Showing posts with label Penyakit Liver. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Liver. Show all posts

Sunday, December 14, 2008

Anak Gemuk, Awas Penyakit Liver!

KEGEMUKAN atau obesitas adalah problem kesehatan yang sedang ngetren di negara-negara maju. Bahkan problem kegemukan sekarang ini bukan hanya melanda kaum dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja usia belasan tahun.

Yang mencemaskan, sejumlah laporan penelitian dan kasus terbaru mengindikasikan problem obesitas pada anak-anak makin nyata terutama di negara-negara maju. Laporan dan hasil wawancara Associated Press, Senin (8/9) misalnya mengindikasikan, anak-anak pengidap obesitas cenderung rentan mengalami kerusakan pada organ hati (lever) akibat tumpukan lemak pada tubuhnya.

Akibat kerusakan tersebut, beberapa di antarnya membutuhkan transplantasi lever untuk menyambung hidup. Dan yang mencengangkan, banyak di antara mereka kemungkinan harus menjalani transplantasi organ hati saat memasuki usia 30 hingga 40-an. Fenomena ini, kata para ahli, menuntut dokter anak untuk lebih mewaspadai ekses dari obesitas.

Penelitian mencatat, kasus penyakit lever yang dapat menyebabkan sirosis, gagal lever atau kanker hati, kini mulai banyak ditemukan pada anak-anak di negara-negara maju seperti AS, Eropa, Australia dan bahkan di beberapa negara berkembang.

American Liver Foundation dan data riset lainnya mencatat sekitar 2 hingga 5 persen anak di Amerika Serikat di atas usia 5 tahun hampir semuanya mengalami obesitas. Mereka mengidap kondisi yang disebut penyakit lever kegemukan non-alkoholik (nonalcoholic fatty liver disease/NAFLD).

“Itu adalah kondisi yang seringkali menyebabkan penyakit lever,” kata Dr. Ronald Sokol, direktur kebijakan publik American Liver Foundation dan ahli penyakit hati dari Children’s Hospital dan Universitas Colorado Denver.

Para ahli memperkirakan sekitar 10 persen anak-anak dan 50 persen anak obes mengalami mengidap NAFLD. Namun, hanya sedikit saja dari mereka yang terdeteksi melalui tes darah sederhana di laboratorium, karena hanya dengan tindakan biopsi para dokter dapat memastikan diagnosa penyakit ini.

Merusak leverKetika lemak mulai menumpuk dalam tubuh, liver bisa mengalami peradangan dan terluka seiring dengan waktu. Ini bisa menimbulkan sirosis, atau kondisi serius yang dalam beberapa tahun terakhir paling banyak disebabkan hepatitis atau kebiasaan meminum terlalu banyak alkohol. Kegagalan lever atau kanker hati juga bisa muncul setelahnya, tetapi bila sirosis belum terjadi, penyakit NAFLD dapat diatasi melalui penurunan berat badan.

NAFLD adalah kondisi yang banyak ditemukan pada anak-anak obes dengan perut buncit disertai gejala peringatan tertentu seperti diabetes, kolesterol atau penyakit jantung. Namun begitu, NAFLD juga dapat muncul pada beberapa anak dengan berat badan normal.

Faktor genetika, diet dan kebiasaan olahraga juga memberi peran penting bagi tercetusnya kondisi ini. Prevalensi NAFLD tercatat lebih tinggi di kalangan anak laki-laki ketimbang perempuan. Kaum hispanik juga tercatat paling tinggi prevalensinya, dan relatif jarang di kalangan Afro-Amerika.

Para ahli menilai obesitas adalah masalah sangat serius yang harus segera diatasi. Dengan penyakit lever kegemukan yang semakin banyak ditemukan di kalangan dewasa, mereka diperkirakan problem obesitas akan menjadi penyebab utama transplantasi liver pada 2020 mendatang.

“Ada pasien yang pada usia 30 atau awal 40-an membutukan transplantasi lever akibat mengidap penyakit NAFLD sejak anak," ungkap Dr. Jose Derdoy, kepala transplantasi liver Cardinal Glennon Children’s Medical Center di St. Louis memprediksi fenomena penyakit lever akibat obesitas.

Ia sendiri pernah menangani transplantasi lever seorang anak oberitas berusia 15 tahun asal Texas yang telah divonis mengalami sirosis. (8/9/08 , Kompas)

Wednesday, August 20, 2008

Bawang Putih Normalkan Kadar Kolesterol

Bawang putih (garlic) atau bahasa latinnya disebut Allium Sativum Liliaceae, selain sering digunakan sebagai bumbu dapur, ternyata sejak 300 sebelum masehi bawang putih kerap dipakai sebagai obat berbagai penyakit. Karena khasiatnya, di Cina dimana mayoritas penduduknya sering mengkonsumsi makanan yang berlemak, untuk menetralisirnya mereka banyak mengkonsumsi bawang putih. Hasilnya cukup menakjubkan, kadar kolesterol di tubuh mereka normal saja. Makanya tidak mengherankan bilamana di restoran Chinese Food, bawang putih dominan digunakan.

Manurut pakar kesehatan, dr. Setiawan Dalimartha,a da pun bagian bawang putih yang digunakan sebagai obat adalah umbinya. Umbi yang belum ditumbuk tidak berbau. Bila ditumbuk maka enzim allinase yang ada di dalam sel akan kontak dengan sulfur yang mengandung senaywa alliin dan mengubah menjadi allicin yang mengeluarkan bau yang khas. Allicin relatif tidak stabil dan mudah terurai menjadi berbagai macam senyawa sulfur aktif lainnya," jelas dr. Setiawan.

Penelitian tentang khasiat bawang putih sudah banyak dilakukan. Sekarang bawang putih digunakan untuk kesehatan organ jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular), menurunkan kadar tekanan darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan menghambat sel-sel trombosit agar tidak mudah membeku. Bawang putih juga digunakan sebagai anti bakteri dan protekti terhadap timbulnya kanker terutama kanker lambung dan kolorektal. Sedangkan menurut Tradisional Chinese Medicine (TCM), bawang putih berkhasiat menghangatkan limpa, memperkuat lambung, meningkatkan energi vital, memperbaiki kerja pencernaan, menetralisir racun dan mengeluarkan cacing perut.

Karena khasiat dari bawang putih bagi kesehatan begitu besar, di beberapa negara, bawang putih sudah diproduksi secara massal dalam bentuk kapsul-kapsul. Meskipun demikian dari segi khasiatnya, kata dr Setiawan, bawang putih yang masih segar maupun yang sudah dibuat kapsul, memiliki khasiat yang sama. "Tidak ada bedanya. Dua-duanya sama berkhasiat," ucap dr Setiawan yang juga menjabat sebagai Seketaris Umum Himpunan Pengobat Tradisional dan Akupuntur se-Indonesia (HIPPRI).

Lebih lanjut dr Setiawan mengemukakan, penggunaan bawang putih sebagai obat bagi kesehatan merupakan salah satu bagian dari TCM. Sebab kata dr Setiawan, dalam TCM, ada lima tahapan pengobatan. Kelima tahap tersebut antara lain pengobatan herbal, akupuntur, makanan, pijatan (refleksi) dan olahraga. "Kelima tahap pengobatan ini merupakan satu kesatuan . Jadi selain orang yang sakit tersebut ke akupuntur lalu diberi ramuan-ramuan tanaman obat, mereka juga dikasih makanan-makanan yang berkhasiat seperti bawang putih," terang dr. Setiawan.

Namun begitu, bukan berarti bawang putih tidak memiliki efek samping (adverse effect). Kadang-kadang, kata dr Setiawan, untuk kasus-kasus tertentu, bawang putih bisa menimbulkan alergi seperti nyeri dada, sering buang angin, mual, rasa penuh di lambung (jika makan lebih dari 4 siung sehari) dan dermatitis kontak. Dermatitis kontak terjadi bilamana kulit ditempelkan pasta bawang putih segar dalam waktu lama yang mengakibatkan kulit akan terbentuk bulla seperti luka bakar.

Selain itu, karena bawang putih sbeagai agregasi trombosit dan bisa mengencerkan darah, dr Setiawan menyarankan mereka yang sudah minum aspirin sebaiknya tidak mengkonsumsi bawang putih lagi. Sebab ini katanya, akan mengakibatkan darahnya akan semakin encer. Jika ingin makan bawang putih, sebaiknya obat-obat oengencer darah lainnya dihentikan penggunaannya. "Sebab kalau tidak dihentikan, saat akan cabut gigi atau operasi dikuatirkan akan terjadi pendarahan," kata dr Setiawan sambil memberi contoh kasus obat pengencer darah (anti-koagulan) yang dulu sempat di masyarakat. "Bisa jadi, malahan obat tersebut tidak akan bekerja,jadi percuma dikonsumsi."

Dosis-dosis ideal

* Bawang putih segar dalam sehari 3-30 g (1-8 siung)
* Bawang putih kering : 2-5 g
* Bubuk : 400-1200 mg/hari
* Minyak bawang putih : 2-5 mg/hari
* Allicin 2-5 mg/hari

Beberapa manfaat bawang putih

1. Mencegah flu:
ambil 3 siung bawang putih yang sudah dibuang kulitnya. Giling halus sampai lumat dan terkumpul air perasannya. Tambahkan 10 bagian air amsak yang sudah dingin. Cairan ini lalu diteteskan pada hidung. Sehari 3 kali, masing-masing 1-2 tetas.

2. Batuk rejan (wooping cough):
Ambil 30 gram bawang ptuih yang kulitnya ungu. Buang kulitnya lalu lumatkan. Tambahkan secangkir air hangat lalu biarkan selama 5-6 jam. Setelah itu tambahkan gula secukupnya. Ramuan ini lalu diminum sehari 3 kali. Anak-anak di bawah usia 3 tahun setiap kali sebanyak 1/2 sendok makan. Umur 3-5 tahun satu sendok makan.

3. Tersiram air panas:
Ambil beberapa siung bawang putih lalu lumatkan. Kemudian tempelkan pada bagian yang sakit lalu dibalut.

4. Perut busung (asites) akibat sirosis hati:
Masak secukupnya bawang putih dengan minyak kacang tanah. Makan sebagai sayuran saat makan nasi. Lakukan selama 2-3 bulan.

5. Mimisan (epistaksis):
Ambil 10 gram bawang putih. Lumatkan, lalu diikat pada bagian tengah telapak kaki. Bila mimisan pada hidung kiri, iaktkan pasta bawang putihnya pada telapak kaki kiri dan sebaliknya. Bila mimisan pada kedua hidung, ikatkan pada kedua telapak kaki. Mimisan akan berhenti bila telapak kaki sudah panas.

6. Gigitan lipan:
Lumatkan bawang ptuih secukupunya lalu tempelkan pada bagian tubuh yang digigit lipan.

Sumber: Majalah resto

Bayam di Jus, Atasi Tukak Lambung

Sayur kesukaan Popeye, tokoh kartun pelaut ini memang enak disayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai "King of Vegetables" atau "Raja Sayuran".

Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan ita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.

Namun, disamping manfaatnya, bayam tetp memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci alumunium. Alumunium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang.

Dan yang paling penting harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Berbagai ramuan bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.

Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan:
* seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakuakn selama beberapa hari.

Cara II
Setelah dicuci dan dipotong. giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

Asam, Eksim Kulit
Bahan:
* lima batang bayam duri
* lima gelas air

Cara membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas. orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.

Eksim
Bahan:
* Kain halus selebar kain sapu tangan
* satu ikat bayam

Cara membuat;
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.

Badan lemas, Cepat ngantuk dan Kurang bergairah
Bahan:
* 1 buah tomat
* 1/2 gelas susu nonfat
* 100 gram duan bayam
* 2 siung bawang putih

Cara membuat;
Masukkan semua bahan ke blender, tapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.

Perawatan kulit muka, kepala dan rambut
Bahan:
* Segenggam kunyit
* seikat daun bayam

Cara membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.

Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir dan dagu. Lakukan perawatan ini selama 5 menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu bilaslah dengan air dingin.

Bronkitis, anemia, demam, keputihan, gangguan lever
Bahan:
* Seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu di dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.

Disengat lebah, ulat bulu, lipan
Bahan:
Segenggam bayam
Cara membuat:
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
Sumber: Senior

Tuesday, August 19, 2008

Inggu untuk hepatitis

Tanaman ini bisa dibilang langka karena hanya dapat dijumpai di dataran tinggi. Meski begitu, getah batangnya mudah ditemui di toko jamu. Getah inggu yang diseduh dengan air bisa menyembuhkan sakit lever, sedangkan daunnya untuk mengobati histeris.

Sesuai dengan jenisnya yang merupakan tanaman perdu, inggu atau dalam bahasa Latin disebut Ruta angustafiola L, Pers, tidak tumbuh terlalu tinggi. Tumbuh di daerah sejuk, tinggi pohon inggu hanya berkisar 30 hingga 150 cm.

Getah Batang
Efek farmakologis didapat dari penggunaan daun serta batang dan getahnya yang sering dipakai sebagai jamu. Getah batang inggu banyak dijual oleh pedagang jamu di pasar.

Selain bentuk tanamannya yang sedang dan daunnya yang kecil, inggu bisa dikenali dari baunya yang menyengat. Terlebih lagi jika daunnya diremas. Rasanya pahit dan pedas.

Meskipun begitu, inggu punya banyak khasiat. Getah inggu yang dicampur dengan kunyit yang bisa digunakan untuk mengatasi gatal. Karena itu, inggu sering digunakan untuk membunuh tungau dan menstimulasi kulit.

Ramuan inggu juga bisa digunakan untuk mengobati orang yang mengalami histeria. Caranya dengan menempelkan ramuan daun inggu pada pergelangan tangan dan pelipis penderita.
Hal yang sama juga dapat dilakukan bagi penderita demam. Terlebih lagi demam yang bisa mengakibatkan kejang pada anak. Sebab, inggu dikenal memiliki sifat antikejang.

Khasiat lain inggu adalah sebagai penawar bisa, pembius, anti peradangan, pereda nyeri dan panas, diuretik dan merangsang nafsu makan. Diyakini pula inggu bersifat antiafrodisiak dan dapat memperlambat denyut jantung.

Literatur lain menyebutkan, di Malaysia, getah inggu digunakan sebagai obat tetes telinga. Bagi masyarakat Jawa, daun inggu dipakai sebagai bahan campuran obat batuk.

Namun secara tradisonal, inggu kerap digunakan sebagai rempah-rempah. Meski begitu, bila dipakai berlebihan inggu akan sangat berbahaya. Sebab, potensial menimbulkan toksik atau racun.

Misalnya saja, penggunaan ramuan inggu secara internal dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan perdarahan dan keguguran pada wanita hamil. Karena itu, perempuan hamil tidak diperbolehkan mengonsumsi ramuan ini. Sebab, efek meluruhkan tersebut bisa menimbulkan terjadinya keguguran.

Penggunaan secara berlebihan juga dapat mengakibatkan kejadian muntah, sakit maag, pembengkakan di lidah, kedinginan, bahkan kematian. Namun, sejauh ini belum pernah dilaporkan terjadinya kematian akibat minum ramuan inggu.

Beberapa contoh ramuan
Beberapa contoh ramuan yang dibuat oleh Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, bisa dicoba untuk penyakit-penyakit berikut ini:
Hepatitis
Getah batang inggu yang sudah kering sebesar biji kedelai dimasukkan ke dalam segelas air panas. Tunggu hingga larut. Setelah itu siap diminum.

Stuip/kejang pada anak
Daun Inggu segenggam ditumbuk bersama dengan parutan 1-2 butir bawang merah. Setelah tertumbuk rata, tempelkan di ubun-ubun anak. Untuk anak yang pingsan, ciumkan daun inggu di hidungnya.

Demam pada anak
Daun inggu 3-5 helai, diremas bersama dengan bunga seruni satu buah dan air hangat secukupnya. Usapkan pada tubuh anak menggunakan handuk kecil.

Penawar bisa kalajengking atau lipan
Segenggam daun inggu direbus dengan satu gelas air hingga tersisa setengahnya. Airnya diminum dan ampasnya ditempelkan pada bagian yang digigit.

Demam kuning
Daun inggu segenggam, temulawak segar sebesar telur ayam, dan tiga pohon kecil meniran direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum, selagi hangat.

Ketombe dan kurap
Daun inggu segar 3-5 helai dan rimpang kunyit satu ruas jari tangan dipipis hingga berbentuk pasta dengan tambahan sedikit air.

* Untuk ketombe, rambut dibasahi, kemudian lumuri dengan ramuan inggu. Garuk dengan bantuan ujung tangan atau sisir. Jika sudah terkelupas, keramas dengan menggunakan sampo biasa. Ulangi selama empat hari.
* Untuk kurap, ramuan dibalurkan pada bagian yang terkena kurap setiap tiga jam.

Gangguan lever

* Daun inggu 25 gram direbus bersama brotowali 15 gram dan kunyit 10 gram dengan tambahan air secukupnya. Rebus hingga air tersisa separuhnya. Diminum secara rutin tiga kali sehari.
* Sepertiga genggam daun inggu direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Tambahkan gula batu. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.

Sumber: Senior

Monday, July 21, 2008

Pisang, sejuta manfaatnya

Pernah membayangkan bagaimana rasanya menjadi William bersaudara, pemegang gelar juara berbagai pertandingan tenis putri dunia? Selain skill yang mumpuni, tentunya stamina tubuh yang prima adalah kunci utama bagi mereka untuk tetap unggul di lapangan. Bayangkan! Terkadang Williams bersaudara harus bertanding selama lebih dari 6 jam untuk memenangkan pertandingan!

Jika anda cermat memperhatikan, asupan gizi yang menjadi favorit kebanyakan atlet tenis dunia adalah pisang! Ya, pisang menjadi penyelamat bagi mereka. Pisang mempu dengan mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak mereka.

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram.

Kandungan buah pisang sangat banyak, terdiri dari mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal gizinya.

Pilih Pisang Berkualitas Terbaik!
Pilihlah pisang yang sudah matang, yang kulitnya hijau kekuning-kuningan dengan bercak coklat atau kuning, sebab ini akan mudah dicerna, dan gula buah diubah menjadi glukosa alami secara cepat diabsorbsi ke dalam peredaran darah, pisang yang mentah akan sulit dicerna.

Berbagai Manfaat Pisang

Sumber Kekuatan Tenaga
Buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah.

Manfaat untuk Ibu Hamil
Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.

Manfaat bagi Penderita Anemia
Dua buah pisang yang dimakan oleh pasien anemia setiap hari sudah cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi.

Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut
Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair)dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung.

Sebuah pisang dihidangkan sebagai pertahanan terhadap inflamasi karena Vitamin C dapat secara cepat diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong.

Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare.

Manfaat bagi Penderita Lever
Penderita penyakit lever bagus mengonsumsi pisang dua buah ditambah satu sendok madu, akan menambah nafsu makan dan membuat kuat.

Manfaat bagi Luka Bakar
Daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit.

Manfaat bagi Diabetes
Pada masyarakat Gorontalo (Sulawesi Utara), jenis pisang goroho yakni pisang khas daerah setempat, merupakan makanan tambahan/pokok bagi orang yang menderita penyakit gula/diabetes melitus, terutama buah pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan dicampur kelapa parut muda.

Pisang dan Kecantikan
Bubur pisang dicampur dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari, akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit.

Pisang untuk Mengatur Bobot Badan
Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan.

Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan.

Khasiat Lainnya
Dalam "Medicinal Uses of Bananas" (http://www.banana.com/, 2002) menyebutkan, bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan anemia, menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantu diet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti nyamuk, membantu sistem syaraf, dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.

Tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif untuk pertahanan anak dari serangan penyakit. Para peneliti sedang mencoba dari pisang untuk memproduksi antigen untuk coating Virus Hepatitis B. Apabila vaksin Hepatitis B tersebut berhasil akan menjadi sangat murah.

Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakit campak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini, peneliti telah mencoba pada relawan, di mana diperlihatkan 10 persen tekanan darah turun dengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari.

sumber :pdpersi

Sambung Nyawa

Sambung nyawa merupakan nama tanaman berkhasiat obat. Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit yang bisa direndam oleh tanaman yang masih bersaudara dengan daun dewa ini. Khasiat daun yang juga disebut sebagai daun ngokilo terhadap diabetes sudah diuji di sejumlah penelitian di luar negeri.

Berikut cara pemanfaatn daun sambung nyawa untuk pengobatan berbagai penyakit seperti diabetes melitus, darah tinggi, dan lainnya yang diperoleh dari berbagai sumber.

1. Diabetes Melitus
Siapkan tujuh lembar daun sambung nyawa yang masih segar. Cuci dan bilas dengan air matang. Makan daun tadi sebagai lalap mentah bersama dengan nasi. Lakukan dua kali sehari masing-masing tujuh lembar daun.

2. Darah tinggi
Ambil tujuh lembar daun sambung nyawa. Cuci bersih kemudian dimakan sehari sekali sebagai lalapan. Bisa juga ditumis atau dikukus sebentar sebelum dimakan atau dibuat jus. Lakukan hal ini dengan rutin.

3. Radang pita tenggorokan dan sinusitis
Siapkan empat lembar daun sambung nyawa buat anak-anak atau tujuh lembar untuk dewasa. Cuci lalu dimakan mentah atau dinikmati dengan dibuat jus. Lakukan sehari sekali.

4. Tumor
Makan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan setiap hari. Jangan lupa dicuci bersih. Lakukan secara teratur setiap kali makan nasi. Pantangannya: ikan asin, cabai, tauge, tape, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkeng, nangka es, alkohol, limun dan vetzin.

5. Lever
Gunakan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan bersama nasi setiap hari. Lakukan secara teratur. Jangan lupa dicuci bersih. Hendaknya berpantang makanan berlemak.

6. Ambeien
Makan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan. Lakukan setiap hari dan secara teratur. Jangan lupa dicuci bersih. Lakukan pantangan daging kambung dan makanan pedas.

7. Kolesterol tinggi
Gunakan tiga lembar daun sambung nyawa segar untuk dibuat jus atau dimakan sebagai lalapan. Lakukan setiap hari secara teratur.

8. Maag
Cuci bersih tiga lembar daun sambung nyawa mentah segar kemudian dimakan sebagai lalapan setiap hari. Lakukan secara teratur. Pantangan: makanan yang pedas dan asam.

9. Kena bisa ulat dan semut hitam
* Selembar daun segar digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan iar dan hancur. Lakukan dua kali selama dua jam sekali.
* Ambil 20 lembar daun. Cuci dan digiling halus, beri air garam seperlunya. Ramuan ini berguna untuk mengurap sebanyak gigitan/sengatan, lalu dibalut (1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan).
10. Eksim
Siapkan bahan berupa tujuh lembar daun sambung nyawa, asam 10 gr, rimpang temulawak 5 jari, gula jawa 20 gr, segenggam sambiloto. Rebus semua bahan dengan dua gelas air hingga mendidih dan tersisa hingga separuhnya. Kemudian saring dan diminum sekaligus. Ulangi setiap hari selama lima hari berturut-turut.

11. Bisul
Tumbuk beberapa lembar daun sambung nyawa, adas pulosari, dan kapur sirih hingga halus. Kemudian oleskan atau balurkan pada bisul.

12. Tetanus
Siapkan bahan berupa lima lembar daun sambung nyawa, asam tengguli 3 jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang bangle setengah jari, daun sambung 10 lembar, gula enau 3 jari. Semua bahan dipotong-potong dan direbis dengan air sebanyak empat gelas hingga mendidih dan tersisa tiga gelas. Dinginkan dan saring, kemudian minum tiga kali sehari sebanyak satu gelas.

Sumber: Senior

Wednesday, July 9, 2008

Ramuan Temulawak Terbukti Bisa Menyembuhkan

BASKARA, 12, tiba-tiba mengeluh kesakitan. Perutnya terasa mual-mual, badannya tak bertenaga disertai suhu badan tinggi. Selera makannya pun hilang. Wajahnya mulai memucat dan berwarna kekuning-kuningan. Ketika buang air kecil, warna urinenya menyerupai air teh. Tentu saja, orang tua Baskara merasa khawatir melihat kondisi anaknya.

Waktu itu, salah satu kakaknya, Efi Efifah--seorang dokter yang baru lulus--melihat kondisi adiknya, langsung membawanya ke rumah sakit. Untuk memastikan penyakit yang diderita, Baskara melakukan tes laboratorium. Hasilnya sangat mengejutkan keluarganya, karena SGOT:1200 dan SGPT:1200, padahal normalnya hanya 20-30. Jadi, Baskara positif menderita hepatitis.

Tapi salah seorang teman Efi memberi cara pengobatan tradisional dengan tanaman herbal. Kendati dokter, Efi berupaya untuk mencoba mengobati adiknya dengan herbal. Pengobatan yang disarankan adalah temulawak. Karena caranya mudah dan sederhana, Efi membuatnya sendiri.

Temulawak yang didapat ia parut dan diperas airnya. Selanjutnya diminum. Apa yang terjadi? Tubuh Baskara mengalami perubahan tidak terduga. Hanya selang satu minggu, kadar SGOT-nya merosot tajam 150.

Perubahan yang dialami Baskara memberi semangat bagi Efi untuk memberi lagi ramuan temulawak. Satu minggu kemudian, perubahan fantasis dirasakan siswa sekolah dasar itu. Akhirnya Baskara memiliki SGOT 20 dan SGPT 30. Dan ia pun benar-benar sembuh dari hepatitis. Dan kini, dr Efi turut mendalami pengobatan herbal di Klinik Karya Sari.

Pakar naturapatis dr Berti P Tore mengatakan hepatitis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan virus hepatitis. Perkembangbiakan virus itu berada di jaringan hati yang selanjutnya akan menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel hati.

''Untuk mengetahui seseorang terkena hepatitis atau tidak, sekarang bisa dengan alat Iridologi. Dengan melihat selaput pelangi mata melalui sebuah alat bisa dilihat bagaimana kondisi hatinya,'' kata ahli Iridologi dari Klinik Karya Sari.

Sementara itu, herbalis dari Klinik Karya Sari, Ir Edwina Rahmayanti MBA mengatakan banyak tanaman yang bisa dijadikan obat untuk hepatitis A, B, C hingga G. Tanaman yang paling umum adalah temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Tanaman lain yang bisa digunakan adalah tanaman cakar ayam, senggugu, sangitan, daun sendok, tapak liman, kumis kucing.

Temulawak yang merupakan famili Zingiberaceae mengandung minyak atsiri dan kurkuminoid. Kurkuminoid sendiri terdiri dari dua jenis senyawa, kurkumin dan desmetoksikurkumin. Senyawa terakhir mengandung khasiat menetralkan racun, meningkatkan sekresi empedu, mencegah perlemakan hati dan berfungsi sebagai antioksidan.

Menurut Edwina, agar pengobatan dengan temulawak lebih baik biasanya dikombinasikan dengan dua atau tiga jenis tanaman. Temulawak bisa dicampur dengan cakar ayam (Selaginella doerderleinii), sambiloto (Andrographis paniculata), dan meniran (Phyllanthus urinaria). ''Sebenarnya ada 30 bahan tanaman obat untuk hepatitis,'' katanya.

Cara pengobatan dua campuran adalah 25 gram temulawak dan 30 gram sambiloto. Selanjutnya, rebus kedua bahan itu dengan 600 cc air atau 2 gelas air. Setelah mendidih dan airnya tinggal separuhnya, ambil air ramuan temulawak dan sambiloto itu. Minumlah air rebusan itu dua kali sehari selama satu minggu. ''Tetapi meminumnya satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan,'' katanya.

Sedangkan untuk hepatitis akut dan menular, bisa menggunakan akar alang-alang (Imperata cylindrica (L) B) kering yang beratnya 60 gram. Lalu alang-alang itu dicuci dan direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Selanjutnya air yang tersisa itu dibagi dua untuk diminum dua kali sehari. Ulangi minum ramuan alang-alang sampai 10 hari

sumber : media-indonesia