Thursday, April 2, 2009

Terapi oksigen untuk mengatasi pengentalan dan penyumbatan pembuluh darah

Darah adalah cairan yang maha penting. Darah anda menentukan hidup anda. Itulah mengapa untuk mengukur kondisi sakit sehatnya seseorang, anda seringkali diminta untuk periksa darah.

Menurut Prof. Dr. Guenther Enderlein - Bapak Pleomorphism, tubuh kita dapat terhindar dari berbagai penyakit kronis atau infeksi bila darah kita dalam kondisi normal.

Didalam analisa sel darah, darah dikatakan normal bila partikel Sel darah merah berbentuk bulat-bulat, berdiri sendiri, dengan ukuran yang sama satu dengan yang lainnya. Sel darah seperti ini mampu mengalirkan nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh dan mengeluarkan sampah tubuh secara optimal.

contoh gambar darah yang normal (pengamatan live blood analysis)

Lalu bagaimana darah kita menggumpal,sel darah merah saling berikatan satu sama lain, yang terjadi adalah darah sebagai alat distribusi atau tranportasi menjadi terganggu. Apalagi kalau darah dipenuhi dengan penggumpalan trombosit yang menyebabkan pengentalan darah.

contoh gambar darah yang tidak sehat, sel darah merah menggumpal, bertumpukan satu sama lain, agregasi tromboit, kolesterol, liver stress

Pengentalan darah & penyumbatan pembuluh darah dapat menyebabkan kematian jaringan & organ, gagal ginjal, tekanan darah tinggi, serangan jantung & stroke.

Gejala yang dapat ditimbulkan antara lain sering kesemutan, sakit/nyeri kepala,pusing, migren, kram, hilang keseimbangan, mudah lupa, pegal-pegal,leher kaku, keguguran berulang pada wanita hamil, preeklamsia, dll.

Penyebab kondisi tersebut beragam diantaranya karena pola makan yang salah (tinggi lemak,tidak variatif, tinggi gula), aktivitas fisik yang rendah hingga ke masalah lingkungan (polusi udara berperan penting).

Hydroxygen Plus adalah terapi yang diyakini mampu membantu mengatasi penggumpalan darah atau penyumbatan pembuluh darah.

Fakta 1 :Penggunaan rutin Hydroxygen Plus dapat memisahkan penggumpalan sel darah merah , memperbaiki struktur membran sel darah merah yang telah dirusak oleh radikal bebas Penggunaan rutin Hydroxygen Plus dapat memisahkan penggumpalan sel darah merah sehingga distribusi oksigen, nutrisi dan pengeluaran sampah tubuh menjadi lebih optimal

Fakta 2 :
Berdasarkan pengalaman positif dari jutaan pemakai dan dokter di USA yang menggunakan Hydroxygen Plus, maka dilakukanlah sebuah penelitian yang bertujuan melihat efek ateroprotektif atas penggunaan probiotik antioksidan Hydroxygen Plus. Penelitian yang dilakukan oleh Discovery Research Laboratories yang dipimpin oleh Loretta P. Mayer Ph.D dari Northern Arizona University menyimpulkan bahwa Hydroxygen Plus mampu mengurangi perkembangan plak aterosklerotik (penyumbatan pembuluh darah) secara signifikan tanpa bergantung kepada kadar kolesterol, trigliserida ataupun penambahan berat badan. Efek abnormalitas pada organ tidaklah ditemukan dengan adanya suplementasi Hydroxygen Plus.

Fakta 3 :

Gary J. Shima M.D. dari Health and Longevity Institute 1145 San Marino Drive Suite 120San Marcos, CA melakukan penelitian klinis pada bulan Oktober-November 2003 pada subjek yang dipilih secara random, dan hasilnya Hydroxygen Plus mampu Memperbaiki Profil Lemak Darah.

Fakta 4 :

Produk ini telah digunakan oleh jutaan orang dengan manfaat yang sangat positif. Sangat dianjurkan bagi mereka yang sering kesemutan, kram, nyeri dada, sakit kepala, pegal pada leher dan pundak, nyeri menjelang haid, sesak nafas, mudah capai, dan bagi penderita penyakit hipertensi, jantung, stroke, asma, paru-paru, sinusitis, kepikunan, kista, myoma, endometriosis, toksoplasma, demam berdarah, penyakit akibat gangguan peredaran darah, kekurangan oksigen dan keganasan (kanker)

Mudah-mudahan kehadiran Hydroxygen memberikan sebuah harapan baru bagi jutaan penderita penyakit kardiovaskular dan stroke yang merupakan manifestasi klinis dari aterosklerosis.

info lanjut : klik disini


Thursday, March 5, 2009

Obat Serbu : Obat Asma


Komposisi
Tiap tablet mengandung :
Theophyline anhydrous……………… 130 mg
Ephedrine HCl…………………………12.5 mg

Cara Kerja
Theophyline merupakan turunan metal xantin yang mempunyai efek antara lain merangsang susunan saraf pusat dan melemaskan otot polos, terutama bronkus. Ephedrine bekerja mempengaruhi system saraf adrenergic secara langsung maupun tidak langsung. Theophyline dan ephedrine merupakan bronkodilator.

Indikasi
Untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronchial.

Dosis
Dewasa : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak-anak 6 – 12 tahun : ½ tablet, 3 kali sehari sesudah makan
Atau menurut petunjuk dokter

Efek Samping
Gastrointestinal : mual, muntah, diare
Susunan saraf pusat : sakit kepala, insomnia
Kardiovaskuler : palpitasi, takikardia, aritmia ventrikuler
Pernafasan : Tachypnea
Lain-lain : ruam kulit, hiperglikemi.

Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap theophyline dan ephedrine
Penderita tukak lambung hipertiroid, penyakit jantung, diabetes dan hipertensi.

Interaksi Obat
Penggunaan bersama dengan Phenobarbital dan rokok akan mengurangi keampuhan theophyline, sementara itu troleandomycin, lincomycin, erythromycin, clindamycin, cimetidine, vaksin influenza, allopurinol dan tiabendazole, kontrasepsi oral akan meningkatkan efek dari theophylline. Rifampicin menurunkan serum theophylline. Penggunaan bersama dengan furosemide, digitalis dan turunan xantin yang lain, phenytoin dan beta adrenergic blocking harus dihindari.

Penggunaan bersama dengan ephedrine dan simpatomimetik yang lain mungkin dapat menimbulkan efek tambahan dan meningkatkan toksisitas. Penghambat Monoamine Oksidase (MAO), antiderpesi trisiklik, guanethidine, dan reserpine jangan digunakan bersamaan dengan ephedrine.

Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC

Perhatian
Hati-hati pemberian pada penderita hipoksemia, penderita gangguan fungsi hati dan ginjal, penderita di atas 55 tahun terutama pria dan penderita penyakit paru-paru kronik.

Hati-hati pemberian pada wanita hamil, menyusui dan anak-anak.

Jangan melampaui dosis yang dianjurkan dan bila dalam 1 (satu) jam gejala-gejalanya masih tetap atau bertambah buruk, agar menghubungi dokter atau Rumah Sakit terdekat.

Dapat terjadi retensi urine pada penderita hipertrofi prostate dan dapat mengiritasi saluran gastrointestinal.

Bila belum pernah menggunakan obat ini agar konsultasikan dahulu ke dokter untuk memastikan bahwa anda menderita asma.

Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi jantung berdebar-debar.

Kemasan : 1 Strip @ 6 Tablet
No. Registrasi : DTS0720933710A1
(indofarma)

Obat Serbu : Obat Cacing


Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung :
Mebendazole ………….. 500 mg

Indikasi
Mebendazole digunakan untuk pengobatan penyakit kecacingan seperti ; Ascariasis (cacing gelang), Trichuriasis (cacing cambuk), Enterobiasis (cacing kremi), Ancylostomiasis (cacing tambang), Necatoriasis (cacing tambang), infeksi campuran cacing tersebut di atas.

Dosis
Dosis anak di atas 5 tahun sama dengan dewasa, untuk jenis cacing sebagai berikut :
Ascariasis (cacing gelang) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Trichuriasis (cacing cambuk) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Enterobiasis (cacing kremi) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Ancylostomiasis / Necatoriasis (cacing tambang) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Infeksi campuran : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari

Efek Samping
Kadang-kadang terjadi nyeri perut, diare, sakit kepala, demam, gatal-gatal, ruam kulit.

Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.

Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.

Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC

Perhatian
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan
Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI kepada anaknya selama menggunakan obat ini.

Mebedazole kadang-kadang dapat meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh, sehingga pada penderita diabetes mellitus harus hati-hati apabila diberikan bersama-sama dengan insulin atau obat-obat antidiabetik oral.

Pada pemakaian jangka lama dan dosis besar akan timbul kemungkinan terjadinya neutropenia (penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih), yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan (reversible).

Karena pada percobaan binatang terbukti mempunyai efek teratogenik dan embriotoksik (dapat menimbulkan kelainan pada janin), mebendazole tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Belum banyak penelitian pemakaian pada anak umur di bawah lima tahun sehingga keamanan obat ini belum diketahui dengan pasti, oleh karena itu mebendazole tidak boleh diberikan pada anak umur di bawah lima tahun.

Pada infeksi cacing gelang berat bisa terjadi penyumbatan usus oleh cacing gelang dewasa bahkan cacing tersebut bisa melakukan migrasi ke mulut atau keluar dengan tinja.
Kemasan : 1 Blister @ 1 Tablet Kunyah
No. Registrasi : DTS0720933263A1

Obat Serbu : Obat Cacing Anak


Komposisi
Tiap sachet (7ml) mengandung :
Mebendazole ………….. 100 mg

Indikasi
Mebendazole digunakan untuk pengobatan penyakit kecacingan seperti di bawah ini:
Ascariasis (cacing gelang),
Trichuriasis (cacing cambuk),
Enterobiasis (cacing kremi),
Ancylostomiasis (cacing tambang),
Necatoriasis (cacing tambang),
infeksi campuran cacing tersebut di atas.

Dosis
Anak di atas 5 tahun :
Ascariasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Trichuriasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Enterobiasis : 1 sachet, 1 kali sehari
Ancylostomiasis/ Necatoriasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Infeksi campuran : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari

Efek Samping
Kadang-kadang terjadi nyeri perut, diare, sakit kepala, demam, gatal-gatal, ruam kulit.

Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.

Cara Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk (15-25oC)
Perhatian
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.

Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI kepada anaknya selama menggunakan obat ini.

Mebedazole kadang-kadang dapat meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh, sehingga pada penderita diabetes mellitus harus hati-hati apabila diberikan bersama-sama dengan insulin atau obat-obat antidiabetik oral

Pada pemakaian jangka lama dan dosis besar akan timbul kemungkinan terjadinya neutropenia (penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih), yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan (reversible).

Karena pada percobaan binatang terbukti mempunyai efek teratogenik dan embriotoksik (dapat menimbulkan kelainan pada janin), mebendazole tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Belum banyak penelitian pemakaian pada anak umur di bawah lima tahun sehingga keamanan obat ini belum diketahui dengan pasti, oleh karena itu mebendazole tidak boleh diberikan pada anak umur di bawah lima tahun.

Pada infeksi cacing gelang berat bisa terjadi penyumbatan usus oleh cacing gelang dewasa bahkan cacing tersebut bisa melakukan migrasi ke mulut atau keluar dengan tinja.

KOCOK TERLEBIH DAHULU

Kemasan : 1 Sachet
No. Registrasi : DTS0720933133A1
(indofarma)

Obat Serbu : Obat Batuk Berdahak


Komposisi
Tiap tablet mengandung :
Bromhexine HCl……………….……….… 8 mg
Glyceril guaiacolate…………………….100 mg
Cara Kerja
Bekerja sebagai mukolitik dan ekspektoran

Indikasi
Mengencerkan dahak dan meredakan batuk berdahak.
Dosis
Dewasa dan anak>12 tahun : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak 6 – 12 tahun : ½ tablet, 3 kali sehari
Anak 2 – 6 tahun : ¼ tablet, 3 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter

Efek Samping
Dapat terjadi efek samping sebagai berikut : mual, diare, gangguan pencernaan, perasaan penuh di perut, tetapi biasanya ringan.

Pernah dilaporkan efek samping : sakit kepala, vertigo, berkeringat banyak dan ruam kulit, juga dapat terjadi kenaikan transaminase.

Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap Bromhexine HCl dan komponen lain obat ini.

Interaksi Obat
Pemberian bersama-sama dengan antibiotika (amoxicillin, cefuroxim, doxycycline) akan menimbulkan konsentrasi antibiotika

Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Hindari penggunaan obat ini pada masa tiga bulan pertama kehamilan dan pada masa menyusui.
Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung
Kemasan : 1 Strip @ 6 Tablet
No. Registrasi : DTS0720933410A1
(indofarma)

Obat Serbu : Obat Batuk Cair

Komposisi
Tiap sachet (7 ml) mengandung :
Glyceryl guaiacolate ……………. 100 mg
Dextromethorphane HBr…………..15 mg
Chlorpheniramine maleate…….....…2 mg

Cara Kerja
Bekerja sebagai antitusif, ekspektoran, antihistamin.

Indikasi
Untuk meredakan batuk
Dosis
Dewasa : 1 sachet, 3 kali sehari

Efek Samping
Mengantuk, gangguan percernaan, mulut kering, retensi urine.

Kontraindikasi
Hipersensitifitas terhadap salah satu komponen obat ini.

Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostate, hipertiroid dan retensi urine.

Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak usia di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.

Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.

Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.

Hati-hati pada penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).

Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (missal : asma, emfisema).

Dapat menyebabkan kantuk

Kemasan : 1 amplop @ 3 Sachet
No. Registrasi : DTS0720932537A1

Obat Serbu : Obat Batuk dan Flu


Komposisi
Tiap kaptab mengandung :
Paracetamol ……………..… 500 mg
Pseudoephedrine HCl…………30 mg
Dextromethorphan HBr…...……15 mg

Cara Kerja
Bekerja sebagai analgesik-antipiretik, antitusif dan dekongestan hidung.

Indikasi
Untuk meredakan gejala hidung tersumbat, batuk yang tidak berdahak dan demam yang menyertai influenza.

Dosis
Dewasa : 1 kaptab, 3 kali sehari
Jangan diberikan kepada anak-anak di bawah 12 tahun, kecuali atas petunjuk dokter.

Efek Samping
Kadang-kadang dapat menyebabkan takikardia (jantung berdebar), dyspepsia, kemerahan pada kulit, depresi pernafasan dan susunan saraf pusat, mengantuk, konstipasi, mual, pusing.
Insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urine. Penggunaan dosis besar dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.

Kontraindikasi
Lihat kotak peringatan
Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini.
Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.

Interaksi Obat
Penggunaan bersama antidepressant tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC

Perhatian
Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal : phedrine, propanolamine, phenylephrine), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).

Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke seperti pada penderitan dengan berat badan berlebih (overweight) atau penderita usia lanjut.

Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan

Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostate, hipertiroid, dan retensi urine.

Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui kecuali atas petunjuk dokter.

Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.

Hati-hati pada penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).

Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal asma, emfisema)

Kemasan : 1 Blister @ 6 Kaptab
No. Registrasi : DTS0720933504A1
(indofarma)