangkan jerawat
Siapkan satu gelas air kelapa campur dengan 25 gram pasta kunyit, biarkan semalam. Keesokan harinya, tambahkan ke dalam ramuan tersebut tiga sendok teh bubuk cendana merah. Aduk sampai merata. Simpan selama tiga hari. Setelah itu, saring ramuan dengan menggunakan kain kasa. Simpan air perasan dalam botol. Oleskan ramuan tersebut pada wajah yang berjerawat, dua kali sehari sampai jerawat lenyap.

Mencegah kerutan di wajah
Untuk menghindari kerutan di wajah yang datang lebih dini, basulah wajah dengan air kelapa, sesering Anda suka.

Mencegah uban
Air kelapa hijau dicampur dengan satu sendok teh garam. Gunakan untuk mencuci rambut guna mencegah tumbuhnya uban.

Meningkatkan gairah seksual
Campur air kelapa dengan sedikit madu, lalu minum. Ramuan ini mampu merangsang pusat-pusat seksual tubuh.

Membuat suara merdu
Minum air kelapa muda yang telah diembunkan selama satu malam.
Sumber: Senior

Daun Alpukat -dari batu ginjal hingga hitamkan rambut

Tahukah Anda bahwa alpukat tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat? Daun alpukat ternyata juga bermanfaat mengatasi berbagai keluhan seperti batu ginjal, sakit pinggang, dan hipertensi. Berikut beberapa khasiat alpukat yang diperoleh dari berbagai sumber.

1. Batu Ginjal
Ambil tujuh helai daun alpukat segar, seduh dengan setengah gelas air panas. Minum dua kali sehari pagi dan sore, hingga batu ginjal keluar.

2. Menghaluskan Kulit
Buah alpukat dilumatkan, balurkan pada wajah dan tangan yang sudah dibersihkan dengan air hangat selama sekitar 30 menit.b. Haluskan setengah buah alpukat matang, lalu campurkan dengan sebutir kuning telur dan setengah cangkir susu. Aduk rata, dan gunakan sebagai susu pembersih. Sesudahnya gunakan toner pembersih yang sesuai dengan kulit wajah Anda.

3. Kulit Wajah Kering
Sebuah alpukat dilumatkan sampai halus, balurkan merata pada wajah. Gunakan sebagai masker dengan cara mengoleskannya selama 15 menit. Setelah kering, cuci wajah dengan air hangat. Kemudian olesi wajah dengan es batu. Lakukan pada malam hari sebelum tidur.

4. Sakit Pinggang
Lima helai daun alpukat direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal segelas. Setelah diangkat, embunkan air tersebut semalam. Esok pagi baru diminum, lakukan hal ini selama seminggu.

5. Bengkak
Ambil satu buah alpukat, lumatkan. Tambahkan sedikit air sampai seperti bubur, lalu oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

6. Hipertensi
Tiga helai daun alpukat cuci bersih, seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, minum sekaligus satu kali sehari.

7. Sariawan
Aduk sebuah alpukat matang dengan dua sendok makan madu murni. Makan tiga kali sehari.

8. Penghitam Rambut
Satu buah alpukat dihaluskan dan dicampur dengan satu sendok teh air jeruk lemon. Kemudian gosokkan pada rambut, tutup dengan topi atau handuk dan diamkan selama satu jam. Selanjutnya bilas dengan air dan keramas seperti biasa.
Sumber: Senior

Bayam di Jus, Atasi Tukak Lambung

Sayur kesukaan Popeye, tokoh kartun pelaut ini memang enak disayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai "King of Vegetables" atau "Raja Sayuran".

Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan ita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.

Namun, disamping manfaatnya, bayam tetp memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci alumunium. Alumunium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang.

Dan yang paling penting harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Berbagai ramuan bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.

Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan:
* seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakuakn selama beberapa hari.

Cara II
Setelah dicuci dan dipotong. giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

Asam, Eksim Kulit
Bahan:
* lima batang bayam duri
* lima gelas air

Cara membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas. orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.

Eksim
Bahan:
* Kain halus selebar kain sapu tangan
* satu ikat bayam

Cara membuat;
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.

Badan lemas, Cepat ngantuk dan Kurang bergairah
Bahan:
* 1 buah tomat
* 1/2 gelas susu nonfat
* 100 gram duan bayam
* 2 siung bawang putih

Cara membuat;
Masukkan semua bahan ke blender, tapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.

Perawatan kulit muka, kepala dan rambut
Bahan:
* Segenggam kunyit
* seikat daun bayam

Cara membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.

Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir dan dagu. Lakukan perawatan ini selama 5 menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu bilaslah dengan air dingin.

Bronkitis, anemia, demam, keputihan, gangguan lever
Bahan:
* Seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu di dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.

Disengat lebah, ulat bulu, lipan
Bahan:
Segenggam bayam
Cara membuat:
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
Sumber: Senior

Rambutan Menormalkan Gula Darah

Jangan anggap remeh kulit apalagi biji rambutan. Di situ tersimpan khasiat obat yang tak ternilai harganya.

Menurut kajian pakar tanaman obat, daging buah rambutan memuat kandungan gizi cukup lengkap. Mulai dari karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium, sampai vitamin C.

Sebagai gambaran, dalam setiap 100 gram (sekitar 3 buah) rambutan terkandung 69 kalori, sekitar 18,1 gram karbohidrat, serta 58 mg vitamin C. Kadar vitamin C buah rambutan lebih tinggi dari jeruk manis. Sebab, dalam 100 mg jeruk manis hanya terdapat 49 mg vitamin C. Kadar serat rambutan juga cukup tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram berat buah. Karakter buah seperti rambutan ini cocok dikonsumsi orang-orang yang tengah berdiet menurunkan atau menjaga berat badan.

Bagaimana dengan biji?
Bagian berbentuk bulat lonjong yang tersimpan di dalam buah rambutan ini mengandung lemak dan polifenol cukup tinggi. Komposisi zat-zat kimia yang dalam biji rambutan menghasilkan khasiat hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah). Inilah dasarnya mengapa terapi biji rambutan kini banyak dilakukan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah penderita kencing manis (diabetes mellitus) yang cenderung tinggi.

Tak Cuma Buah
Selama ini bila bicara soal rambutan, hampir selalu terfokus pada masalah bagaimana mendapatkan buah yang manis, berdaging tebal dan mengelotok. Alhasil, muncullah predikat rambutan binjai, rapeah, dan lebak bulus yang rasa buahnya manis dan segar. Namun orang sering lupa, manfaat rambutan tak cuma dipetik dalam bentuk buah. Seluruh bagian tanaman ini, dari akar sampai ke pucuk pohon, berpotensi sebagai obat dalam.

Ambil contoh akar rambutan. Bagian tanaman yang paling bawah ini berkhasiat mengobati demam. Kulit kayu, bagian yang lebih tinggi dari akar, juga dapat diracik menjadi obat.
Khasiatnya antara lain mengobati sariawan. Daun rambutan yang berbentuk bulat lonjong mengandung zat tanin dan saponin. Berdasarkan pengalaman nenek moyang yang diperkuat dengan hasil riset, daun rambutan ini dapat diandalkan mengobati diare.

Untuk kecantikan, daun rambutan berkhasiat pula menghitamkan rambut beruban. Yang tidak diduga-duga, kulit buah rambutan yang sering kita buang begitu saja, ternyata mengandung zat-zat gizi penting dan berkhasiat antara lain mengobati penyakit disentri dan demam.

Nah, bila di perkarangan terdapat pohon rambutan yang buahnya tidak seenak rambutan binjai, Anda tak perlu kesal apalagi buru-buru menebangnya. Toh, membiarkan pohon rambutan tumbuh subur, sama artinya dengan melengkapi fasilitas rumah dengan sebuah pabrik obat alami.

Ramuan Obat rambutanKencing manis
Ambil 5 buah rambutan yang sudah masak, pisahkan bijinya. Potong biji menjadi bagian-bagian kecil, lalu gongseng sampai berwarna kuning kehitaman. Giling halus sampai menjadi bubuk. Masukkan seluruh bubuk ke dalam cangkir, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum bagian air yang bening sekaligus. Buang ampas atau endapannya. Lakukan sebelum makan sebanyak 1-3 kali sehari, tergantung pada seberapa tinggi kadar gula saat melakukan terapi ini.

Mengatasi uban
Ambil daun rambutan secukupnya, tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit air sambil diaduk rata hingga ramuan terlihat seperti bubur. Peras air ramuan dengan menggunakan sepotong kain, kemudian saring. Gunakan air yang telah disaring untuk membasahi kepala. Lakukan setiap hari sampai rambut terlihat lebih hitam.

Sariawan
Ambil kulit kayu rambutan seukuran tiga ruas jari. Cuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air sampai air rebusan tersisa 1 gelas. Selagi hangat, gunakan ramuan ini untuk berkumur-kumur.

Demam
Sediakan 15 gram kulit rambutan yang telah dikeringkan. Rebus dengan 3 gelas air. Biarkan mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring, lalu bagi menjadi 3 bagian. Minum 3 kali sehari, masing-masing satu bagian.
Sumber: human health

Friday, August 15, 2008

11 Ramuan Pengusir Ketombe

Siapa sih yang sanggup terus-terusan dinganggu ketombe, apalagi bila serangan gatalnya muncuk di depan umum. Kalau menggaruk kepala malu. Kalau dibiarkan, duh rasa gatalnya tak tertahankan.

Ketombe memang bikin repot dan kesal, terlebih bila berbagai produk shampoo antiketombe telah dicoba namun tidak memberikan hasilnya memuaskan. Apa lagi yang bisa diperbuat?

Jangan berputus asa! Masih ada beberapa alternatif lain yang dapat ditempuh. Salah satunya terapi herbal. Siapa tahu dengan cara alami, ketombe di kepala Anda betul-betul sirna.
  1. Sediakan santan kelapa sebanyak 100 ml, air buah jeruk purut 100 ml, dan air buah nanas 100 ml. Campur semua bahan, gunakan ramuan untuk membasahi kulit kepala sehabis keramas. Bila pada kulit kepala terdapat luka, olesan ramuan ini akan menimbulkan perih.
  2. Sediakan setengah cangkir minyak wijen, setengah cangkir minyak kelapa, 3 lembar daun orang-aring 3 lembar daun waru, 3 lembar daun mangkokan (Nothopanax scutellarium), 3 lembar daun pandan wangi, 2 butir kemiri, 1 kuntum bunga mawar, dan 7 kuntum bunga melati. rebus sampai mendidih air sebanyak dua liter pada panci. Panaskan minyak wijen dan minyak kelapa hingga mendidih pula, lalu masukkan campuran minyak ke dalam panci yang berisi 2 liter. Rebus hingga mendidih lagi. Kemudian masukkan semua bahan lainnya. Setengah 15 menir ramuan diangkat, disaring, dan didinginkan. Menjelang tidur malam, oleskan air ramuan pada kulit sampai rata sambil memijit kira-kira 10 menit. Lakukan secara teratur sampai ketombe hilang.
  3. Ambil 3-4 siung bawang merah, kupas kulitnya, lalu diparut atau tumbuk sampai halus. Oleskan ramuan bawang merah pada bagian kulit kepala sambil gosok-gosok perlahan selama 5 menit. Bila rambut dengan air hangat sampai bersih. Lakukan perawatan ini satu kali seminggu. Jika rambut rontok, hentikan pemakaian bawang merah ini. Tandanya, rambut Anda tidak cocok dengan ramuan ini.
  4. Sediakan 7 lembar daun pandan segar. Cuci bersih, lalu giling sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air bersih sambil diremas-remas hingga merata. Peras dan saring. Oleskan aia perasan daun pandan ini ke kulit kepala yang berketombe. Biarkan sampai mengering kalau perlu oleskan sekali lagi. Sekitar 30-60 menit kemudian bila dengan air bersih, lakukan setiap hari sampai sembuh.
  5. Sediakan kemiri secukupnya. Tumbuk sampai halus, lalu masuk hingga mengeluarkan minyak. Gosokkan minyak kemiri ke kulit kepala hingga meresap sampai ke pori-pori. Lalu bilas rambut dengan air bersih. Lakukan 3 kali seminggu.
  6. Potong sebuah jeruk nipis menjadi 2-4 bagian. Gosok-gosokkan ke kulit kepala secara merata. Biarkan mengering beberapa lama. Kemudian bilas.
  7. Cuci 2-3 lembar daun kecubung segar. Tumbuk sampai halus, gosokkan pada kulit kepala yang berketombe. Diamkan beberapa lama. Kemudian bilas.
  8. Oleskan seperempat buah nanas masak. Kupas kulitnya, parut, lalu peras dan saring. Tambahkan perasan air 1 buah air jeruk nipis. Aduk sampai rata. Gunakan ramuan untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam hari sebelum tidur. Keramas rambut di keesokan paginya. Lakukan 2-3 kali seminggu.
  9. Ambil segenggam daun ingu segar, 1 potong kunyit dan 1 sendok teh beras. Cuci bersih lalu giling sampai halus seperti bubur. Gosokkan pada kulit kepala yang mengalami ketombe.
  10. Sediakan seikat sayur kangkung. Cuci bersih, lalu rebus dengan 2 gelas air hingga bersisa 1 gelas. Diamkan hingga dingin. Kemudian remas-remas tak perlu terlalu lumat. Gosokkan kangkung pada kluit kepala, diamkan sekitar 30 menit. Bilas dengan air rebusan kangkung. Selanjutnya bilas dengan air biasa.
  11. Satu ikat kangkung segar direndam dengan 1 liter air semalaman sampai airnya berwarna biru. Gunakan air tersebut untuk keramas. Lakukan secara teratur sampai ketombe hilang.

Sumber: Majalah Nirmala

Wednesday, August 13, 2008

Kemiri Bumbu Dapur Penyubur Rambut

Kemiri yang dalam bahasa daerah disebut buah tondeh atau buah kareh (Minangkabau), muncang (Sunda) dan keminting (Dayak) sebetulnya tergolong bumbu dapur. Bijinya yang berwarna putih ke kuningan dipergunakan untuk menggurihkan masakan. Biji kemiri ini mengandung lemak hingga 60 persen. Bila diperas, keluarlah minyak.

Nah, minyak ini mengandung sejumlah zat kimia yang mendatangkan berbagai khasiat. Yang cukup populer adalah khasiat menyehatkan rambut, mulai dari menyuburkan, menguatkan dan menghitamkan rambut secara alami. Kebenaran khasiat ini tidak diragukan lagi. Praktiknya sudah dilakukan masyarakat Indonesia secara turun temurun dalam kurun waktu berabad-abad. Karena itu di zaman modern ini banyak pengusaha menjadikan minyak kemiri sebagai bahan utama pembuatan produk-produk perawatan rambut yang dijual dalam bentuk krim, semir, atau tonik.

Manfaat lain kemiri
Biji kemiri memiliki banyak kegunaan. Biji yang ditumbuk dapat digunakan mengobati obat sakit gigi, bisul, demam dan pembengkakan di persendian tulang. Biji yang sudah dioalh menjadi minyak dapat pula difungsikan sebagai alternatif bahan bakar. Dulu ketika listrik masih jarang, minyak kemiri menggantikan fungsi minyak tanah untk menghidupu lampu minyak atau lampu teplok. Minyak kemiri juga digunakan dalam kegiatan batik membatik. Selain itu dapat pula difungsikan sebagai obat gosok mengatasi pegal dan masuk angin.

Meski biji kemiri memberikan rasa gurih, bagian ini mengandung asam hidrosianik yang beracun. Jika termakan dalah jumlah berlebihan bisa memabukkan dan mengundang diare. Mungkin ini sebabnya mengapa biji kemiri lebih difungsikan sebagai bumbu dapur bukan untuk dimakan mentah dan minyaknya pun jarang digunakan untuk menggoreng.
Selain biji, kulit batang kemiri juga sering dimanfaatkan untuk pengobatan. Kandungan zat tanin-nya cukup ampuh mengusir sariawan dan disentri. Daun kemiri juga berkhasiat obat, antara lain berguna mengobati sakit gigi.

Di luar urusan pengobatan, tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih 40 meter ini juga dapat menerbitkan inspirasi bisnis. Sebab, batang kayunya yang ringan, putih dan berserat halus sangat cocok dijadikan bahan baku pembuatan tangkai korek api dan dapat pula digunakan sebagai bahan pembuatan kertas.

Resep Obat Kemiri

Membuat minyak kemiri
Ambil daging biji kemiri sebanyak seprempat kilogram. Tumbuk sampai halus, lalu masukkan ke dalam panxi. Tambahkan 1 gelas air bersih sambil diaduk rata. Panaskan campuran tersebut di atas api sampai mendidih dan keluar minyaknya. Untuk mengambil minyaknya, setelah dingin peras lalu saring dengan menggunakan sepotong kain. Setelah minyak kemiri terkumpul, panaskan sampai mendidih kembali. Matikan kompor. Setelah dingin, minyak kemiri siap digunakan untuk pengobatan.

Jika biji kemiri diperas dalam kondisi panas, minyak yang keluar berwarna gelap dan baunya kurang sedap.

Menyuburkan dan mencegah rambut rontok
Gosokkan minyak kemiri pada kulit kepala. Lakukan 2-3 kali seminggu.Cara lain:Sediakan 10 gram kemiri, 6 lembar daun mengkokan, 2 lembar daun pandan wangi, 6 lembar daun urang aring, 500 cc minyak kelapa, 50 cc minyak wijen, 2 kuntum bunga mawar, dan 14 kuntum bunga melati. Rebus bahan dengan 2.000 cc air hingga bersisa 1.000 cc. Saring, setelah dingin oleskan pada kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan 2 kali sehari.

Sariawan
Ambil getah dari kulit batang kemiri dan santan kelapa secukupnya. Tempelkan pada bagian tuuh yang sakit.

Sakit gigi
Sediakan getah daun kemiri beberapa tetes, lalu oleskan pada bagian gigi yang sakit. Lakukan 3 kali sehari.

Buang air besar berdarah
Sediakan 20 gram kulit batang kemiri. Setelah dicuci bersih, rebus bahan dengan 400 cc air hingga bersisa 200 cc. Saring, lalu minum selagi hangat.

Susah buang air besar (sembelit)
Ambil 1 buah biji kemiri, 2 siung bawang merah, 5 gram pulasari, 10 gram kayu manis, 30 gram daun urang-aring, setengah sendok teh garam, dan setengah sendok teh adas. Haluskan semua bahan lalu rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring dan minum airnya 2 kali sehari, masing-masing sebanyak 200 cc.

Gatal-gatal karena digigit serangga
Ambil 2 buah kemiri dan kunyit seukuran jari kelingking. Pangganglah bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan keseluruhan bagian tubuh yang gatal.Sumber: human health

Monday, August 4, 2008

Padi sebagai tanaman obat

Padi banyak farietasnya yang ditanam di sawah dan di ladang, sampai ketinggian 1.200 m dpl. Tanaman semak semusim ini berbatang basah, tingginya 50 cm - 1,5 m. Batang tegak, berongga, kasar, warna hijau. Daun tunggal berbentuk pita yang panjangnya 15 - 30 cm, lebar mencapai 2 cm, perabaan kasar, ujung runcing, tepi rata, berpelepah, pertulangan sejajar, hijau. Bunga majemuk berbentuk malai. Buahnya buah batu, terjurai pada tangkai, warnanya hijau, setelah tua menjadi kuning. Biji keras, bulat telur, putih atau merah.

Butir-butir padi yang sudah lepas dari tangkainya disebut gabah, dan yang sudah dibuang kulitnya disebut beras. Bila beras ini dimasak, maka namanya nasi, yang merupakan bahan makanan utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Umumnya beras barwarna putih, walaupun ada beras yang berwarna merah. Tangkai butir padi detelah dirontokkan gabahnya dan dijemur sampai kering, disebut merang.
Padi yang termasuk keluarga rumput-rumputan ini ditanam dari bijinya secara langsung atau melalui persemaian dahulu.

Sifat dan Khasiat
Akar ebrsifat hangat dan manis. Berhkasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing (antelmintik), dan sebagai penawar racun. Selaput biji (kulit ari) bersifta manis, netral, serta masuk meridian limpa dan lambung. Berkhasiat memelihara lambung, emmperkuat limpa, meningkatkan napsu makan dan antineuritis. Pati beras berkhasiat sebagai pelembut kulit, peluruh kencing dan pendingin.

Bagian yang Digunakan
Selaput biji, biji, tangkai buah, dan selaput biji dijemur sampai kering.

KegunaanSelaput biji (Gu ya) berkhasiat untuk mengatasi: lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, gangguan pencernaan, rasa penuh di dada dan perut, beri-beri serta tangan dan kaki rasa kesemutan, baal.

Tangkai beras berkhasiat untuk mengatasi: rambut kotor dan keguguran.

Biji beras berkhasiat untuk mengatasi: demam, diare, gondongan, rematik, keseleo, radang payudara, radang kulit dan bisul.

Akar(No tao ken) berkhasiat untuk mengatasi: Keringat berlebihan, berkeringat spontan dan filariasis.

Cara Pemakaian
Selaput biji (bekatul) sebanyak 10 - 15 g atau akar 15 - 20 g direbus, lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar, beras digiling halus bersama bahan lain. untui pemakaian setempat. Merang dibakar, lalu tambahkan air. Campuran ini baik untuk mencuci rambut.

Contoh Pemakaian Diare
Segenggam beras merah disangrai sampai kuning, lalu digiling halus. Seduh dengan air panas sambil diaduk merata, sampai menjadi kuah kental. Ramuan yang disebut air tajin ini lalu ditambahkan sedikit garam. Setelah dingin siap untuk diminum. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

Pencuci Rambut
Sebanyak 2 ikat tangkai buah kering (merang) dimasukkan kedalam panci dari tanah lait. Kemudian merang dibakar sampai semuanya hangus menjadi abu. Tambahkan 1 liter air, lalu embunkan di udara terbuka semalaman. Ambil air yang bening untuk keramas. Selesai keramas, bilas dengan air perasan jeruk purut yang telah masak dan diencerkan dengan air gelas. Kemudian rambut dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Lakukan 3 kali dalam seminggu.

Gondongan
Ambil sekepal nasi panas. urutkan pada bagian pipi yang bengkak.

Rematik
Sediakan beras merah 1 sendok, lempuyang sepanjang 1/2 jari tangan dan cabai rawit 3 buah. Semua bahan tersebut setelah dicuci bersih lalu tumbuk sampai menjadi seperti bubur. Balurkan ke tempat yang sakit.

Mematangkan Bisul
Untuk bisul yang besar dan keras kompres dengan bubur nasi.
Beri-beriSiapkan bekatul beras merah sebanyak 3 sendok makan lalu seduh dengan 100cc susu sapi sambil diaduk merata. Minum selagi hangat. lakukan 2 kali sehari.
(Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi)

Wednesday, July 2, 2008

Rambutan(Nephelium lappaceum L.)

Familia :Sapindaceae

Uraian :
.
Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembap dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300--600 m dpl. Pohon dengan tinggi 15-25 m ini mempunyai banyak cabang. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2--4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang 7,5--20 cm, lebar 3,5--8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering. Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil-kecil, warnanya hijau muda. Bunga jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 4--5 cm, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buahnya berwarna hijau, dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji bentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu. Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Ada banyak jenis rambutan, seperti ropiah, simacan, sinyonya, lebakbulus, dan binjei. Perbanyakan dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok.

Nama Lokal :
.
NAMA DAERAH
Sumatera: rambutan, rambot, rambut, rambuteun, rambuta, jailan, folui, bairabit, puru biancak, p. biawak, hahujam, kakapas, likis, takujung alu. Jawa: rambutan, corogol, tundun, bunglon, buwa buluwan. Nusa Tenggara: buluan, rambuta. Kalimantan: rambutan, siban, banamon, beriti, sanggalaong, sagalong, beliti, malit;, kayokan, bengayau, puson. Sulawesi: rambutan, rambuta, rambusa, barangkasa, bolangat, balatu, balatung, walatu, wayatu, wilatu, wulangas, lelamu, lelamun, toleang. Maluku: rambutan, rambuta.
.
NAMA ASING
Shao tzu (C), rambutan (Tag), ramboutan (P), ramustan (Spanyol).
.
NAMA SIMPLISIA
Nephelii lappacei Semen (biji rambutan). Nephelii lappacei Pericarpium (kulit buah rambutan).
.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kulit buah berkhasiat sebagai penurun panas. Biji berkhasiat menurunkan kadar gula darah (hipoglikemik).
.
Pemanfaatan :
.
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian tanaman yang digunakan adalah kulit buah, kulit kayu, daun, biji, dan akarnya.

INDIKASI
.
Kulit buah digunakan untuk mengatasi: disentri,demam.
Kulit kayu digunakan untuk mengatasi: sariawan.
Daun digunakan untuk mengatasi: diare,menghitamkan rambut.
Akar digunakan untuk mengatasi: demam.
Biji digunakan untuk mengatasi:kencing manis (diabetes melitus).

CARA PEMAKAIAN
.
Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Lihat contoh pemakaian.Untuk pemakaian luar, giling daun sampai halus, lalu tambahkan sedikit air. Gunakan air perasannya untuk menghitamkan rambut yang beruban.

CONTOH PEMAKAIAN:
.
Disentri
Cuci kulit buah rambutan (10 buah), potong-potong seperlunya. Tambahkan tiga gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa separuhnya. Setelah ,dingin, saring dan minum sehari dua kali, masingmasing tiga perempat gelas.

Demam
Cuci kulit buah rambutan yang telah dikeringkan (15 g). Tambahkan tiga gelas air bersih, lalu rebus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

Menghitamkan rambut beruban
Cuci daun rambutan secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti bubur. Peras dan saring dengan sepotong kain. Gunakan air yang terkumpul untuk membasahi rambut kepala. Lakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

Kencing manis
Gongseng biji rambutan (lima biji), lalu giling sampai menjadi serbuk. Seduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus. Lakukan 1--2 kali sehari.

Sariawan
Cuci kulit kayu rambutan (tiga ruas jari), lalu rebus dengan dua gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Gunakan untuk berkumur selagi hangat .
.
Komposisi :
.
Buah mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium, dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tanin dan saponin. Kulit batang mengandung tanin, saponin, flavonoida, pectic substances, dan zat besi.