"Divinum est opus sedare dolorum". Mengalahkan nyeri adalah urusan para dewa. Itu kata Hipocrates, bapak ilmu kedokteran. Tapi mengatasi nyeri atau demam di kalangan anak-anak bukan hal mudah. Rasa nyeri itu mempengaruhi kondisi mental penderita, seperti rewel, cemas, dan tegang. Jika seseorang yang ingin mengurangi rasa nyeri diharapkan juga berada pada situasi rileks dan tenang.
Pemberian dosis untuk anak memang bervariasi di banyak negara, namun umumnya 10 sampai 15 mg/kg. Ini dianggap efektif. Namun tak jarang anak-anak menerima dosis 90 mg/kg/hari bila dirawat di rumah sakit. Ini dosis tinggi yang tidak berlaku untuk pemakaian biasa.
Berdasarkan tingkatan usia masa kanak-kanak, pemberian dosis adalah bayi 1 bulan - 2 tahun dalam bentuk beberapa tetes, masa prasekolah (1- 5 tahun) dalam bentuk larutan alkohol/suspensi, masa sekolah (5 - 12 tahun) untuk larutan alkohol dan suspensi jernih dan (7 - 12 tahun) untuk tablet kunyah).
Kendati ada beberapa laporan ke pusat studi keracunan, efek samping parasetamol lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan luas dan jumlah dosis yang digunakan setiap harinya di seluruh dunia. Hanya saja, masyarakat sering melakukan cara salah dalam mengurangi sakit dan demam, dengan mengkonsumsinya secara berlebihan. Padahal, dosis yang berlebihan akan merusakkan hati dan ginjal. Karena digunakan tanpa resep dokter, parasetamol sebaiknya tak diberikan berkepanjangan dan berlebihan.
Tips Pemberian Obat pada Anak.
- Jauhkan segala obat dari jangkauan anak-anak. Beberapa obat, seperti suplemen zat besi, sangat beracun untuk anak-anak.
- Gunakan tempat obat yang tertutup, dan jangan pernah meninggalkan kotak obat dalam keadaan terbuka.
- Tiap kali hendak menggunakan obat tersebut, periksa kembali dosisnya. Ikuti petunjuk label. Jangan pernah menggunakan sendok obat yang sama untuk dua jenis obat yang berbeda.
- Jangan pernah memberikan obat dengan mengira-ngira ukuran dosisnya. Tanya ahli farmasi untuk meyakinkan bahwa obat yang Anda berikan untuk anak Anda memang sesuai yang dianjurkan.
- Jangan pernah mengandalkan ingatan akan dosis yang digunakan pada sakit sebelumnya.
- Bacalah label tiap kali memberikan obat. Tanya dokter atau ahli farmasi sebelum memberikan anak lebih dari satu jenis obat pada saat yang bersamaan.
- Jangan pernah memberikan obat pada anak-anak kecuali memang dianjurkan untuk mereka seperti yang tertulis dalam label atau atas saran dokter.
- Jangan menggunakan obat untuk tujuan yang tidak disebutkan dalam label, kecuali dengan petunjuk dokter.
- Periksakan dulu anak Anda ke dokter sebelum memutuskan memberi mereka aspirin
