Showing posts with label Radang Usus. Show all posts
Showing posts with label Radang Usus. Show all posts

Monday, September 1, 2008

Ajeran untuk usus buntu dan demam


Uraian :
Tumbuhan ini termasuk tumbuhan liar dan banyak ditemui di pinggir jalan. Kadang-kadang ditanam di halaman, sebagai tanaman hias. Tumbuhan ini tergolong terna, tinggi dapat mencapai 150 cm. Batang berbentuk segi empat, warna hijau. Daun bertiga-tiga, masing-masing berbentuk bulat telur, pinggir bergerigi. Bunga bertangkai panjang, mahkota bunga berwarna putih dengan putik berwarna kuning. Bagian yang digunakan Seluruh bagian tumbuhan yang berada di atas tanah (herba).

Nama Lokal :
NAMA DAERAH: ajeran, hareuga (Sunda), jaringan, ketul (Jawa). NAMA ASING: Black jack (En). Sornet (Fr). Malaysia: kancing baju, pau-pau pasir, keroten. Papua New Guinea: ivu na mag (Gunantuna, New Britain), rakot (Kurtatchi, Bougainville). Philippines: dadayem (Ibanag), burburtak (Ilocano), pisau-pisau (Bisaya). Thailand: puen noksai, kee nok sai, yaa koncham khaao. Vietnam: d[ow]n bu [oos] t, t [uwr] t [oo] hoang, q [ur]y tr [aa] m th [ar] o. NAMA SIMPLISIA Bidentitis pilosae Herba; Herba Ajeran.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT KHAS Mendinginkan, rasa pahit, dan melancarkan peredaran darah. KHASIAT Antiinflamasi, antipiretik, dan antiseptik.

Komposisi :
Alkaloid poliina, saponin, zat pahit, minyak atsiri, dan zat samak.

KEGUNAAN
1. Demam.
2. Pencernaan tidak baik.
3. Rematik (nyeri persendian).
4. Selesma.
5.Usus buntu.
6.Wasir.

RAMUAN DAN TAKARAN

Selesma dan Demam
Ramuan:
Herba Ajeran (3 gram)
Babakan Pule (200 mg)
Daun Sembung (3 gram)
Daun Poko (2 gram)
Air (130 ml)

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang sampai sembuh.

Usus Buntu
Penyakit usus buntu harus segera ditangani oleh dokter. Bila karena sesuatu hal, dokter belum dapat ditemui, ramuan ini dapat digunakan.

Ramuan:
Herba Ajeran (5 gram)
Air (120 ml)

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau pil.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml, atau 3 kali sehari 9 pil.

Lama pengobatan:
Diulang selama 20 hari. (iptek.net.id)

Monday, August 25, 2008

Rumput Mutiara untuk radang usus hingga kanker

Rumput Mutiara(Hedyotis corymbosa (L.] Lamk.)
.
Sinonim :Oldenlandia corymbosa, Linn.

Familia :Rubiaceae

Uraian :

Rumput tumbuh rindang berserak, agak lemah, tinggi 15 - 50 cm, tumbuh subur pada tanah lembab di sisi jalan, pinggir selokan, mempunyai banyak percabangan. Batang bersegi, daun berhadapan bersilang, tangkal daun pendek/hampir duduk, panjang daun 2 - 5 cm, ujung runcing, tulang daun satu di tengah. Ujung daun mempunyal rambut yang pendek.
.
Bunga ke luar dari ketiak daun, bentuknya seperti payung berwarna putih, berupa bunga majemuk 2-5, tangkai bunga (induk) keras seperti kawat, panjangnya 5 10 mm. Buah built, ujungnya pecah-pecah.
.
Rumput ini mempunyai khasiat sama seperti Hedyotis diffusa Willd. = Rumput Iidah ular = Baihua she she cao.
.
Nama Lokal :Rumput siku-siku, bunga telor belungkas (Indonesia); Daun mutiara, rumput mutiara (Jakarta); Katepan, urek-urek polo (Jawa), Pengka (Makasar); Shui xian cao (China)

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Rasa manis, sedikit pahit, lembut, netral, agak dingin. Menghilangkan panas, anti-radang, diuretik, menyembuhkan bisul (anti carbuncular), menghilangkan panas dan toxin, mengaktifkan sirkulasi darah.
.
KANDUNGAN KIMIA:
Baihua she-she cao mengandung: Hentriacontane, stigmasterol, ursolic acid, oleanolic acid, Beta-sitosterol, sitisterol-D-glucoside, p-coumaric acid, flavonoid glycosides, dan baihuasheshecaosu(kemungkinan analog coumarin).
.
Penyakit Yang Dapat Diobati :Tonsilis, Bronkhitis, Gondongan, Pneumonia, Radang usus buntu; Hepatitis, Radang panggul, Infeksi saluran kemih, Bisul, Borok; Kanker: Lymphosarcoma, Ca lambung, Ca cervix, kanker payudara, rectum, fibrosarcoma, dan Ca nasophar
.
BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.

KEGUNAAN:
- Tonsilitis, pharyngitis, bronchitis, pneumonia, gondongan (Mumps).
- Radang usus buntu (Acute appendicitis).
- Hepatitis, cholecystitis.
- Penyakit radang panggul (Pelvic inflammatory disease), infeksi saluran kemih.
- Bisul (carbuncle), borok,
- Kanker: Lymphosarcoma, Ca lambung, Ca cervix, kanker payudara, rectum, fibrosarcoma, dan Ca nasopharynx.

PEMAKAIAN: 15 - 60 gr, rebus. Sudah dibuat tablet, granule, dan obat suntik.

PEMAKAIAN LUAR:
- Memar, pyodermi, gigitan ular, tersiram air panas, tulang patah, terkilir: Lumatkan herba segar, untuk dibubuhkan di tempat yang sakit.
- Tersiram air panas : Herba segar secukupnya direbus, untuk cuci.

CARA PEMAKAIAN:
.
1. Radang usus buntu (Acute simple appendicitis) dan peritonitis lokal yang ringan:
60 gr herba direbus, dibagi untuk 2 - 3 X minum, selama 6 - 8 hari. Pada kasus berat, harus dengan campuran lain.

2. Sumbatan saluran sperma (Epididymic stasis):
30 gr herba ini direbus, minum selama 3 - 4 minggu, pada kasus- kasus nyeri buah zakar akibat gumpalan sperma setelah dilakukan pengikatan saluran epididymis.

3. Kanker :
30 - 60 gr direbus, minum. Ditambahkan pada pengobatan convensional/obat anti neoplastic, baik bersama-sama atau diberikan berseling.

EFEK YANG MENYIMPANG:
Beberapa penderita merasakan mulut kering setelah pemakaian selama 10 hari. Suntikan dosis tinggi menyebabkan penurunan sel darah putih yang ringan, dan kembali normal setelah 3 - 5 hari obat dihentikan. Beberapa kasus chronic asthmatic bronchitis menyebabkan nervous. (ipteknet)

Wednesday, August 20, 2008

Bayam di Jus, Atasi Tukak Lambung

Sayur kesukaan Popeye, tokoh kartun pelaut ini memang enak disayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai "King of Vegetables" atau "Raja Sayuran".

Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan ita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.

Namun, disamping manfaatnya, bayam tetp memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci alumunium. Alumunium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang.

Dan yang paling penting harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Berbagai ramuan bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.

Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan:
* seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakuakn selama beberapa hari.

Cara II
Setelah dicuci dan dipotong. giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

Asam, Eksim Kulit
Bahan:
* lima batang bayam duri
* lima gelas air

Cara membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas. orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.

Eksim
Bahan:
* Kain halus selebar kain sapu tangan
* satu ikat bayam

Cara membuat;
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.

Badan lemas, Cepat ngantuk dan Kurang bergairah
Bahan:
* 1 buah tomat
* 1/2 gelas susu nonfat
* 100 gram duan bayam
* 2 siung bawang putih

Cara membuat;
Masukkan semua bahan ke blender, tapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.

Perawatan kulit muka, kepala dan rambut
Bahan:
* Segenggam kunyit
* seikat daun bayam

Cara membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.

Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir dan dagu. Lakukan perawatan ini selama 5 menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu bilaslah dengan air dingin.

Bronkitis, anemia, demam, keputihan, gangguan lever
Bahan:
* Seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu di dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.

Disengat lebah, ulat bulu, lipan
Bahan:
Segenggam bayam
Cara membuat:
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
Sumber: Senior

Brocoli Mampu Mencegah Borok Dan Kanker Lambung

Menurut para peneliti, 80% sampai 90% dari penduduk dinegara-negara berkembang hampir dipastikan terinfeksi bakteri H. pylori, yaitu bakteri yang dikenal sebagai penyebab dari borok lambung yang dapat berkembang menjadi suatu kanker lambung yang cukup mematikan. Bakteri ini, pada umumnya terdapat pada setiap orang yang menderita borok ataupun iritasi pada lambungnya. Yang walaupun infeksi yang terjadi pada umumnya dapat dengan mudah diatasi dengan mengkombinasikan berbagai jenis antibiotic, akan tetapi sekitar 15% sampai 20% dari kasus seperti ini ternyata sulit untuk diatasi dengan cara tersebut.

Didalam publikasinya pada the Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 28 Mei tahun 2002 yang lalu, Jed Fahey seorang plant physiologist pada Johns Hopkins School of Medicine dan rekan-rekannya telah menemukan kenyataan bahwa Sulforaphane, salah satu komponen yang terdapat pada broccoli ternyata terbukti justru dapat membunuh bakteri-bakteri resisten tersebut

"Kami selama ini hanya mengenal sulforaphane sebagai sesuatu yang memiliki aktifitas antibakteri yang sederhana," demikian ungkap Jed Fahey didalam releasenya. "Walaupun demikian, pada kenyataannya potensi yang dimilikinya terhadap H. pylori walaupun yang strain-nya ternyata telah resisten dengan antibiotik-antibiotik konvensional yang lainnya sekalipun, sangat mengejutkan serta sangat menggembirakan"

Para peneliti mengungkapkan bahwa didalam hal ini penelitian yang lebih lanjut perlu dilakukan untuk dapat mengetahui bahwa mengkonsumsi sumber dari sulforaphane-pun, seperti halnya dengan broccoli, memiliki kemampuan yang tinggi untuk dapat membunuh bakteri-bakteri tersebut. Karena bila ternyata penelitian-penelitian berikutnya dapat memperkuat temuan ini, maka sayur-sayuran pun memiliki manfaat besar dalam mengatasi infeksi-infeksi akibat H. pylori tersebut.

Lebih lanjut lagi para peneliti tersebut mengatakan bahwa mereka sampai saat ini belum dapat mengetahui dengan tepat bagaimana sulforaphane tersebut bekerja sebagai anti infeksi. Walau demikian, penelitian yang dilakukan pada hewan telah berhasil mengungkapkan bahwa kemampuannya dalam mencegah pertumbuhan kanker adalah melalui peningkatan produksi protein-protein yang tertentu yang ternyata berkemampuan untuk mendetoxifikasi penyebab-penyebab dari kanker tersebut..

Disarikan dan diialih bahasakan dari tulisan Jennifer Warner yang ditinjau ulang oleh Michael Smith, MD dalam WebMD Medical News 28 Mei 2002 oleh WSD Panungkas Alibassa - Mind Healing

Sumber: CBN

Tuesday, August 12, 2008

Ki Urat

Tumbuhan yang nama latinnya Plantago major (L.) ini berbatang basa dan merupakan gulma di perkebunan karet dan teh. Juga biasa tumbuh liar di hutan, ladang atau halaman berumput lembab. Di Inggris dan sekitarnya tanaman ini merupakan 9 dari tanaman obat yang dianggap sakral.

Tingggi tanaman ini bisa mencapai 15-20 sentimeter. Daunnya berbentuk bulat telur dan bunganya berwarna cokalt kemerahan atau kuning keabu-abuan. Dengan tepi daun rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, daun tanaman ini memiliki panjang 5-10 cm, lebar 4-9 cm dan berwarna hijau. Buah tanaman ini berbentuk lonjong atau bulat telur, berisi 2-4 biji yang warnanya hitam keriput. Daun muda tanaman ini bisa dimasak untuk sayur.

Berikut ini beberapa ramuan yang diperoleh dari beberapa sumber salah satunya daru Kebun Tanaman Obat "Karya Sari".

Batu Ginjal

Cara I

Bahan:7 gram herba daun sendok segar7 gram akar alang-alang2 gram daun keji beling segar6 gram herba kumis kucing segar2 gram herba meniran segar130 ml air
Cara mengolah:Semua bahan dipipis atau digilas halus atau diblender kemudian disaring.
Cara pemakaian:Diminum 1 kali sekaligus dan dilakukan selama 14 hari.

Cara II(Bisa dipakai juga untuk penyakit Cacingan)

Bahan:20 gram daun kiurat2 gelas air
Cara mengolah:Daun kiuraat direbus dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal setengah. Minum ramuan dua kali sehari.

Hepatitis, Radang Usus

Bahan:1 genggam herba daun sendok segar7 keping rimpang temu lawak segarAir secukupnya
Cara mengolah:Rimpang temu lawak segar disangrai, kemudian dipipis bersama herba daun sendok.
Cara pemakaianDiminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.
Lama pengobatan:Diulang selama 7 hari sampai 14 hari. Pada minggu kedua 2 hari sekali, pada minggu ketiga 3 hari sekali.

Wasir

Bahan:1 genggam herba daun sendok segar7 helai daun wungu segar100 ml Air
Cara mengolah:Dibuat infus atau diseduh
Cara Pemakaian:Diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 14 hari.

Rematik

Bahan:Herba daun sendok segar secukupnyaAir secukupnya
Cara mengolah:Dipipis hingga berbentuk pasta
Cara pemakaian:Dioleskan pada bagian yang sakit dan diperbarui setiap 3 jam.

Diabetes

Bahan:15 gram daun sendok brotowali seukuran jari telunjuk sedikit daun kumis kucing1 sendok teh adas1 sendok teh pulosari3 gelas air
Cara mengolah:Semua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas. Saring, lalu minum 1 gelas setiap habis makan.

Keputihan

Bahan:10 akar pohon daun kiuraat segar sedikit air cucian beras ketan
Cara mengolah:Akar dilumatkan dengan air cucian beras ketan. Saring lalu minum ramuan sekaligus. Lakukan sekali sehari.

Bisul

Bahan:3 helai daun urat2 gelas air
Cara mengolah:Daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengahnya. Minum ramuan ini dua kali sehari.

Nyeri Urat/Otot

Cara I
Bahan:5 lembar daun sendok
Cara mengolah:Daun sendok dilumatkan, lalu digosokkan pada bagian yang sakit.

Cara II
Bahan:Akar daun sendok secukupnyaMinyak kelapa secukupnya
Cara mengolah:Akar daun sendok dimasak dengan minyak kelapa. Minyak yang dihasilkan dipakai untuk mengolesi bagian yang sakit.

Digigit Serangga

Bahan:Beberapa helai daun sendok
Cara mengolah:Daun sendok ditumbuk halus, lalu tempelkan pada luka.

Kudis

Bahan:5 helai daun sendok7 helai daun sambiloto2 gelas air
Cara mengolah:Semua bahan direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini dua kali sehari.

Sumber: Senior

Krokot

Tumbuhan melata di tanah atau bebatuan dengan daun berwarna hijau selebar biji kwaci, dan batangnya merah. Tanaman ini dikenal juga dengan nama daerah gelang, resereyan, dan jalu-jalu kiki.

Sifat khas:Rasanya asam, krokot diyakini dapat menurunkan panas, menghilangkan rasa sakit, peluruh kencing, antitoksin, penenang, menurunkan gula darah, anti skorbut (karena kekurangan vitamin c), menguatkan jantung, menghilangkan bengkak, dan melancarkan aliran darah.

Bagian yang digunakan:Seluruh bagian krokot, mulai dari batang, akar dan daun. Baik yang masih segar atau yang telah dikeringkan. Cara pengeringannya mulai dari dicuci bersih, diuapkan, lalu dijemur kemudian digiling menjadi bubuk untuk disimpan. Bisa juga langsung disimpan dalam bentuk tablet atau kapsul, bila memang sudah memiliki alat pengemasannya.

Khasiat :

1. Bisul
Untuk bisul minum teh krokot setiap hari sebanyak sepertiga cangkir teh, hingga bisul dirasakan mengempis dan kering atau hilang sama sekali.

2. Kencing darah
Krokot yang sudah dalam bentuk herba sebanyak 100 gram digodok bersama herba daun sendok sebanyak 25 gram. Saring airnya dari ampas herba, hangatkan dan minum. Lakukan hingga kencing darah berhenti.

3. Jantung berdebar
4 batang krokot dicuci lalu digiling, tambah setengah cangkir air putih matang, dan satusendok makan madu. Kemudian diperas dan disaring airnya lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari hingga gejala jantung berdebar berkurang atau berhenti sama sekali.

4. Gugup dan gelisah
Herba krokot segar sebanyak 25 gram dikukus sebentar lalu digiling halus dan diperas. Minum air perasannya setelah tidak panas. Lakukan hingga gejala gugup dan gelisah mereda.

5. Demam
2 batang krokot dicuci dan direbus, tetapi tidak perlu sampai matang, makan. Lakukan hingga demam menurun.

6. Sakit kuning
(juga untuk radang gusi)Herba krokot sebanyak 200 gram digodok, dinginkan airnya lalu minum. Lakukan hingga sakit mereda.

7. Disentri
Herba krokot yang masih segar sebanyak 50 gram diuapkan selama 3-5 menit, lalu ditumbuk halus dan diperas hingga terkumpul air perasannya kurang lebih 150 cc. Minum sebanyak 50 cc, sehari tiga kali hingga sembuh.

8. Borok, radang kulit
Herba krokot segar segenggam dicuci bersih, ditumbuk halus, tambahkan sedikit garam. Oleskan pada bagian yang sakit.

9. Radang akut usus buntu
Ada dua cara pengolahan untuk menangani radang usus buntu yang sudah akut.

* Ambil herba segara krokot segenggam, dicuci bersih lalu ditumbuk dan diperas sampai terkumpul lebih kurang 30 mililiter (ml). Tambahkan gula putih secukupnya dan air matang yang sudah dingin sampai menjadi 100 ml, minum, lakukan tiga kali sehari.
* Herba krokot dan jombang masing-masing 60 gram, digodok dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Dibagi untuk tiga kali minum pagi, siang, sore.
Lakukan kedua cara itu hingga radang dirasakan mereda, atau hilang sama sekali.
(berbagai sumber)-Sumber: CBN

Monday, August 4, 2008

Pacar Air atasi keputihan

Tanaman yang juga disebut paruinai (Minangkabau) atau pacara cai (Sunda) ini sering digunakan dalam acara adat. Di beberapa daerah, seperti Sumatra Barat, calon mempelai wanita diharuskan melalui 'malam bainai". Sehari sebelum menikah, jemari serta kaki dan tangan calon mempelai wanita ditempeli herba pacar air (Impatiens balsamina Linn) yang sudah ditumbuk atau dihaluskan. Pacar air menularkan warna kuning tua pada kulit, sehingga kaki dan tagan terlihat indah seperti 'diukir'.

Sebetulnya pacar air tidak hanya mempercantik jemari. herba pacar air mengandung zat-zat kimia yang dapat difungsikan sebagai obat luar maupun diminum. Salah satu kegunaan pacar air yang menonjol adalah mengobati radang kuku. Menempelkan herba pacara air di atas kuku dapat menyehatkan kuku berikut jaringan di bawahnya.

Khasiat bunga, biji, daun, dan akarPacar air menyimpan beragam khasiat. Bunga yang mengandung anthocyanin, cyanidin, dan malvidum dapat meluruhkan haid, hipertensi, bisul, rematik, sendi, gigitan ular berbisa, serta radang kulit.

Biji pacar air dapat mempermudah persalinan dan mengobati kanker saluran pencernaan bagian atas. Akarnya berfungsi sebagai obat antiinflamasi (antiradang), rematik, leher kaku, dan sakit pinggang. Sedangkan daunnya adalah obat untuk keputihan, nyeri haid, radang usus buntu kronis, antiradang dan patah tulang.

Efek sampingMeski khasiatnya cukup paten, pacar air menyisakan efek samping, terutama untuk ramuan yang diminum. Pemakaian yang terlalu lama membuat mulut terasa kering, perut mual, dan nafsu makan berkurang. Bila pengobatan dihentikan, dalam 3 hari efek samping pacar air akan hilang sendiri.

Ramuan pacar air Pencegah dan mengatasi kanker (Karsinoma)
Ambil 15 gram biji pacar air dan 30 gram rumput mutiara (Hedyotis corymbosa). rebus dengan 600 cc air hingga bersisa 300 cc. Saring, lalu minum airnya. Lakukan duakali sehari dalam sambil tetap berkonsultasi dengan dokter.

Radang kuku
Ambil seluruh bagian herba pacar air secukupnya. Haluskan, lalu tempelkan pada kuku yang sakit, kemudian balut dengan kain kasa. Lakukan setiap hari selama 1-2 minggu.

Bisul (Furunculus), radang kulit (Dermatitis)
Ambil 3 - 6 gram bunga pacar air dan 5 lembar daun cocor bebek. Rebus dengan 500 cc air hingga bersisa 200 cc. Saring dan minum airnya.Ambil 15 daun pacar air segar dan 5 lembar daun cocor bebek. Haluskan, lalu tempelkan pada tempat yang sakit.

Radang usus buntu kronis (Cronic Appendicitis)
Sediakan 30 gram herba pacar air dan 30 gram sambiloto. Rebus dengan 600 cc air hingga bersisa 300 cc. Saring lalu minum airnya. Lakukan secara rutin.

Tekanan darah tinggi (Hipertensi)
Ambil 10 gram bunga pacar air dan 100 gram seledri kecil. Rebus dengan 400 cc air sampai bersisa 200 cc. Saring lalu minum airnya.

Keputihan
Ambil 30 gram daun pacar air segar. Rebus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc. Saring lalu minum airnya.

Sumber: human health

Wednesday, July 9, 2008

Waru (Hibiscus tiliaceus L.)

Tumbuhan tropis berbatang sedang, terutama tumbuh di pantai yang tidak berawa atau didekat pesisir. Waru tumbuh liar di hutan dan di ladang, kadang-kadang ditanam di pekarangan atau di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Pada tanah yang subur batangnya lurus, tetapi pada tanah yang tidak subur batangnya tumbuh membengkok, peracabangan dan daun-daunnya lebih lebar.

Pohon, tinggi 5-15 m. Batang berkayu, bulat bercabang, warna cokelat. Daun bertangkai, tunggal berbentuk jantung atau bundar telur, diameter sekitar 19 cm. Pertulangan menjari, warnanya hijau, bagian bawah berambut abu-abu rapat.

Bunga berdiri sendiri atau 2-5 dalam tandan, bertaju 8-11 buah, berwarna kuning dengan noda ungu pada pangkal bagian dalam, berubah menjadi kuning merah dan akhirnya menjadi kemerah-merahan. Buah bulat telur, berambut lebat, beruang lima, panjang sekitar 3 cm, berwarna cokelat. Biji kecil, berwarna cokelat muda.

Daun mudanya biasanya dimakan sebagai sayuran. Kulit kayu berserat, biasanya digunakan untuk membuat tali. Waru dapat diperbanyak dengan biji.

Sifat dan Khasiat

Daun berkhasiat antiradang, antitoksik,peluruh dahak dan peluruh kencing. Akar berkhasiat sebagai penurun panas dan peluruh haid.

Kandungan Kimia

Daun mengandung saponin, flavonoida dan polifenol, sedangkan akarnya mengandung saponin, flavonoida dan tanin

Bagian yang digunakan

Bagian yang digunakan adalah daun, akar dan bunga.

Indikasi

Daun waru digunakan untuk pengobatan :
- TB Paru-paru, batuk,sesak napas,
- Radang amandel (tonsilitis),
- Demam,
- Berak darah dan lendir pada anak, muntah darah,
- Radang usus,
- Bisul,abses,
- Keracunan singkong,
- Penyubur rambut, rambut rontok,
- Akar digunakan untuk mengatasi :
- Terlambat haid,
- Demam,

Bunga digunakan untuk pengobatan :
- Radang mata

Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, gunakan daun segar sebanyak 50-100g atau 15-30g bunga. Rebus dan air rebusannya diminum..

Untuk pemakaian luar, giling daun waru segar secukupnya sampai halus. Turapkan ramuan ini pada kelainan kulit, seperti bisul atau gosokkan pada kulit kepala untuk mencegah kerontokan rambut dan sebagai penyubur rambut.

Contoh pemakaian

-TB Paru

1. Potong-potong 1 genggam daun waru segar, lalu cuci seperlunya. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa sekitar 3/4-nya. Setelah dingin, saring dan tambahkan air gula ke dalam air saringannya, lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 3/4 gelas minum.
2. Sediakan daun waru, pegagan (Centella asiatica L.) dan daun legundi (Vitex trifolia L.) masing-maisng 1/2 genggam, 1/2 bidara upas (Merremia mammosa Lour.), 1 jari rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) dan 3 jari gula enau. Cuci semua bahan-bahan tersebut, lalu potong-potong seperlunya. Masukkan kedalam periuk tanah atau panci email. Masukkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4-nya. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali masing-masing 3/4 gelas.

Contoh pemakiaan lain :

1. Batuk
Cuci 10 lembar daun waru segar, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai tersisa 3/4 bagian. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum, sehari 3kali, masing-masing 1/3 bagian. Sebelum diminum, tambahkan madu secukupnya.

2. Batuk berdahak
Cuci 10 lembar daun waru yang masih muda sampai bersih, lalu tambahkan gula batu seukuran telur burung merpati. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4 bagian.Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 3 kali minum, masing-masing 1/3 bagian.

3. Radang amandel
Cuci 1 genggam daun waru segar, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya digunakan untuk berkumur (gargle) terus diminum sehari 3-4 kali, setiap kali cukup seteguk.

4. Radang usus
Makan daun waru muda yang masih kuncup sebagai lalap.

5. Berak darah dan lendir pada anak
Cuci 7 lembar daun waru muda (yangmasih kuncup) sampai bersih. Tambahkan 1/2 cangkir air sambil diremas-remas sampai airnya mengental seperti selai. Tambahkan gula aren sebesarkacang tanah sambil diaduk sampai larut. Peras dan saring menggunakan sepotong kain halus. Minum air saringannya sekaligus.

6. Muntah darah
Cuci 10 lembar daun waru segar sampai bersih,lalu giling halus. Tambahkan 1 cangkir air minum sambil diremas-remas. Selanjutnya saring dan tambahkan air gula secukupnya kedalam air saringannya lalu diminum sekaligus.

7. Rambut rontok
Cuci 30 lembar daun waru segar dan 20 daun randu segar (Ceiba pentandra Gaertn.), lalu giling sampai halus. Tambahkan 2 sendok makan minyak jarak dan air perasan 1 buah jeruk nipis, sambil diaduk sampai rata. Saring ramuan tersebut menggunakan sepotong kain sambil diperas. Gunakan air perasannya untuk menggosok kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan sore hari setelah mandi, lalu bungkus rambut dengan handuk atau sepotong kain. Selanjutnya cuci rambut keesokkan harinya. Lakukan 3 kali seminggu.

8. Penyubur rambut
Cuci 15 lembar daun waru muda, lalu remas-remas dalam 1 gelas air bersih sampai airnya seperti selai. Selanjutnya,peras dan saring menggunakan sepotong kain. Embunkan cairan yang terkumpul selama semalam. Keesokan paginya, gunakan cairan tersebut untuk membasahi rambut dan kulit kepala. Alhasil, kepala menjadi sejuk dan rambut akan tumbuh lebih subur..

9. Bisul
Cuci 5 lembar daun waru segar, lalu giling sampai halus. Tambahkan air garam secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Turapkan adonan pada bisul dan sekelilingnya, lalu balut dengan kain perban. Ganti ramuan 2-3 kali sehari.

10. Nyeri sewaktu kencing pada anak-anak
Cuci 5 lembar daun waru segar, tambahkan adas dan pulosari secukupnya,lalu giling sampai halus. Gunakan adonan ini sebagai tapal yang diletakkan pada perut bagian bawah.

11. Demam
- Cuci 1/2 jari akar waru dan akar 2 tanaman lapak liman, lalu rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin,saring dan air saringannya diminum,sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.
- Rebus 15g daun waru segar dalam 2 gelas air bersih selama 20 menit. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi menjadi 2 bagian sama banyak. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.
- Sediakan 15 lembar daun waru segar dan 2 batang tanaman tapak liman (Elephantopus scaber L.) beserta akarnya. Selanjutnya, remas-remas dalam 1 ember air mandi. Gunakan airnya untuk memandikan penderita demam (menggunakan handuk kecil)

Catatan
Hibiscus similis B1.adalah jenis waru yanga hampir sama dengan H. Tiliaceus. Tampaknya,jenis ini lebih banyak ditanam, yang dikenal dengan waru gunung (Sunda), waru gombong, waru kopek (Jawa) dan waru klence (Madura).

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha/Nty
Sumber: PdPersi