Wednesday, July 9, 2008

Ramuan Temulawak Terbukti Bisa Menyembuhkan

BASKARA, 12, tiba-tiba mengeluh kesakitan. Perutnya terasa mual-mual, badannya tak bertenaga disertai suhu badan tinggi. Selera makannya pun hilang. Wajahnya mulai memucat dan berwarna kekuning-kuningan. Ketika buang air kecil, warna urinenya menyerupai air teh. Tentu saja, orang tua Baskara merasa khawatir melihat kondisi anaknya.

Waktu itu, salah satu kakaknya, Efi Efifah--seorang dokter yang baru lulus--melihat kondisi adiknya, langsung membawanya ke rumah sakit. Untuk memastikan penyakit yang diderita, Baskara melakukan tes laboratorium. Hasilnya sangat mengejutkan keluarganya, karena SGOT:1200 dan SGPT:1200, padahal normalnya hanya 20-30. Jadi, Baskara positif menderita hepatitis.

Tapi salah seorang teman Efi memberi cara pengobatan tradisional dengan tanaman herbal. Kendati dokter, Efi berupaya untuk mencoba mengobati adiknya dengan herbal. Pengobatan yang disarankan adalah temulawak. Karena caranya mudah dan sederhana, Efi membuatnya sendiri.

Temulawak yang didapat ia parut dan diperas airnya. Selanjutnya diminum. Apa yang terjadi? Tubuh Baskara mengalami perubahan tidak terduga. Hanya selang satu minggu, kadar SGOT-nya merosot tajam 150.

Perubahan yang dialami Baskara memberi semangat bagi Efi untuk memberi lagi ramuan temulawak. Satu minggu kemudian, perubahan fantasis dirasakan siswa sekolah dasar itu. Akhirnya Baskara memiliki SGOT 20 dan SGPT 30. Dan ia pun benar-benar sembuh dari hepatitis. Dan kini, dr Efi turut mendalami pengobatan herbal di Klinik Karya Sari.

Pakar naturapatis dr Berti P Tore mengatakan hepatitis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan virus hepatitis. Perkembangbiakan virus itu berada di jaringan hati yang selanjutnya akan menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel hati.

''Untuk mengetahui seseorang terkena hepatitis atau tidak, sekarang bisa dengan alat Iridologi. Dengan melihat selaput pelangi mata melalui sebuah alat bisa dilihat bagaimana kondisi hatinya,'' kata ahli Iridologi dari Klinik Karya Sari.

Sementara itu, herbalis dari Klinik Karya Sari, Ir Edwina Rahmayanti MBA mengatakan banyak tanaman yang bisa dijadikan obat untuk hepatitis A, B, C hingga G. Tanaman yang paling umum adalah temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Tanaman lain yang bisa digunakan adalah tanaman cakar ayam, senggugu, sangitan, daun sendok, tapak liman, kumis kucing.

Temulawak yang merupakan famili Zingiberaceae mengandung minyak atsiri dan kurkuminoid. Kurkuminoid sendiri terdiri dari dua jenis senyawa, kurkumin dan desmetoksikurkumin. Senyawa terakhir mengandung khasiat menetralkan racun, meningkatkan sekresi empedu, mencegah perlemakan hati dan berfungsi sebagai antioksidan.

Menurut Edwina, agar pengobatan dengan temulawak lebih baik biasanya dikombinasikan dengan dua atau tiga jenis tanaman. Temulawak bisa dicampur dengan cakar ayam (Selaginella doerderleinii), sambiloto (Andrographis paniculata), dan meniran (Phyllanthus urinaria). ''Sebenarnya ada 30 bahan tanaman obat untuk hepatitis,'' katanya.

Cara pengobatan dua campuran adalah 25 gram temulawak dan 30 gram sambiloto. Selanjutnya, rebus kedua bahan itu dengan 600 cc air atau 2 gelas air. Setelah mendidih dan airnya tinggal separuhnya, ambil air ramuan temulawak dan sambiloto itu. Minumlah air rebusan itu dua kali sehari selama satu minggu. ''Tetapi meminumnya satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan,'' katanya.

Sedangkan untuk hepatitis akut dan menular, bisa menggunakan akar alang-alang (Imperata cylindrica (L) B) kering yang beratnya 60 gram. Lalu alang-alang itu dicuci dan direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Selanjutnya air yang tersisa itu dibagi dua untuk diminum dua kali sehari. Ulangi minum ramuan alang-alang sampai 10 hari

sumber : media-indonesia

Timun

Timun atau mentimun adalah tanaman merambat yang mempunyai sulur dahan berbentuk spiral. Biasanya ditanam di sawah dan di ladang-ladang sebagai tanaman untuk sayur ataupun rujak.

Daunnya bertangkai panjang, bentuknya lebar bertaju dengan pangkal berbentuk jantung, ujung runcing, tepi bergerigi. Batangnya berbulu halus-halus. Bunganya berwarna kuning. Buahnya berbentuk bulat panjang, tumbuh bergantung, berwarna hijau keputihan sepanjang 10-20 cm, berbiji banyak dan mengandung air. Timun ada beberapa jenis, antara lain watang, turus, suri, dan krai.

Buah dari tumbuhan yang bernama latin Cucumis sativus ini dipercaya mengandung zat-zat saponin (mengeluarkan lendir), protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C. Biji buah mentimun mengandung banyak vitamin E untuk menghambat penuaan dan menghilangkan keriput.

Timun mentah bersifat menurunkan panas dalam, meningkatkan stamina, dan lain-lain. Selain itu, timun juga mengandung flavonoid dan polifenol sebagai antiradang serta mengandung asam malonat yang berfungsi menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak, yang baik untuk mengurangi berat badan.

Kandungan seratnya yang tinggi berguna untuk melancarkan buang air besar, menurunkan kolesterol, dan menetralkan racun. Mentimun juga mengandung kukurbitasin C, yang berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit hepatitis.

Berikut ini sejumlah contoh penggunaan timun bagi kesehatan yang dihimpun dari berbagai sumber:

Obat sariawan
Buah yang sering digunakan sebagai pelengkap hidangan rujak ini ternyata bermanfaat untuk meredakan sariawan atau seriawan. Dengan memakannya setiap hari dalam jumlah cukup banyak, niscaya buah yang memberi rasa dingin di rongga mulut ini mampu meredam "panas" sariawan. Tentu saja memakannya tanpa bumbu rujak atau sambal terasi, supaya mulut tidak malah jadi "terbakar".

K. Heyne Voderman dalam bukunya, Tijdschr. v. Inl. Geneeskundigen 1895, mengaku menyaksikan penderita sariawan yang berusaha berobat ke Eropa dengan hasil sia-sia. Bahkan, mereka menjadi kekurangan darah. Mereka akhirnya sembuh sempurna setelah setiap hari memakan sembilan buah ketimun selama beberapa bulan sembari melakukan diet ketat terhadap susu, telur, dan anggur.

Sayangnya, senyawa yang dikandung buah yang sangat berair ini belum diketahui akibat sangat langkanya penelitian yang dilakukan.

Perawatan kulit dan wajah
Perawatan dengan buah-buahan selama ini dianggap relatif aman bagi kesehatan kulit wajah dan rambut. Perawatan kecantikan seperti ini lebih baik daripada menggunakan produk kosmetika yang umumnya mengandung zat kimia. Kelebihan lain, perawatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah pada saat-saat senggang.

Timun sangat cocok digunakan untuk semua jenis kulit. Kandungan airnya mampu menyegarkan kulit wajah. Cara memakainya pun sangat mudah. Letakkan irisan timun pada wajah beberapa saat, lalu gosokkan perlahan-lahan pada seluruh wajah dan leher.

Untuk pembersih dan penyegar wajah, gunakan masker campuran timun yang dicincang dan yoghurt. Diyakini campuran ini cocok untuk semua jenis kulit. Yang perlu diingat, pilihlah buah-buahan yang cocok dengan jenis kulit agar mendapatkan wajah segar berseri seperti yang diinginkan.

Memperlancar air seni dan menurunkan darah tinggi
Jus timun merupakan salah satu diuresis terbaik untuk melancarkan air seni dan juga menurunkan darah tinggi. Selain itu jenis sayuran ini enak dimakan mentah serta menyehatkan.

Mata yang sering lelah dan mengantuk
Tempelkan irisan timun sebesar mata setiap tiga menit selama 20 menit pada kelopak untuk mengatasi mata yang sering lelah dan mengantuk.

Obat jerawat
Ambil timun sebiji, iris-iris secukupnya sesuai kebutuhan. Tempelkan pada muka, khususnya daerah yang berjerawat.

Obat demam
Ambil timun dua-tiga biji. Parut dan peras airnya. Tempelkan parutan buah pada bagian perut. Lakukan hingga demam mereda.

Timun kaya akan silikon dan fluorin dan rendah kandungan kalorinya. Kalium membantu merangsang ginjal untuk membuang sisa metabolisme dan deposit lemak. Baik untuk kulit kering, kulit yang terbakar sinar matahari, eksem, gangguan hati, serta untuk kesehatan rambut dan kuku.

Gunakan sebagai pasta untuk mengobati gigitan serangga, gatal-gatal karena tumbuhan, dan kulit yang terbakar matahari.

Sumber: Senior

Tomat, Obat Berbagai Penyakit

Tomat, adalah tanaman yang paling mudah dijumpai. Warnanya yang cerah sungguh menarik. Selain kaya vitamin C dan A, tomat konon dapat mengobati bermacam penyakit.

Kalau dirunut sejarahnya, tomat atau Lyopercisum esculentum pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia. Di Prancis, tomat dinamakan 'apel cinta' atau pomme d'amour. Dikatakan sebagai apel cinta, karena tomat diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkanjumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya.

Tomat juga banyak digunakan untuk masakan, seperti sup, jus, pasta, dllnya. Rasanya yang sedikit asam bahkan membuat selera makan meningkat. Lebih jauh menurut penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, sebagai orang pertama yang meneliti manfaat tomat, pada November 1834, menunjukkan bahwa tomat dapat mengobati diare, serangan empedu,gangguan pencernaan dan memulihkan fungsi lever.

Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat tomat lainnya. Menurutnya, gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Hal ini juga diakui oleh dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc. Melihat khasiat tomat begitu banyak, maka tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. "Apalagi tomat juga timggi kandungan vitamin C dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh."

Tapi tomat seperti apa yang baik dikonsumsi? Jika melihat dipasaran, kita bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Menurut Leane, tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau.Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. "Karena itu anak kecil sebaiknya dibiasakan banyak makan tomat merah. Ini penting untuk kesehatan matanya," ujar Leane. Jadi, tak pelu ragu memberi si kecil tomat. Sejak usia 6 bulan, seorang anak mulai dibiasakan memakan tomat yang dicampur dengan sayuran lainnya.

Menghancurkan Radikal Bebas

Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet. Selain itu, belakangan diketahui lycopene juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. "Memang lycopene tidak hanya ditemukan pada tomat, tetapi juga pada anggur merah, semangka dan pepaya. Namun, lycopene yang paling banyak terdapat pada tomat," terang Leane.

Untuk mendapat khasiatnya, terutama untuk orang dewasa, lanjut Leane tomat sebaiknya dimakan setiap pagi sebanyak satu atau dua buah.

Rasa asam pada tomat berasal dari kandungan asam sitrat menyebabkan tomat terasa segar, sehingga dapat menambah nafsu makan. Rasa asam ini sangat baik dokonsumsi saat kita mengalami mual atau dikonsumsi oleh para wanita yang mengalami PMS (Pre Menstrual Syndrome). Jika tak kuat dengan rasa masamnya, terutama untuk yangyang memiliki penyakit maag, Leane tak menyarankan mengkonsumsinya walaupun dalam bentuk jus yang sudah ditambah gula, sebab akan memperbuurk kondisi penyakit.

Lebih Baik Diolah

Berbeda dengan sayuran lainnya yang lebih bermanfaat jika dimakan mentah-mentah, ternyata tomat lebih baik dicampur dengan masakan atau dihancurkan sebelum dimakan. Para peneliti menemukan lycopene yang dikeluarkan pada tomat tersebut lebih banyak dibandingkan dengan tomat yang langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu.

Sayangnya, meskipun kandungan lycopennya berlimpah, pasta tomat dan saus tomat yang dijual dipasaran sudah banyak dibubuhi bahan tambahan makanan seperti pewarna atau pengawet sintetis. " Bahan tambahan ini justru merangsang munculnya banyak radikal bebas yang memicu kanker.

Karenanya jika ingin mengkonsumsi pasta lebih baik membuatnya sendiri." Jadi, tunggu apa lagi?(Ima)

Manfaat Tomat

1. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung
2. Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.
3. Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.
4. Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia ( age-related macular degeneration).
5. Mengurangi resiko radang usus buntu.
6. Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.
7. Menghilangkan jerawat.
8. Mengobati diare
9. Meningkatkan jumlah sperma pada pria
10. Memulihkan fungsi lever.
11. Mengatasi kegemukan

Tips Mengolah Tomat Sebagai Obat

* Untuk mengobati keseleo: sembuhkan dengan ramuan tomat. Buah tomat diblender, lalu sarinya dicampur dengan minyak wijen, dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, dipanaskan hingga tinggal minyaknya saja. Kemudian, minyak tersebut dipakai memijat sendi-sendi yang keseleo tadi.

* Untuk mengobati bisul: ambil sebuah tomat. Lalu, seluruh daging dan biji tomat dipanaskan, dan diletakkan di atas bisul. Tak lama kemudian bisul itu pecah, dan sekaligus disembuhkannya.

* Untuk pengobatan jerawat: ambilah sebuah tomat yang telah direbus, kemudian potong-potong. Gosokkan potongan itu pada wajah yang berjerawat secara perlahan. Diamkan selama sepuluh menit. Setelah itu bilas wajah dengan air. Lakukan rutin selama satu bulan. BIma

Tips Memilih Tomat

* Pilih tomat yang matang berwarna merah tua.
* Pilih tomat yang masih keras dan tidak ada bagian yang lunak. Jika ada bagian yang lunak, berarti ada bagian yang sudah mulai membusuk di dalamnya.
* Jangan pilih tomat yang kusam, pilih yang warnanya masih mengkilap.
* Perhatikan pada pangkal tomat, jika berbau agak asam dan sudah mulai berarir, berarti sudah mulai terjadi pembusukan.
* Pilih tomat yang kulitnya masih segar dan belum keriput, untuk menandakan bahwa tomat tersebut masih baru.

Sumber: Tabloid Ibu & Anak

Turunkan Trigliserida & Kolesterol Pakai Herbal

Tanaman obat terbukti dapat menurunkan kolesterol maupun trigliserida darah. Karena murah dan mudah didapat, Dr. Setiawan Dalimartha menyarankan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.

Anto (53) mengasup sebuah alpukat masak setiap hari selama tiga bulan. Ia tidak menambahkan gula pasir, sebab karbohidrat sederhana ini bisa meningkatkan trigliserida darah.

Kadar trigliserida dan kolesterol total yang dianjurkan di bawah 200 mg/dl. Setelah tiga bulan, trigliserida Anto menjadi 170, sebelumnya 270 mg/dl, sedangkan kolesterol total dari 220 mg/dI menjadi 190. Dengan profit lemak seperti itu, pegal di pundak kin dan kanan tak pernah is rasakan lagi.

Di Hati
Trigliserida, menurut Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua II PDPKT (Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur), dibentuk di hati dari gliserol dan lemak yang berasal dari makanan dengan rangsangan insulin atau ada kelebihan kalori akibat asupan yang berlebihan. Konsumsi alkohol, makanan manis, santan, dan karbohidrat secara berlebihan akan meningkatkan kadar trigliserida.

Kolesterol dikenal sebagai penyebab utama terjadinya aterosklerosis. Akibatnya, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke.

Peningkatan kolesterol jugs terjadi akibat menurunnya pengeluaran (ekskresi) kolesterol ke usus melalui asam empedu atau produksi kolesterol di hati meningkat Kolesterol cenderung meningkat pada orang yang kegemukan, kurang olahraga, stres, dan perokok berat.

Kolesterol yang berasal dari lemak adalah zat yang berguna untuk menjalankan fungsi tubuh. Sebagai sumber energi, lemak memberikan kalori paling tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kalori, sedangkan karbohidrat hanya 4 kalori.

Lemak terdiri atas lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Karbohidrat dan lemak di dalam tubuh akan diproses menjadi suatu senyawa yang disebut asetil koenzim-A. Dari asetil koenzim-A ini terbentuk beberapa zat panting, seperti asam lemak, trigliserida, fosfolipid, dan kolesterol.

Sekitar 80 persen kebutuhan kolesterol dihasilkan oleh tubuh, selebihnya dad makanan tinggi kolesterol. Sebaliknya, lemak tak jenuh dad tetumbuhan, seperti minyak kedelai, tidak banyak berpengaruh pada peningkatan kolesterol darah.

Selain untuk proses metabolisme kolesterol untuk membungkus jaringan saraf (mielin), melapisi sell put sel, dan pelarut vitamin.

Khasiat Penyembuhan
Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin. C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol dash.

Bawang merah (Cepae bulbust), mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula dash. Bawang putih (Allii bulbus), bahan aktifnya sallyl cysteine, suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik.

Jati belanda (Guezuma ulmifolia.lamk) bermanfaat menurunkan kadar lemak dan kolesterol dash melalui kandungan lendir, tanin, dan alkaloidnya. Ketiga zat itu meski memiliki mekanisme kerja yang berbeda, sating menunjang dalam menurunkan kadar lemak dan kolesterol darah.

Dijelaskan oleh Djoko Hargono, pemerhati obat alami, bila digunakan secara oral, kandungan lendir dawn jati belanda akan mengembang di dalam lambung. Hal ini akan menyebabkan tertekannya nafsu makan, sehingga mengurangi gugus amino.

Temulawak (Curcumae rhizoma) mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).

Angkak, sexing disebut bergs merah Cina, adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dad bergs, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.
@ Hendra Priantono

9 Resep Praktis

Mengonsumsi tanaman obat baik daun, biji, akar, maupun buahnya, tidak berarti makan tanaman itu sebanyak-banyaknya. Konsumsi ramuan tersebut dengan komposisi dan dosis tertentu. Karenanya kata Drs, Sudjaswadi, cara membuat ramuan, komposisi, dosis dan waktu pemakaian harud dipelajari dengan baik lagi benar.

Berikut beberapa resep peluruh kolesterol dan trigliserida.

1. Alpukat
Bahan: 1/2 - 1 1/2 buah alpukat matang.
Cara pemakaian: Buah alpukat dimakan mentah, Lakukan setiap hari.

2. Belimbing manis
Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar
Cara pemakaian: Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.

Angkak
Bahan: 1/2 sendok tah angkak
Cara pemakaian: Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan 3/4 cangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.

4. Labu siam
Bahan: 1 buah labu siam ukuran sedang.
Cara pemakaian: Buah labu dikupas, potong kecil-kecil dan dijus atau diparut, peras airnya dan saring. Kumpulan airnya diminum sekaligus.

5. Sambiloto
Bahan: 20 gram herba sambiloto kering
Cara pemakaian: Direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.

6. Jamur kuping putih
Bahan: 10 gram jamur kuping putih kering.
Cara pemakaian: Jamur putih dipotong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan sedikit pemanis buatan. Setelah dingin, airnya diminum dan jamurnya boleh dimakan.

7. Bawang merah
Bahan: 20 gram bawang merah segar
Cara pemakaian: Bawang merah diriis tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

8. Kunyit
Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar
Cara pemakaian: Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.

9. Temulawak
Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar.
Cara pemakaian: rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.

Sumber: Majalah Nirmala

Lalapan Turi Perlancar ASI

Turi bisa dimanfaatkan untuk tanaman peneduh di kebuh maupun halaman rumah. Banyak orang memanfaatkan bunganya sebagai bahan baku lalapan yang enak dan bergizi. Bukan hanya itu, hampir seluruh bagian tanaman ini bermanfaat untuk meredam beragam keluhan.

Pernahkah Anda mencoba nasi pecel di daerah Jawa Tengah maupun Jawa Timur dengan campuran sayur bunga turi sebagai tambahan? Di kalangan masyarakat Jawa, lalapan turf memang populer, meski untuk saat ini relatif sulit ditemui karena menurunnya populasi tanaman asli Indonesia ini.

Bukan hanya sebagai campuran nasi pecel, turi, terutama bunganya, bisa digunakan untuk membuat urap, yakni sayur-mayur rebus dicampur kelapa parut yang dibumbui. Selain untuk dikonsumsi, bunga berwarna putih atau merah tua itu juga berkhasiat obat.

Madsani misalnya, pernah merasakan manfaat rebusan daun turi untuk mengurangi sariawan yang sering mengganggunya. Ia merebus sepuluh tangkai daun turi dicampur beberapa butir cengkih. Setelah hangat, disaring, lalu airnya dipakai sebagai obat kumur. Hasilnya ternyata cukup efektif, keluhan sariawan dalam dua hari sudah membaik.

Sementara itu, Ratih merasakan manfaat daun turf untuk melancarkan ASI. Caranya, daun maupun bunga turi yang masih muda dikukus, kemudian dimakan sebagai lalap.

Kaya Manfaat
.
Isnandar, ahli dan pengembang tanaman obar dari Sidoarjo, Jawa Timur, menilai bahwa hampir seluruh bagian tanaman turi ini bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan. Serat dalam pepagan (jaringan terluar yang melapisi batang kayu) dapat diolah dan dipintal menjadi benang untuk jala. Daun dan ranting mudanya untuk pakan ternak.

Bunganya mengandung vitamin B. Polong mudanya bisa digunakan sebagai sayur. Bahkan, biji turi bisa dimanfaatkan sebagai pengganti kedelai dalam pembuatan tempe, meski saat ini sudah jarang dilakukan.

Daunnya bersifat tonik dan digunakan sebagai obat kuat dan antipiretik, penyembuh perut kembung, kolik (perut kejang), diare, disentri, dan kolera. Tumbukan daun turi juga berkhasiat sebagai obat luar.

Cairan daun dan batangnya sering digunakan sebagai obat kumur pembersih mulut dan kerongkongan. Getahnya, dalam bentuk tepung atau perasan, bersifat astrigen. Getah tersebut mengandung beberapa zat pewarna seperti agatin, basorin, dan zantoagatin.

Di India, turi dianggap sangat berkhasiat. Semua bagian pohonnya dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit buta senja karena mengandung banyak vitamin A.

Daun turi oleh penduduk Pulau Karimunjawa, Jawa Tengah, biasa digunakan sebagai bahan pewatna tradisional. Daun turi juga dimanfaatkan untuk menyembuhkan keputihan, sakit tenggorokan, kuku jari bengkak, batuk, dan mengatasi hidung berlendir atau sakit kepala.

Untuk meredakan demam nifas, daun turi ditumbuk, lalu air perasannya diminum. Bagian akarnya dimanfaatkan untuk batuk berdahak dan pegal linu.

Pelembut Kulit
.
Turi (Sesbania grandiflora (L) Pers) merupakan jenis tanaman yang banyak ditanam di kebun, tegal, pekarangan, atau pematang sawah. Tanaman ini tingginya dapat mencapai 10 meter. Jika dipegang permukaannya terasa kasar, rekahrekah, dan mengeluarkan getah kemerahan yang dapat berubah kehitaman bila terkena udara.

Daunnya majemuk menyirip genap, bunganya berwarna putih clan merah. Panjang tangkai polongnya dapat mencapai 5 cm, sedangkan polongnya sampai 25 cm.

Turi merupakan tananam asli Indonesia, tetapi kini banyak ditanam di Amerika Latin, Australia, dan Afrika Selatan. Pohonnya bisa tumbuh dengan cepat, sehingga dalam satu tahun saja turi sudah menghasilkan bunga dan polong.

Dari banyak tumbuhan yang ada, turi tergolong tumbuhan yang hampir seluruh bagian pohonnya dapat dimanfaatkan. Kayunya menjadi bahan baku kertas, kayu bakar, dan arang.

Daun dan ranting muda juga merupakan makanan ternak yang kaya protein dan tak jarang dimanfaatkan sebagal pupuk hijau. Daunnya mengandung saponin, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti sabun setelah diremas-remas dalam air untuk mencuci pakaian.

Sari kulit batang pohon turi digunakan untuk menguatkan dan mewarnai jala ikan. Kulit batang tun merah kadang dijual dengan nama kayu timor.

Turi berbunga merah lebih banyak dipakai dalam pengobatan karena memang lebih berkhasiat. Mungkin karena kadar taninnya lebih tinggi, sehingga lebih manjur untuk pengobatan luka ataupun disentri.

Hasil beberapa penelitian, bunga turi memiliki potensi untuk melembutkan kulit dan obat pencahar. Kulit batang dapat mengurangi rasa sakit (analgetik), penurun panas (antipiretik), astringen, perangsang muntah, dan tonik. Daunnya memiliki kemampuan mencairkan gumpalan darah, menghilangkan sakit, sebagai pencahar ringan dan peluruh kencing (diuretik).

Meski saat ini relatif sulit ditemukan, tak ada salahnya Anda mulai mencoba lalapan daun maupun bunga tun karena bermanfaat untuk mengatasi beragam keluhan. (Sumber: Senior)

Waru (Hibiscus tiliaceus L.)

Tumbuhan tropis berbatang sedang, terutama tumbuh di pantai yang tidak berawa atau didekat pesisir. Waru tumbuh liar di hutan dan di ladang, kadang-kadang ditanam di pekarangan atau di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Pada tanah yang subur batangnya lurus, tetapi pada tanah yang tidak subur batangnya tumbuh membengkok, peracabangan dan daun-daunnya lebih lebar.

Pohon, tinggi 5-15 m. Batang berkayu, bulat bercabang, warna cokelat. Daun bertangkai, tunggal berbentuk jantung atau bundar telur, diameter sekitar 19 cm. Pertulangan menjari, warnanya hijau, bagian bawah berambut abu-abu rapat.

Bunga berdiri sendiri atau 2-5 dalam tandan, bertaju 8-11 buah, berwarna kuning dengan noda ungu pada pangkal bagian dalam, berubah menjadi kuning merah dan akhirnya menjadi kemerah-merahan. Buah bulat telur, berambut lebat, beruang lima, panjang sekitar 3 cm, berwarna cokelat. Biji kecil, berwarna cokelat muda.

Daun mudanya biasanya dimakan sebagai sayuran. Kulit kayu berserat, biasanya digunakan untuk membuat tali. Waru dapat diperbanyak dengan biji.

Sifat dan Khasiat

Daun berkhasiat antiradang, antitoksik,peluruh dahak dan peluruh kencing. Akar berkhasiat sebagai penurun panas dan peluruh haid.

Kandungan Kimia

Daun mengandung saponin, flavonoida dan polifenol, sedangkan akarnya mengandung saponin, flavonoida dan tanin

Bagian yang digunakan

Bagian yang digunakan adalah daun, akar dan bunga.

Indikasi

Daun waru digunakan untuk pengobatan :
- TB Paru-paru, batuk,sesak napas,
- Radang amandel (tonsilitis),
- Demam,
- Berak darah dan lendir pada anak, muntah darah,
- Radang usus,
- Bisul,abses,
- Keracunan singkong,
- Penyubur rambut, rambut rontok,
- Akar digunakan untuk mengatasi :
- Terlambat haid,
- Demam,

Bunga digunakan untuk pengobatan :
- Radang mata

Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, gunakan daun segar sebanyak 50-100g atau 15-30g bunga. Rebus dan air rebusannya diminum..

Untuk pemakaian luar, giling daun waru segar secukupnya sampai halus. Turapkan ramuan ini pada kelainan kulit, seperti bisul atau gosokkan pada kulit kepala untuk mencegah kerontokan rambut dan sebagai penyubur rambut.

Contoh pemakaian

-TB Paru

1. Potong-potong 1 genggam daun waru segar, lalu cuci seperlunya. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa sekitar 3/4-nya. Setelah dingin, saring dan tambahkan air gula ke dalam air saringannya, lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 3/4 gelas minum.
2. Sediakan daun waru, pegagan (Centella asiatica L.) dan daun legundi (Vitex trifolia L.) masing-maisng 1/2 genggam, 1/2 bidara upas (Merremia mammosa Lour.), 1 jari rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) dan 3 jari gula enau. Cuci semua bahan-bahan tersebut, lalu potong-potong seperlunya. Masukkan kedalam periuk tanah atau panci email. Masukkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4-nya. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali masing-masing 3/4 gelas.

Contoh pemakiaan lain :

1. Batuk
Cuci 10 lembar daun waru segar, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai tersisa 3/4 bagian. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum, sehari 3kali, masing-masing 1/3 bagian. Sebelum diminum, tambahkan madu secukupnya.

2. Batuk berdahak
Cuci 10 lembar daun waru yang masih muda sampai bersih, lalu tambahkan gula batu seukuran telur burung merpati. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4 bagian.Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 3 kali minum, masing-masing 1/3 bagian.

3. Radang amandel
Cuci 1 genggam daun waru segar, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya digunakan untuk berkumur (gargle) terus diminum sehari 3-4 kali, setiap kali cukup seteguk.

4. Radang usus
Makan daun waru muda yang masih kuncup sebagai lalap.

5. Berak darah dan lendir pada anak
Cuci 7 lembar daun waru muda (yangmasih kuncup) sampai bersih. Tambahkan 1/2 cangkir air sambil diremas-remas sampai airnya mengental seperti selai. Tambahkan gula aren sebesarkacang tanah sambil diaduk sampai larut. Peras dan saring menggunakan sepotong kain halus. Minum air saringannya sekaligus.

6. Muntah darah
Cuci 10 lembar daun waru segar sampai bersih,lalu giling halus. Tambahkan 1 cangkir air minum sambil diremas-remas. Selanjutnya saring dan tambahkan air gula secukupnya kedalam air saringannya lalu diminum sekaligus.

7. Rambut rontok
Cuci 30 lembar daun waru segar dan 20 daun randu segar (Ceiba pentandra Gaertn.), lalu giling sampai halus. Tambahkan 2 sendok makan minyak jarak dan air perasan 1 buah jeruk nipis, sambil diaduk sampai rata. Saring ramuan tersebut menggunakan sepotong kain sambil diperas. Gunakan air perasannya untuk menggosok kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan sore hari setelah mandi, lalu bungkus rambut dengan handuk atau sepotong kain. Selanjutnya cuci rambut keesokkan harinya. Lakukan 3 kali seminggu.

8. Penyubur rambut
Cuci 15 lembar daun waru muda, lalu remas-remas dalam 1 gelas air bersih sampai airnya seperti selai. Selanjutnya,peras dan saring menggunakan sepotong kain. Embunkan cairan yang terkumpul selama semalam. Keesokan paginya, gunakan cairan tersebut untuk membasahi rambut dan kulit kepala. Alhasil, kepala menjadi sejuk dan rambut akan tumbuh lebih subur..

9. Bisul
Cuci 5 lembar daun waru segar, lalu giling sampai halus. Tambahkan air garam secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Turapkan adonan pada bisul dan sekelilingnya, lalu balut dengan kain perban. Ganti ramuan 2-3 kali sehari.

10. Nyeri sewaktu kencing pada anak-anak
Cuci 5 lembar daun waru segar, tambahkan adas dan pulosari secukupnya,lalu giling sampai halus. Gunakan adonan ini sebagai tapal yang diletakkan pada perut bagian bawah.

11. Demam
- Cuci 1/2 jari akar waru dan akar 2 tanaman lapak liman, lalu rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin,saring dan air saringannya diminum,sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.
- Rebus 15g daun waru segar dalam 2 gelas air bersih selama 20 menit. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi menjadi 2 bagian sama banyak. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.
- Sediakan 15 lembar daun waru segar dan 2 batang tanaman tapak liman (Elephantopus scaber L.) beserta akarnya. Selanjutnya, remas-remas dalam 1 ember air mandi. Gunakan airnya untuk memandikan penderita demam (menggunakan handuk kecil)

Catatan
Hibiscus similis B1.adalah jenis waru yanga hampir sama dengan H. Tiliaceus. Tampaknya,jenis ini lebih banyak ditanam, yang dikenal dengan waru gunung (Sunda), waru gombong, waru kopek (Jawa) dan waru klence (Madura).

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha/Nty
Sumber: PdPersi

Wortel, Tak Hanya Atasi Sakit Mata

Umbi berwarna oranye yang kaya nutrisi ini sudah lama dianggap berkhasiat memperbaiki penglihatan. Wortel (Daucus carota L.) kaya akan kandungan beta karotein. Apabila zat tersebut berada di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat penting untuk fungsi retina.

Pengobatan Mata

Seperti yang dialami Cherlyrn seorang karyawati di kantor arsitek di Phoenix Arizona Amerika, yang mengalami ketegangan dikedua matanya dan tiba-tiba pandangannya buram. Ia sembuh kembali setelah dua bulan mengkonsumsi jus wortel beserta daunnya dengan perbandingan 3:1

Pengobatan gangguan mata yang dilakukan oleh sinshe-Johanes di Jakarta dengan mengkombinasikan jus wortel dengan lobak. Dua ons lobak putih beserta daunnya sangat baik untuk mengobati gangguan mata.

Vitamin A hanya dapat memperbaiki penglihatan bila masalah penglihatan tersebut disebabkan oleh kekurangan vitamin A buka mengobati kebutaan mata.

Pelindung Kanker

Beta karoten selain diubah menjadi vitamin A, dapat juga sebagai pelindung terhadap kanker karena beta karoten tersebut mengandung antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menetralkan radiasi bebas molekul tidak stabil yang dihasilkan oleh radiasi matahari, asap rokok dan pengaruh-pengaruh lingkungan lainnya.

Radiasi bebas molekul atau radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh sama dengan prosesn oksigen yang merubah mentega menjadi bau tengik atau kertas berubah warna menjadi kuning. Selain beta kareoten, wartel mengandung antioksidan asam fenolat. Penelitian yang telah dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa pola makan yang menyertakan wortel walaupun dalam jumlah sedikit per hari dapat mengurangi penyakit kanker paru-paru hingga sekitar 50 persen.

Kolesterol Menurun

Wortel dapat juga membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Seperti penelitian Robertson di Universitas Florida dengan mengkonsumsi wortel segar atau mentah sebanyak 200 gram sehari selama tiga minggu dapat mengurangi kadar kolesterol darah sebesar 11 persen. Penurunan tersebut cukup bermakna karena "penurunan satu persen kolesterol sama artinya dengan pengurangan rasiko penyakit jantung kira-kira dua persen". Oleh karena itulah dengan mengkonsumsi wortel selama 3 minggu dapat mengurangi 22 persen penyakit jantung.

Turunkan Risiko Stroke

Penelitian di Universitas Harvard, AS yang dilakukan pada hampir 90 ribu perawat perempuan selama 8 tahun mengungkapkan, bahwa mengkonsumsi wortel paling sedikitnya lima kali setiap minggu dapat menurunkan risiko terkena stroke sekitar 68 persen bila dibandingkan makan wortel satu kali sebulan. Hal tersebut dapat terjadi karena aktivitas antioksidannya. Beta karoten menghambat kolestrol agar tidak bersifat racun dan tidak mampu membentuk plak dan gumpalan pada pembuluh darah.

Penelitian pada Universitas Brussel, saat menganalisis darah 80 pasien dalam 24 jam setelah terkena storke menunjukkan bahwa pasien stroke dengan jumlah vitamin A diatas rata-rata, termasuk beta-karoten lebih memiliki peluang bertahan, mempunyai lebih sedikit kerusakan neurologis (saraf) dan sembuh sama sekali. Hal ini diduga karena waktu otak tidak memperoleh oksigen beberapa lama. Seperti pada kondisi stroke, sel mulai mengalami malfungsi (gangguan fungsi) yang menyebabkan rangkaian kejadian mencapai puncaknya ketika pada sel-sel saraf terjadi kerusakan oksidatif. Kondisi tersebut dapat diredam jika dalam darah terdapat banyak vitamin A sehingga dapat memperkecil kerusakan otak dan kemungkinan dari kematian.

Kesuburan Suami Istri

Wortel dapat pula meningkatkan kesuburan bagi wanita dan meningkatkan kualitas sperma pria, dengan cara mengkombinasikan antara wortel, apel, dan tauge. Satu buah apel, tiga ons wortel dan setengah kilogram taoge bias untuk sekali minum suami-istri. Jus dibuat dengan cara taoge dijus lebih dahulu dengan menambahkan sedikit air setelah itu wortel beserta apel. Jus setelah halus disaring dan diminum setiap pagi dan sore.

Kandungan Nutrisi

Dalam sebuah wortel yang panjangnya seitar 20 cm dengan diameter 3 cm (100 gram wortel segar) mengandung 27 mg kalsium, 26 mg fosfor, 0,5 mg zat besi, 34 mg sodium, 246 mg potasium, vitamin A 7,93 IU (International Unit), sejumlah vitamin B kompleks dan 6 mg vitamin C.

Menurut laboratorium Lancaster Inggris menemukan nutrisi tambahan dalam seperseratus gram jus wortel terdapat 8,2 mg magnesium, 0,2 ppm kromium dan gula yang terdiri dari 1.5% fruktosa, 0,8 dektrosa, 1,9 sukrosa, 0,3 maltosa, 0,5 lektosa sehingga total menjadi 4%. Kandungan nutrisi wortel tersebut tentu tidak lepas dari jenis dan kualitasnya.

Beta karoten yang terkandung di dalam wortel 754 ug, kandungan pigmen warna oranye tersebut dapat menimbulkan warna kekuniangan pada kulit kita. Warna kulit tersebut berbeda dengan orang yang menderita sakit kuning. Pada penderita sakit kuning, mata juga ikut kuning, sedangkan kebanyakan makan wortel matanya tidak kuning.

Jika dimasak Lebih Diserap

Kadar antioksidan pada wortel yang dimasak terutama bersama sejumlah kecil lemak/minyak lebih mudah diserap tubuh. Studi yang dimuat dalam The Journal of Agriculturall and Food Chemsitry edisi Agustus 2000 mengemukakan bahwa wortel yang melalui proses pemanasan akan meningkatkan sepertiga kadar antioksidan yang diserap oleh tubuh (beta karoten dan asam fenolat). Kadar antioksidan wortel dapat meningkat selama pemyimpanan pada temperatur tinggi selama seminggu, setelah itu kadarnya berkurang. Dalam proses pemanasan terjadi pembukaan sel-sel tanaman sehingga antioksidan dan bahan-bahan kimia tanaman yang lainnya dapat diserap oleh tubuh secara lebih baik. Penambahan lemak/minyak membuat karotenoid dapat diserap lebih optimal. (Sumber: Majalah Herba)