Showing posts with label Sperma Pria. Show all posts
Showing posts with label Sperma Pria. Show all posts

Thursday, November 18, 2010

Ada apa dengan Penis dan Sperma?

Penis...senjata yang satu ini peuh dengan rahasia, dan mengundang banyak cerita. Simak kumpulan artikel terkait penis dan sperma berikut.


Penis

1.            6 Kiat Tingkatkan Kualitas Sperma
2.            6 Kiat Tingkatkan Kualitas Sperma
3.            Agar Sperma Makin Joss
4.            Antara Penis dan Ras
5.            Awas, Sperma Rusak karena Rokok
6.            Berapa Lama Sperma Bertahan Hidup?
7.            Biar Sperma Sehat
8.            Cairan Mani, Apa Isinya?
9.            Cara Aneh Memperlakukan 'Mr P'
11.        Folat Bikin Sperma OK!
12.        Folat Rendah Sperma Payah
14.        Hubungan Telunjuk Dan Mr.P
15.        Kecil Tapi Hebat
18.        Kok, Penisnya Kecil?
22.        Masalah pada Sperma Pria
29.        Mitos Seputar Ukuran Penis
32.        Mr P Bengkok, Normalkah?
33.        Mr P Oke, Kesehatan Pun Oke
38.        Penis Keras, Seks pun Puas?
39.        Penis Kok Sembunyi?

Sperma

46.        Sperma Bikin Wanita Bahagia
49.        Sperma yang Berkualitas
51.        Tips Posisi Buat Mr P Kecil

Tuesday, November 16, 2010

Gagal Hamil Akibat Sperma Keluar Kembali?



Karena ingin segera punya anak, pasangan pengantin baru ini berhubungan seks setiap hari. Sayang, hasilnya masih nihil, bahkan sang istri tidak pernah orgasme. Apakah karena sperma keluar kembali? Betulkah berhubungan seks tiap hari justru tidak tepat?

“Saya pria berumur 30 tahun, istri berusia 27 tahun. Kami menikah lima bulan yang lalu. Kami sepakat segera mempunyai anak, tetapi sampai sekarang istri belum hamil. Padahal, hubungan seks cukup sering kami lakukan, bahkan hampir setiap hari. Sayangnya, istri tidak pernah merasakan kenikmatan.

Setiap selesai berhubungan suami istri, cairan sperma keluar kembali dari kelamin istri saya. Apakah karena ini istri belum hamil? Bagaimana mengatasinya? Apakah kalau sering melakukan hubungan seks sperma bisa habis?
Apakah hubungan seks yang kami lakukan tidak benar, sehingga sperma keluar kembali? Mengapa istri saya tidak merasakan kenikmatan walaupun kami pernah melakukan hubungan dalam waktu yang cukup lama?”
K.B., Bandung

Inilah jawaban dari Prof. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And, seksolog dan androlog dari Universitas Udayana

Kejadian Wajar
Sperma memang pasti keluar kembali dari vagina setelah hubungan seksual selesai dilakukan. Kalau tidak keluar kembali, ke mana perginya cairan yang cukup banyak itu? Jadi itu wajar dan normal terjadi, sehingga tidak dapat dihindari. Juga tidak ada kaitan dengan hubungan seksual yang tidak benar.

Untuk terjadinya kehamilan diperlukan sel spermatozoa yang terkandung di dalam cairan sperma. Sel spermatozoalah yang membuahi sel telur wanita, sehingga menyebabkan kehamilan.

Kalau kesuburan Anda dan istri baik, dan hubungan seksual dilakukan tepat pada masa subur, kehamilan mungkin terjadi. Namun, kalau Anda atau istri mengalami gangguan kesuburan atau hubungan seksual tidak dilakukan pada saat subur istri, kehamilan terhambat atau tidak mungkin terjadi.

Untuk mengetahui keadaan kesuburan, tentu diperlukan pemeriksaan, baik Anda maupun istri. Andaikata kesuburan Anda atau istri terganggu, diperlukan pengobatan agar menjadi normal atau mendekati normal.

Kualitas Berkurang
Hubungan seksual yang terlampau sering sebenarnya tidak efektif bagi terjadinya kehamilan. Kalau ejakulasi sering terjadi, kuantitas dan kualitas spermatozoa tidak baik, sehingga ketika tiba masa subur, sel spermatozoa tidak mampu membuahi.

Ejakulasi yang sering tidak akan mengakibatkan sperma habis karena sperma terus diproduksi. Syaratnya, tidak ada penyakit atau gangguan yang menghambat proses pembentukan sperma.

Sebaliknya, hubungan seksual yang terlalu jarang juga tidak efektif bagi terjadinya kehamilan karena kualitas spermatozoa menjadi terganggu ketika tiba pada masa subur istri.

Penyebab Gagal Orgasme
Mengenai istri yang tidak dapat mencapai orgasme, ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebabnya. Pertama, komunikasi seksual yang kurang baik. Kedua, hambatan psikis.

Ketiga, posisi hubungan seksual yang tidak efektif bagi wanita. Keempat, fungsi seksual Anda mungkin tidak optimal, khususnya fungsi ereksi dan kontrol ejakulasi. Kalau ada salah satu atau lebih faktor di atas, istri mengalami hambatan orgasme.

Kalau sebelum menikah Anda dan istri tidak cukup mengenal satu sama lain, mungkin saja komunikasi kurang baik, khususnya komunikasi seksual. Selain itu, hambatan psikis mungkin juga muncul lalu menghambat reaksi seksual istri, sehingga gagal mencapai orgasme. Untuk mengatasi hambatan orgasme, penyebab yang ada harus diatasi dulu.

Meski demikian, tidak ada hubungan antara tidak dapat mencapai orgasme dengan belum terjadi kehamilan. Artinya, kehamilan dapat saja terjadi walaupun istri tidak dapat mencapai orgasme.

Namun, membiarkan istri tetap tidak dapat mencapai orgasme, bukanlah sikap yang benar. Anda harus membantu agar istri juga dapat mencapai orgasme, sehingga kehidupan seksual menjadi harmonis, apalagi kalau penyebabnya terletak di pihak Anda.


Prof. DR.Dr. Wimpie Pangkahila Sp. And ,Kompas, Sabtu, 19/1/2008

Bisakah Sperma Hidup di Luar Badan?

T. Bisakah sperma badan hidup diluar? Jika pacar saya menyentuh spermanya dan bantu saya onani, akankah saya hamil?

J. Ya, sperma bisa hidup di luar badan dan ada kemungkinan jika tangan pacar Anda bernoda dengan sperma serta secara kebetulan mengangkut sperma ke dalam vagina Anda. Bisa jadi berisiko terjadi kehamilan jika saat itu juga ovulasi. (Kompas,Selasa, 16/12/2008)

"Ngeseks", Sperma Keluar Lagi, Berbahayakah?

T. Saya seorang mahasiswi yang sering kali melakukan hubungan intim dengan pasangan saya. Namun, setelah melakukan hubungan seksual, sperma pasangan yang dikeluarkan dalam vagina saya dapat saya keluarkan kembali dengan konstraksi otot tertentu.Yang Ingin saya tanyakan:
1. Apakah hal itu berbahaya dan merupakan suatu kelainan?
2. Apakah hal ini yang menyebabkan saya tak kunjung hamil?

J. Kontraksi vagina merupakan hal yang normal. Jika kamu ingin hamil, cobalah untuk rileks dan jangan langsung berdiri setelah berhubungan seks agar sperma dapat masuk ke dalam vagina dan ke serviks. Meski demikian, risiko kehamilan selalu ada setiap penis berada di dalam vagina ataupun di dekat vagina jika Anda melakukan seks tanpa pelindung, apalagi jika pasangan Anda ejakulasi di dalam vagina, risiko kehamilan makin besar. (Kompas,Selasa, 3/3/2009)

Sperma Habis, Mungkinkah?




T. Apa mungkin bisa mempunyai terlalu banyak orgasme atau ejakulasi, dan bisakah seorang pria kehabisan sperma?

J. Menurut beberapa observasi ditunjukkan bahwa beberapa pria dapat mencapai orgasme beberapa kali dan mempunyai kapasitas untuk ejakulasi beberapa kali dalam waktu singkat. Meski begitu, sebagian besar para pria biasanya mendapatkan sekali orgasme dan satu ejakulasi.

Pria normal dengan kondisi badannya fit membuat lebih dari 1.000 sperma setiap detik. Sebab itu, sulit bagi pria kehabisan sperma. Bagaimanapun, kemampuan untuk berejakulasi sperma tergantung kemampuan fisik masing-masing orang.(Kompas,Sabtu, 3/1/2009 )

Sperma Hilang akibat Diabetes?

Pria berusia 34 tahun ini mengeluhkan disfungsi ereksi yang terjadi akibat diabetes yang diidapnya. Namun, ketika kadar gula darah terkontrol dan ereksi terjadi, ternyata sperma tidak pernah muncul saat ejakulasi. Ke mana  larinya sperma itu? Adakah kaitan hilangnya sperma dengan penyakit diabetes?

"Saya pria berumur 34 tahun. Lima tahun lalu saya mengidap diabetes tipe 2 sampai menderita impotensi. Untunglah saat ini saya mampu  mengontrol gula darah hingga normal tanpa obat. Masalahnya, sampai saat ini impotensi masih saya alami.

Ada sedikit kemajuan dalam ereksi, tapi tidak bisa sangat keras seperti dulu sebelum mengidap diabetes. Bila berhubungan dengan istri, saat klimaks, tidak ada ejakulasi sperma. Saya hanya merasakan nikmat tanpa ada sperma yang keluar.

Dokter, apa yang terjadi? Ke mana sperma saya? Apa sudah habis akibat diabetes? Ke mana saya harus operasi dan apakah harus dioperasi?"

G, Jakarta

Sperma ke kandung kencing
Diabetes merupakan salah satu penyakit yang sering kali menimbulkan gangguan fungsi seksual, berupa disfungsi ereksi dan retrograde ejaculation. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mengalami atau mempertahankan ereksi untuk melakukan hubungan seksual dengan memuaskan. Disfungsi ereksi terjadi akibat gangguan pembuluh darah yang disebut angiopati.

Retrograde ejaculation berarti ejakulasi terbalik, sperma tidak dikeluarkan melalui penis, tetapi masuk ke dalam kandung kencing. Biasanya pria yang mengalami retrograde ejaculation tidak melihat adanya sperma yang keluar ketika orgasme.

Anda mengalami kedua hal tersebut sehingga ereksi penis tidak optimal dan tidak ada sperma yang keluar ketika orgasme. Sperma tidak keluar karena masuk ke dalam kandung kecing, bukan karena habis. Cairan sperma dan sel spermatozoanya tetap diproduksi, tapi ketika Anda mengalami ejakulasi, sperma masuk ke kandung kencing karena otot di sekeliling lubang bagian bawah kandung kencing tidak menutup dengan kuat. Keadaan ini disebabkan gangguan saraf akibat diabetes.

Retrograde ejaculation, dari sudut kepuasan seksual, sebenarnya bukan masalah walaupun tidak ada sperma yang keluar. Kecuali Anda dan istri masih ingin punya anak. Untuk mengatasinya, diabetes harus diatasi. Selain itu, Anda harus mendapat pengobatan erektogenik, yang membantu terjadinya ereksi.

Juga ada pengobatan untuk membantu kontraksi otot sekitar lubang bagian bawah kandung kencing. Dengan demikian, sperma tidak lagi masuk ke dalam kandung kencing. Saya sarankan Anda mendapat pengobatan dan pemeriksaan yang benar, termasuk pemeriksaan laboratorium.(Kompas,Rabu, 24 Maret 2010)

Sperma Lemah dan Tak Subur, Perlukah Inseminasi?



T. Jika sperma saya lemah dan tidak subur, apakah istri saya bisa melakukan inseminasi buatan?

J. Inseminasi buatan hanya dapat dilakukan untuk membantu kesuburan ketika sperma tidak dapat bertemu sel telur secara alami. Kualitas sperma yang rendah merupakan hal yang biasa terjadi. Untuk awalnya hal ini bisa diatasi dengan mnejalani gaya hidup sehat, memperhatikan pola makan dan menghindari alkohol serta rokok.

Dapatkan informasi lengkapnya di www.babysmart.tv yang dapat membantu pria dan wanita dalam meningkatkan kualitas sperma dan telur sebelum mengandung. Entah itu buatan atau alami, kemungkinan hamil akan semakin besar jika di dukung oleh sperma dan telur yang baik pula.(kOMPAS,Kamis, 2/4/2009)

Sperma Pengaruhi Kandungan?

T. Saya sedang hamil 4 bulan dengan anak pertama saya. Beberapa hari lalu, saya berhubungan seks dengan suami dan dia ejakulasi dalam vagina tanpa menggunakan kondom. Akankah sperma itu mempengaruhi kandungan saya?

J. Tidak mungkin sperma bisa mempengaruhi kandungan, meskipun hubungan seks berlangsung intensif. Namun, trauma dan tekanan mekanik dapat mengakibatkan beberapa risiko pada kandungan.
Perlu diketahui, selama hamil, hindari tekanan pada perut saat melakukan hubungan seks, terutama saat Anda dalam posisi terlentang. Keharmonisa seks tetap perlu dipelihara selama kehamilan, tetapi tentu saja Anda memperhatikan hal-hal sederhana ini.(Kompas,Kamis, 18/12/2008)

Sperma Tertelan, Amankah?

T. Apakah sperma aman jika tertelan? Apakah bahaya jika si pria memiliki penyakit menular seksual?

J. Ya, aman untuk menelan sperma yang memang kaya protein, tidak ada efek samping berarti kecuali jika air mani tercampur dengan terlalu banyak urin. Jika tidak ada luka atau sariawan di mulut dan gusi kamu, risiko tertular penyakit saat menelan sperma sangat rendah.

Kompas, Rabu, 21 Mei 2008

Agar Hamil, Butuh Berapa Sperma?


Sel sperma yang normal dan sehat merupakan faktor penentu terjadinya kehamilan. Dalam setiap ejakulasi terkandung 100 juta sperma. Dari jumlah itu, hanya dibutuhkan satu sel sperma untuk membuahi sel telur.

Menurut badan kesehatan dunia (WHO), pria yang hanya memiliki sperma kurang dari 20 juta sperma per milimeter air mani (semen), akan sulit melakukan pembuahan. Mengapa dibutuhkan jutaan sperma jika yang bisa membuahi hanya satu sel saja? Hal ini karena perjalanan dari vagina menuju ke tuba falopi untuk bertemu sel telur sangatlah sulit.

Bahkan, sel telur yang mampu bertahan dan mencapai tuba falopi, mereka masih harus berjuang lagi untuk membuahi sel telur karena sel telur dilapisi dengan lapisan tebal yang membuat proses pembuahan menjadi lebih sulit. Para ahli yakin, tahapan yang sulit itu merupakan seleksi alam sehingga hanya sel sperma yang sehat saja yang mampu membuahi. Dengan demikian kelak akan dilahirkan bayi-bayi yang sehat.  (Kompas, Senin, 20 September 2010)

Alergi Sperma, Penyebab Sulit Hamil


Sebuah kehamilan bisa terjadi apabila sel sperma mampu membuahi sel telur. Dalam setiap ejakulasi terkandung 2-6 milimeter air mani dan setiap milimeternya mengandung lebih dari 20 juta sel sperma. Pada sebagian wanita, sel sperma dianggap sebagai benda asing atau biasa disebut juga alergi sperma.

Alergi sperma terjadi bila tubuh istri membentuk antibodi terhadap sperma suaminya. Semua perempuan akan membentuk antibodi antibodi ini, tapi tidak semuanya akan membentuk sistem imun dalam jumlah yang tinggi sehingga sperma tidak bisa mencapai sel telur. Walhasil, meski dalam saluran telur terdapat sel telur yang sudah matang dan siap dibuahi, proses kehamilan tidak pernah terjadi.

Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan mengurangi kuantitas hubungan atau menggunakan kondom sehingga vagina tak terpapar sperma setiap kali melakukan hubungan intim, sehingga rangsangan untuk terbentuknya antibodi dapat dihindari.

Bila cara tersebut tidak berhasil dilakukan, pasangan yang ingin memiliki momongan bisa melakukan terapi sel darah putih suami atau disebut metode PLI (paternal leukocyte immunization). Dalam terapi ini sel darah putih suami yang sudah diproses disuntikkan dalam tubuh istri yang bertujuan untuk menurunkan kadar antibodi antisperma istri terhadap suami.
(kompas,Sabtu, 14 Agustus 2010)

Ingin Hamil, Periksa Sperma Saja Tidak Cukup


Para suami dan istri hendaknya mengerti bahwa hambatan kehamilan bisa terjadi pada istri maupun suami, sehingga keduanya harus diperiksa. Untuk mengetahui kesuburan suami tidak cukup hanya dengan pemeriksaan sperma.

Saya seorang pria berumur 38 tahun, sudah menikah enam tahun, tetapi belum punya anak. Selama tiga tahun istri saya rajin memeriksakan diri ke dokter dan mendapat pergobatan, tetapt belum hamil juga.

Sebulan yang lalu saya diminta periksa sperma. Hasilnya tertulis 'oligoasthenozoospermia'. Berdasarkan hasil itu says diberi vitamin E dan disuntik hormon testosteron. Kata dokter sebulan lagi sperms saya akan diperiksa kembali.

Melalui surat ini saya ingin mendapat second opinion mengenai obat yang saya dapat itu. Maaf saya bukan meragukan, tetapi hanya ingin memastikan saja. Apakah sudah benar obat itu untuk masalah saya? Apakah pasti dapat memperbaiki sperma saya, sehingga menjadi subur?"
B.D., Semarang

Tes Ulang Sperma
Sebenarnya sejak awal Anda juga harus mendapat pemeriksaan, bukan hanya istri. Sudah jelas bahwa penyebab hambatan hamil bukan hanya bisa terletak pada istri, melainkan juga bisa pada suami. Bahkan, kini terjadi kecenderungan penyebab kesuburan suami menjadi semakin besar.

Walaupun agak terlambat; syukurlah akhirnya diketahui bahwa kesuburan suami terganggu,  berdasarkan pemeriksaan sperma. Namun, ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, diperlukan pemeriksaan ulang sperma untuk memastikan hasil pemeriksaan sperma tersebut. Kedua, diperlukan pemeriksaan fisik andrologik untuk mengetahui apa penyebab gangguan sperma.

Pemeriksaan ulang sperma sangat perlu, bahkan mutlak dilakukan, karena analisis sperma tidak selalu mudah dilakukan, sehingga hasilnya tidak selalu tepat.

Hasil "oligoasthenozoospermia" yang Anda dapatkan menunjukkan bahwa jumlah sel spermatozoa dan gerakannya di bawah nilai normal. Ini berarti Anda tidak subur, tetapi bukan berarti Anda tidak dapat menghamili. Namun, bila dibandingkan dengan pria yang kesuburannya normal, istri Anda lebih mengalami hambatan untuk menjadi hamil.

Tak Perlu Hormon
Mestinya Anda juga mendapat pemeriksaan fisik untuk mengetahui adanya gangguan atau penyakit yang menjadi penyebab sperma terganggu itu. Dengan mengetahui adanya penyebab, pengobatan menjadi lebih tepat dan terarah. Meski demikian, memang tidak selalu pemeriksaan dapat mengungkap penyebab gangguan kesuburan.

Pengobatan vitamin E yang Anda terima merupakan obat yang umum diberikan, walaupun hasilnya mengundang tanda tanya. Demikian juga dengan suntikan hormon testosteron, yang sebenarnya tidak perlu diberikan kalau ternyata hormon testosteron Anda normal.

Sebaliknya, kalau dosis dan cara pemberian testosteron tidak benar, justru dapat menghambat proses pembentukan sperma dan menekan fungsi testis. Sebaiknya Anda dan istri berkonsultasi lebih jauh, tidak hanya melalui surat yang terbatas ini, agar lebih jelas bagi Anda dan istri.(Kompas,Jumat, 10/7/2009)

Sulit Hamil karena Sperma Tumpah Melulu?


Setiap kali berhubungan seks dan ejakulasi, sperma suami tumpah keluar dari vagina. Jumlahnya sangat banyak sehingga Anda khawatir, jangan-jangan inilah yang menyebabkan Anda sulit hamil?

Bila Anda mengalami hal seperti ini, sebenarnya Anda tidak sendiri. Sperma yang tumpah keluar dari vagina juga dialami rata-rata perempuan. Namun, kebanyakan dari mereka tetap hamil. Bahkan, kehamilan juga terjadi pada pasangan yang sebenarnya tidak menginginkan kehamilan, dengan melakukan coitus interruptus (menarik penis keluar sesaat sebelum ejakulasi). Cara ini dilakukan agar sperma tidak bertemu dengan sel telur, namun pria kalah cepat berkejaran dengan spermanya yang keburu ngebut mencari pasangannya. Bahkan jika pria berejakulasi di luar vagina, sperma tetap dapat berenang masuk ke dalam vagina.

Dengan kenyataan itulah, sebenarnya tidak menjadi masalah bila sperma mengalir keluar kembali dari dalam vagina, sekalipun jumlahnya banyak. Sebab, menurut Neil Izenberg MD, Chief Executive Nemours Center for Children's Health Media, tidak seluruh sperma akan tumpah keluar. Sebagian kecil dari sperma tetap akan berenang mengarungi vagina untuk membuahi satu telur. Ingat, dari 20 jutaan sperma yang dihasilkan laki-laki, hanya sekitar 200 yang akhirnya mencapai telur yang terdapat di dalam saluran telur pada rahim. Dan, hanya satu yang diperlukan untuk dapat membuahi telur.

Beberapa ahli juga percaya bahwa cairan praejakulasi dapat mengambil cukup banyak sperma yang tertinggal di dalam saluran kemih dari ejakulasi yang terjadi sebelumnya untuk menyebabkan kehamilan. Kecuali bila ia sudah membuang urin setelah ejakulasi sebelum melakukan hubungan seksual lagi, hal itu dapat membantu membersihkan saluran kemih dari sperma.

Apakah Anda mengkhawatirkan kebiasaan lain yang membuat sperma sulit membuahi sel telur Anda, seperti melakukan douching atau membasuh vagina dengan air setelah melakukan hubungan intim? Sebenarnya tidak juga. Sperma adalah perenang tangguh; ratusan ribu dari mereka mampu mencapai rahim bahkan sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Bahkan, tekanan dari cairan yang disemprotkan ke dalam vagina justru dapat mendorong sperma masuk ke rahim. Sperma dapat hidup selama 3-5 hari di dalam lingkungan yang hangat dan lembab seperti leher rahim.

Tips mengurangi sperma tumpah

Dokter biasanya mengatakan penyebab sperma mudah keluar dari vagina adalah karena posisi rahim Anda terbalik atau menghadap ke atas. Meskipun demikian, untuk memastikan sperma tidak terlalu banyak tumpah (dan sekadar menenangkan hati Anda), Anda masih bisa kok melakukan beberapa trik saat berhubungan seksual.

Lakukan hubungan seksual seperti biasa (dengan posisi apa pun yang menurut Anda nyaman). Namun bila suami sudah akan berejakulasi, gantilah posisi Anda menjadi di bawah. Lalu, ganjal pinggul Anda dengan bantal atau guling sehingga posisi pinggul lebih tinggi daripada badan bagian atas. Setelah ejakulasi, angkat kedua kaki ke atas, atau sandarkan ke tembok agar tidak capek.

Biarkan posisi seperti ini 30 menit hingga 1 jam untuk memastikan rahim telah benar-benar "terendam" sperma. Bila masih belum yakin, jangan dulu membasuh vagina sampai Anda terbangun pagi hari.

Nah, selamat mencoba!(kompas,Kamis, 30/4/2009)

Saturday, November 13, 2010

Cairan Mani, Apa Isinya?


Cairan mani berfungsi sebagai pelumas dalam hubungan seksual. Setiap ejakulasi, rata-rata pria mengeluarkan cairan mani atau semen sekitar satu sendok teh. Banyak sedikitnya cairan mani ini tergantung pada usia (makin muda makin banyak), kapan terakhir ejakulasi, dan jenis rangsangan yang diterima.

Satu sendok teh cairan mani mengandung sekitar 21 kilojoules (kilo kalori) dan 200-500 juta sperma. Karena jumlah sperma hanya sekitar satu persen dari cairan mani, lalu apa yang 99 persen sisanya?

Menurut seksolog Dr Elna McIntosh, selain sperma, cairan mani terdiri dari gula fruktosa, air, ascorbic acid (vitamin C), asam sitrat, enzim, protein, posfat, dan zinc.

Karena itu, tak perlu khawatir bila tanpa sengaja menelan cairan mani. Untuk mencegah penularan penyakit seksual, tetap disarankan untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Kendati demikian, hingga kini masih diperdebatkan, apakah penularan virus HIV bisa terjadi lewat seks oral yang mengandung cairan mani. Yang pasti, tak sedikit penyakit menular seksual yang bisa terjadi lewat seks oral.


Sumber: health24 , Kompas,Senin, 2/11/2009

Thursday, November 4, 2010

6 Kiat Tingkatkan Kualitas Sperma


Anda ingin meningkatkan peluang memiliki anak atau hanya sekadar ingin ejakulasi dengan tingkat sperma dan air mani yang tinggi? Sperma yang banyak merupakan satu tanda sistem reproduksi yang sehat.

Tidak diragukan memiliki air mani dan sperma yang lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama, termasuk meningkatnya hasrat seks. Jika Anda ingin menyirami pasangan dengan cinta sekaligus menjadi seorang calon ayah, inilah beberapa tips untuk memperbaiki dan meningkatkan jumlah sperma:

Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok saat ini, berhentilah. Selain menyebabkan napas tak sedap, merokok juga dapat memengaruhi jumlah sperma. Penelitian menujukan perokok memiliki jumlah sperma lebih kecil dibanding pria yang tidak merokok.

Hindari memakai celana ketat dan panas

Testis perlu memiliki suhu lebih sejuk dibanding bagian tubuh lain karena itu memakai celana dalam atau celana panjang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitarnya panas. Sedapat mungkin usahakan tidak mengenakan celana dalam sewaktu tidur untuk menjaga suhu tetap sejuk.

Mulailah makanan makanan yang tepat
Diyakini atau tidak, pola makan akan memengaruhi produksi sperma. Cobalah makan makanan rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan.

Kurangi hubungan intim dan masturbasi
Banyak pria mengeluhkan air mani mereka sedikit dan encer. Semakin banyak ejakulasi, semakin berkurang kekentalalan air mani tersebut. Jika Anda melakukan hubungan intim setiap hari atau lebih buruk lagi masturbasi akan berpengaruh pada jumlah sperma dan kekentalan air mani itu sendiri.

Kurangi alkohol
Alkohol dapat memengaruhi fungsi liver yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan memengaruhi produksi sperma. Sebaiknya hentikan minum alkohol mulai saat ini apabila Anda tidak ingin kehilangan jumlah produksi sperma.

Mencoba suplemen alami
Obat-obatan buatan pabrikan mungkin bisa menghalangi produksi sperma, sementara suplemen alami diyakini dapat meningkatkan produksi sperma, seperti L-carnitine yang ditemukan dalam daging merah. Selain itu, susu merupakan asam amino alami yang dapat meningkatkan produksi sperma.

Folic acid atau asam folat ketika digabung dengan seng dapat meningkatkan produksi sperma, L-arginine yang ditemukan dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen juga memiliki khasiat yang sama, termasuk vitamin E dan selenium yang dapat memperbaiki kecepatan dan konsentrasi sperma.
(Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat, Kompas, Jumat, 6 Juni 2008)

Agar Sperma Makin Joss

Sebuah penelitian yang dipublikasi akhir-akhir ini di Jurnal Fertilitas dan Sterilitas menemukan bahwa pria yang mengonsumsi antioksidan (zat aktif yang banyak didapat dari buah dan sayur) memiliki kualitas sperma lebih baik entah gerak, volume ejakulasi, maupun konsentrasi spermanya dibanding mereka yang kerap mengonsumsi daging dan produk susu penuh lemak.

Antioksidan sudah sejak lama dikatakan sebagai zat yang bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang mampu merusak sel tubuh sehingga terlindung dari penyakit seperti kanker, artritis, parkinson, dan alzheimer. Dan sekarang dikatakan juga bermanfaat dalam memperkuat sperma

Riset yang dikerjakan oleh beberapa universitas di Spanyol ini meneliti 61 pria, 30 memiliki sperma yang buruk kualtiasnya, 31 bersemen normal. Mereka diberi kesempatan untuk mengonsumsi 93 jenis makanan yang berbeda dan tidak diperkenankan mengonsumsi vitamin/suplemen selama penelitian ini.

Pria yang bersemen normal ternyata diketahui adalah mereka yang mengonsumsi makanan kaya serat, karbohidrat, antioksidan, kaya asam folat, vitamin C, dan licopen dibanding yang semennya buruk.

Kalau begitu, agar meningkat kualitas spermanya, para pria perlu mengonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan, dong? Ya, jawab Jaime Mendiola, kepala riset dan pengajar di University of Murcia.

Lalu, apa sumber antioksidan yang paling baik? Carrie Bloxson, konsultan gizi dari  New York menyatakan agar sebaiknya Anda mengonsumsi suplemen gizi yang origin dan bukan penggantinya. "Saya juga rekomendasikan agar Anda megnonsumsi makanan aslinya daripada suplemen sintentik sehingga tubuh tidak perlu memroses bahan kimia yang dibawanya."

Bloxson merekomendasikan seperangkat zat peningkat mutu sperma pada makanan seperti:
    * Asam Folat : bayam, asparagus, dan kacang-kacangan lentil.
    * Vitamin C : brokoli, jeruk, stroberi.
    * Likopen : tomat, semangka, anggur. (Sumber: LiveScience, Kompas,Senin, 21/9/2009)

Awas, Sperma Rusak karena Rokok

Kasus ketidaksuburan pada pria lebih banyak ditemukan pada perokok. Salah satu penyebabnya diduga adalah karena rokok mengganggu kemampuan sperma dalam membuahi sel telur. Demikian menurut penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Buffalo, Amerika Serikat.

Dalam risetnya, peneliti membandingkan sperma dari 18 perokok dan bukan perokok. Dalam pemeriksaan di laboratorium diketahui bahwa sperma para perokok kurang bisa menempel pada sel telur, padahal ini merupakan langkah penting dalam pembuahan.

"Terjadi penurunan kemampuan sperma untuk membuahi, khususnya pada pria perokok berat," kata peneliti Lani Burkman PhD. Pria perokok juga harus mewaspadai risiko kerusakan DNA pada sperma yang berpengaruh pada cacat janin. "Pria yang perokok sebaiknya memeriksakan spermanya pada dokter andrologi atau langsung berhenti merokok," katanya.

Dalam penelitian tersebut, seluruh responden dalam kelompok perokok terbiasa merokok empat batang dalam sehari. Rata-rata mereka sudah menjadi perokok lebih dari 15 tahun.

"Seperti sel lainnya dalam tubuh, sperma manusia juga membawa reseptor dari nikotin, yang berarti mereka mengenali dan merespons pada nikotin," kata Burkman.

Nikotin dari rokok juga bisa mengurangi jumlah sperma dan menurunkan aliran darah ke penis yang bisa menyebabkan impotensi. Pada studi sebelumnya di laboratorium, sperma yang terpapar nikotin mengalami berbagai jenis perubahan yang sangat memengaruhi fungsi reproduksi.(Sumber : WebMD, Kompas, Senin, 31 Mei 2010)

Biar Sperma Sehat


Bernie Zilbergeld, PhD, sex therapist dan pengarang buku The New Male Sexuality menyebutkan, sering kali kegagalan mendapatkan buah hati bukan karena kesalahan si wanita atau prianya yang kurang pandai bercinta, melainkan karena kondisi sperma yang kurang sehat. Karena itu, meski agak sulit untuk mengetahui apakah sperma sehat atau tidak, setidaknya beberapa hal berikut ini bisa membantu kita untuk menjaga agar sperma tetap berkualitas.

1. Berhentilah merokok

2. Berhentilah minum alkohol berlebihan

3. Jangan menggunakan celana dalam terlalu ketat. Carilah yang sedikit longgar dan hindari mandi dengan air terlalu panas supaya testikel Anda tetap dingin.

4. Tetap asup multivitamin sebagai antioksidan misalnya vitamin C, E, dan betakaroten. Bisa juga dengan banyak mengasup buah dan sayuran. Baik juga bila Anda minum multivitamin yang mengandung zinc sebanyak 20 mg setiap hari.

5. Hindari stres yang berkepanjangan. Sisihkan waktu Anda untuk bermeditasi, menyendiri, dan menikmati hidup Anda sendiri tanpa ada gangguan apa pun, entah itu musik, film, televisi, dan lain-lain.

6. Yakinkan diri bahwa minuman yang Anda asup aman terhadap berbagai bahan kimia yang bisa meracuni tubuh. Batasi asupan minuman ringan.

7. Batasi makanan berlemak. Jangan berlebihan mengasupnya tanpa imbangan serat.(Kompas,Kamis, 28/5/2009 )

Berapa Lama Sperma Bertahan Hidup?

Sel sperma dihasilkan oleh buah zakar atau testis. Bila kualitas sperma baik, maka peluangnya untuk membuahi sel telur dan menghasilkan kehamilan akan semakin besar. Ketika seorang pria mengalami ejakulasi dan mengeluarkan sperma, berapa lama sperma ini bisa bertahan hidup?

Jawabannya tergantung pada banyak faktor, namun yang terpenting adalah di mana sperma itu berada. Pada permukaan yang kering seperti di baju atau sprei, sel sperma akan langsung mati begitu cairan mani (semen) kering.

Sedangkan di air, seperti di kolam hangat atau bath tub, usia hidup si sperma bisa lebih lama lagi karena mereka bisa bertahan di lingkungan yang hangat atau basah. Akan tetapi kemungkinan sel sperma ini berenang dan masuk ke saluran reproduksi wanita sangatlah kecil.

Sementara itu di dalam tubuh wanita, sperma bisa hidup hingga lima hari tergantung pada kondisi tertentu, seperti keasaman vagina. Karena itu meski hubungan seks tanpa kontrasepsi dilakukan bukan dalam masa subur, kemungkinan hamil tetap ada selama sel sperma masih hidup.
(Sumber :WebMD.com, Kompas, Jumat, 17 September 2010)

Cara Gampang Perbaiki Kualitas Sperma

MEMPERBAIKI kesuburan khususnya pada pria seringkali menuntut pertolongan seorang  spesialis urologi atau endokrinologi reproduksi.  Setelah menguji kualitas sperma Anda, mungkin  saja Anda dianjurkan meminum obat penyubur atau menjalani terapi-terapi teknologi tinggi.

Akan tetapi ada beberapa cara alami yang dapat Anda coba. Untuk memperbesar peluang mendapatkan seorang anak. Inilah beberapa langkah mudah memperbaiki kualitas sperma.

Redakan stres Anda.
Walaupun dokter belum tahu mengapa stres yang berlebihan dapat mengurangi hitungan sperma, mempraktikkan teknik-teknik meredakan stres seperti biofeedback atau relaksasi otot progresif bisa ada gunanya. Usahakan gairah Anda memuncak. Pria yang sangat terangsang ketika sedang bersanggama memancarkan semen lebih banyak dan menghasilkan sperma lebih kuat. Usahakan agar percumbuan atau foreplay Anda berlangsung sekurangnya 20 menit.

Tambah asupan vitamin C Anda.
Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan sperma menggumpal, dan kasus ini mencapai 16 persen di antara semua pria yang mandul. Dan beberapa studi telah menunjukkan bahwa suplemen vitamin C setiap hari ternyata meningkatkan kesuburan di kalangan pria perokok. Vitamin C adalah antioksidan yang membuat membran-membran sel menjadi stabil dan ini bermanfaat baik bagi sperma. Buah-buahan seperti jeruk, mangga, semangka, strawberi dan sayuran seperti brokoli, tomat, dan kecambah adalah makanan yang kaya dengan vitamin C.

Atur jadwal.
Hindari hubungan intim selama dua hingga lima hari sebelum pasangan Anda menurut dugaan akan mengalami ovulasi. Ini akan meningkatkan hitungan sperma, dan persentase sperma sehat yang akan Anda pancarkan bisa lebih tinggi.

Jangan berolahraga berlebihan.
Orang yang berolahraga secara berlebihan bisa mengurangi hitungan sperma mereka karena suhu yang meningkat di sekitar testis selama kegiatan yang sangat mengerahkan tenaga. Dalam sebuah studi di AS, para peneliti menemukan bahwa para pelari yang berlatih lebih dari 90 kilometer per minggu mempunyai hitungan sperma lebih rendah dan sel-sel sperma kurang matang daripada pria berlari kurang dari 50 kilometer per minggu. Namun, latihan aerobik yang takarannya sedang seperti berjalan cepat atau berenang, tiga kali seminggu, masing-masing selama 20 menit, tidak akan mempengaruhi produksi sperma

Pakai celana bokser.
Walaupun mungkin tidak seefektif yang diyakini oleh sebagian orang, mengganti celana dalam ketat dengan celana bokser atau celana kolor mungkin dapat menaikkan hitungan sperma Anda, pasalnya testis Anda akan lebih sejuk.

Turunkan berat beberapa kilogram.

Apabila Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat beberapa kilogram mungkin meningkatkan kesuburan Anda. Apabila Anda kelebihan berat badan, jaringan lemak dapat membungkus testis Anda, menaikkan temperatur disitu dan membunuh sperma di dalamnya

Turunkan suhu mandi sauna.

Duduk di kamar mandi sauna atau bak air hangat, atau mandi air hangat biasa pada suhu lebih dari peratur tubuh untuk periode yang terlalu lama dapat menurunkan produksi sperma . Jangan menghabiskan waktu lebih dari 15 menit sehari di bak air hangat atau sauna, dan Uahakan agar suhunya tidak lebih dari 36,5 derajat celcius.

Cermati antibiotika yang Anda minum.
Walaupun antibiotika bcgitu berperan dalam kemandulan, ada beberapa jenis yang bukti mempengaruhi mutu sperma dengan menurunkan hitungan sperma dan kelincahan gerak sperma, atau kemampuan "berenang" sperma. Yang tergolong kelompok ini adalah nitrofuran, contohnya nitrofurazone, dan macrolides, misalnya eritromisin. 

Simpan pelumas Anda.
Jeli atau bahan pelumas lain mungkin  hubungan intim lebih lancar, tetapi bahan ini dapat mengurangi kelincahan sperma, belum lagi kalau mengandung spermisida.

Berhenti merokok.
Jika Anda merokok, peluang Anda untuk menjadi  seorang ayah terbang bersama asap rokok.  Merokok tampaknya mempunyai kaitan dengan lamban dan rendahnya hitungan-sperma dan selain itu, penelitian menemukan bahwa keguguran meningkat 64 persen apabila kedua pasangan merokok atau bahkan meskipun hanya sang pria yang merokok. Batasi minum alkohol. Alkohol berlebihan dapat menurunkan hitungan sperma.

Hindari obat terlarang.
Pemakaian mariyuana dan obat-obat terlarang lain selama jangka panjang berakibat menurunnya hitungan sperma dan tidak normalnya pola perkembangan sperma. (Kompas,Selasa, 4/3/2008)