Sunday, December 26, 2010

Khasiat Teh untuk Rambut

Pilihan untuk perawatan rambut kian beragam, modern, dan praktis, semuanya tersedia. Namun, tak ada salahnya kalau Anda juga mencoba bahan dan cara tradisional, salah satunya dengan teh.

* Teh basi sejak dulu dikenal dapat menjaga kesehatan rambut. Buat seduhan teh, baik dari teh tubruk atau pun teh celup (instan). Biarkan semalaman. Keramasi dulu rambut sampai bersih, lalu siram teh basi di kepala. Biarkan sesaat sebelum dibilas.

* Jasmine tea (teh melati)
Konon meningkatkan kilau rambut. Selain baik untuk rambut yang hitam alami, juga cocok untuk rambut beruban ataupun yang dicat.

* Mint Tea
Khasiat daun mint yang terdapat dalam teh ini dapat menghilangkan ketombe ataupun rasa gatal-gatal di kulit kepala.

Sumber : NOVA, Kompas,Rabu, 12 November 2008

Kombinasi Teh Hijau dan Lidah Buaya, Kulit Sehat Stres Lenyap


Anda yang menginginkan kulit halus, segar, dan sehat dapat memanfaatkan Aloe Vera atau yang kerap kita kenal dengan sebutan lidah buaya. Bahkan manfaat ini dapat dikombinasi dengan manfaat lain yang didapat dari teh hijau yang menurut dr Sonia Wibisono mengandung antioksidan.

"Antioksidan itu bermanfaat mengurangi risiko sakit jantung, kanker, dan memperlancar pencernaan," kata Sonia di Jakarta.

Kombinasi green tea dan Aloe Vera ini juga bisa membantu mengatasi stres. "Stres yang biasanya timbul karena jauhnya jarak antara harapan dan kenyataan bisa berimbas pada fisik. Orang bisa kena masalah jantung, otot, perut atau lambung, psikologis sehingga penampilan tubuh kurang maksimal," kata Sonia.

Namun, jangan lupa mengonsumsi kedua bahan yang bisa didapat dari satu minuman ini tak menjamin Anda akan sehat bila tak diimbangi pola hidup yang sehat, seperti olahraga dan konsumsi makanan sehat. Sonia mengingatkan betapa pentingnya olahraga minimal 15 menit tiap hari agar kita sehat.

sumber : Kompas,Kamis, 5 Februari 2009

Manfaat Lain Minum Teh


Selalu ada fakta baru mengenai khasiat teh. Yang terakhir menyebutkan minum teh tak hanya menimbulkan efek menenangkan diri, tapi juga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah osteoporosis, memulihkan kerja otak, dan bermanfaat bagi kesehatan jantung! Tak heran bila teh menjadi minuman favorit kedua setelah air putih.

Ada banyak jenis teh yang aman diminum, namun ada pula yang patut kita hindari, yakni:

Aman: Oolong. Saat sedang tidak bisa fokus, solusi instannya adalah secangkir teh yang mengandung kafein. Teh khas Cina ini bisa jadi pilihan. Teh ini mengandung asam amino theanine. Jika dipadukan dengan kafein, bisa meningkatkan konsentrasi dan aktivitas saraf. Untuk hasil terbaik, kombinasikan 100 mg theanine dan 60 mg kafein, atau setara dengan 3 cangkir teh, kata John Foxe, PhD, peneliti dari Nathan Kline Institute for Psychiatric Research di Orangeburg, New York.

Aman: Rooibos. Berasal dari Afrika Selatan, dengan cita rasa manis dan renyah seperti kacang. Dikenal juga dengan sebutan Teh Merah Afrika Selatan dan digolongkan dalam teh herbal. Menurut para ahli dari Tufts University, teh ini kaya polifenol yang berperan sebagai antioksidan pencegah kanker.

Aman: Teh Putih. Jenis daun teh ini sebenarnya sama dengan teh hitam dan teh hijau. Yang diambil adalah pucuk daun paling muda, lalu dikeringkan dengan cara diuapkan, bukan dijemur. Selama penguapan, pucuk daun teh berubah warna menjadi putih hingga akhirnya mengering. Teh putih kaya antioksidan, terutama katekin. Seduhannya memiliki sifat antibakteri dan virus.

Aman diminum sedikit: Chai. Teh hitam ini biasanya diseduh dengan dicampur rempah seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh atau jahe. Karena seduhan daun teh chai sendiri sangat pahit, orang kemudian mencampurnya dengan gula, susu, atau krimer, agar rasanya lebih ringan. Coba ganti susu biasa dengan susu kedelai, gula dengan madu, serta pilih krimer rendah lemak agar manfaat sehat tak berkurang.

Aman diminum sedikit: Pu-erh. Daun teh ini mengalami fermentasi hingga puluhan tahun. Sama seperti wine, semakin lama disimpan, cita rasanya pun kian baik. Dipercaya sebagai teh untuk menurunkan berat badan, namun belum ada bukti ilmiah mengenal hal itu. Yang pasti kadar kafein dalam teh ini sangat banyak, bahkan bisa menyebabkan sakit kepala dan jantung berdebar, apabila diminum terlalu banyak.

Hindari:
Kombucha. Merupakan produk olahan tradisional, yakni larutan hasil rendaman teh hitam dan gula yang difermentasi berhari-hari. Sering disebut sebagai teh penyembuh segala penyakit, namun memiliki efek samping yang cukup serius seperti mual, alergi, serta keracunan.

 Sumber : Prevention , Kompas, Sabtu, 28 Maret 2009

Manfaat Teh untuk Otak


Teh bisa memperbaiki kemampuan memori dalam otak. Demikian hasil rangkaian tes laboratorium yang dilakukan tim peneliti University of Newcastle. Teh hijau dan teh hitam mengaktifkan enzim dalam otak yang berhubungan dengan memori.


Kedua jenis teh ini juga dapat menurunkan aktivitas enzim butyrylcholinesterase (BuChE) yang pernah ditemukan dalam protein pada otak penderita Alzheimer. Baik teh hijau maupun teh hitam bisa secara signifikan menurunkan enzim yang mengganggu memori otak tersebut.

Sumber : CHIC , Kompas, Kamis, 10 Juli 2008

Menyeruput Teh, Larutkan Kolesterol dalam Tubuh

SAAT menjamu tamu, sering kali kita mendengar tuan rumah mengeluarkan kata "Maaf, ya, adanya cuma teh." Perkataannya akan beda, bila tuan rumah menyajikan minuman bersoda atau istilah kerennya soft drink, "Silahkan diminum, jangan malu-malu, lo."

Itulah sekelumit, gambaran orang Indonesia saat menjamu tamunya dengan secangkir teh hangat. Kedengarannya seperti malu menyuguhi tamunya dengan teh. Padahal teh yang dihasilkan Indonesia sangat berkualitas dan telah di ekspor ke manca negara.

Ini jelas berbeda dengan masyarakat Jepang, China, dan Inggris yang menjadikan teh sebagai salah satu kebanggaan. Sampai-sampai mereka punya jam khusus untuk sekadar minum teh bersama keluarga atau rekan-rekannya.

Baru beberapa tahun terakhir ini, masyarakat Indonesia mulai menyadari keistimewaan dan pentingnya mengkonsumsi teh. Makanya, beragam jenis teh terus bermunculan dan menawarkan khasiatnya masing-masing. Dua jenis teh yang sedang hangat dibicarakan adalah teh bakar dan hibiscus, yang katanya berkhasiat menutunkan kolesterol.

Kata Indrayani Saridewi, salah satu penjual teh bakar asal Surabaya, teh bakar berasal dari daun teh pilihan dengar bibit khusus dan bermanfaat bagi kesehatan. "Salah satunya berfungsi menurunkan kolesterol dan berat badan bagi orang yang tak punya waktu untuk berolahraga," ajar Dewi, panggilan gaulnya.

Menurut pengakuan Dewi, karena khasiatnya yang istimewa, teh tersebut harus dia.datangkan dari luar negeri. Awalnya, dia mengimpor dari Malaysia. Tapi setelah mengetahui asalnya, dia memesan langsung dari Inggris. Dewi mengimpor teh bakar itu secara curah, lalu mengemasnya dalam bentuk teh celup.

Sesuai namanya, teh bakar adalah teh yang dibakar. Akibat pembakaran, daun tehnya jadi hitam. Namun, tidak berarti tehnya menjadi berwarna hitam juga, lo. Waktu teh bakar diseduh, warnanya berubah menjadi warna oranye dan rasanya seperti teh tawar. "Dengan minum teh bakar, racun-racun akan dikeluarkan dari dalam tubuh," ujar Dewi. "Untuk mendapatkan hasil maksimal, biasanya teh diminum dua hingga tiga kali dalam sehari sekitar 10 menit hingga 20 menit usai makan."

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, teh harus diminum sepuluh menit sebelum makan dan diimbangi dengan olahraga jalan kaki 10 menit hingga 15 menit setiap harinya. "Teh bakar tak boleh dicampur dengan gula serta tak memiliki efek samping," ajar Dewi berpromosi. Bagi penderita kolesterol, khasiat teh ini baru akan terasa minimal setelah tiga bulan mengonsumsi.

Pemasaran baru via telpon
Khasiat teh bakar tak hanya menurunkan kolesterol. Ada banyak khasiat lainnya seperti mencegah proses penuaan dini, memperbaiki proses pencernaan makanan dalam lambung, mencegah pengeroposan tulang dan menurunkan risiko penyakit jantung. Bahkan teh ini juga bisa mengurangi lemak sehingga membantu menurunkan berat badan.

Karena khasiatnya yang banyak, harganya pun lumayan mahal. Harga teh bakar satu kotak berisi 60 kantung celup Rp 135.000. Harga ini sudah termasuk ongkos pengiriman barang. Maklum, pemasarannya baru lewat telepon. Tahun depan, teh ini rencananya baru dipasarkan secara online.

Jika sulit mendapatkan teh bakar, alternatif lain, kita bisa mengkonsumsi teh hibiscus alias rosella merah. Teh ini memiliki khasiat tak jauh berbeda dari teh bakar.

Menurut Andreas Kurniawan, penjual teh hibiscus , teh ini asalnya merupakan teh impor dari Sudan, Mesir. Teh ini bermanfaat mengeluarkan racun dari tubuh, menurunkan kolesterol, anti-hipertensi, hingga memperbaild gangguan pencemaan.

Perkembangan pasar teh hibiscus ini lebih pesat dari teh bakar. Bahkan, teh ini sudah banyak dikembangkan petani lokal. Perbedaannya hanya pada warnanya. "Kalau teh impor berwarna ungu, teh lokal warna merah," kata Andreas.

Sumber : KONTAN , Kompas,Rabu, 15 Oktober 2008

Minum Teh Lebih Sehat dari Minum Air Putih?



Minum teh sudah jadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Bangun tidur, minum teh. Makan siang, minumnya teh. Sore hari, tentu lebih nikmat ditemani teh. Namun, bukankah teh bersifat diuretik (membuat dehidrasi)? Pemahaman yang sudah lama beredar di masyarakat ini dibantah oleh para peneliti yang tercatat dalam pemberitaan BBC News.

Pemberitaan tersebut dikutip dari European Journal of Clinical Nutrition yang mengatakan bahwa teh tak hanya membantu memberikan hidrasi pada tubuh sama seperti air, tapi juga mencegah penyakit. Teh dipercaya oleh para peneliti tersebut memiliki flavonoid yang merupakan kunci untuk mendorong kesehatan. Flavonoid ini bisa membantu melawan penyakit jantung dan beberapa jenis kanker, ungkap para peneliti dari Inggris.

Antioksidan polyphenol yang banyak ditemukan pada makanan dan tumbuhan, termasuk daun teh disinyalir membantu mencegah kerusakan pada sel. Nutrisionis dari Kings College London, Dr Carrie Ruxton menemukan bahwa menenggak 3 hingga 4 cangkir teh per hari bisa menurunkan kemungkinan terkena serangan jantung. Ada penelitian yang mengatakan bahwa melakukan hal yang sama juga bisa melindungi diri dari terkena kanker, namun hasil penelitiannya belum pasti.

Keuntungan kesehatan lainnya dari meminum teh adalah mencegah timbunan plak pada gigi dan gigi bolong, sekaligus menguatkan tulang. Karena teh pun mengandung fluoride. Dr Ruxton juga mengatakan, bahwa meminum teh lebih baik daripada minum air putih. Air putih baik untuk hidrasi tubuh. Namun teh bisa mengganti cairan tubuh sekaligus mengandung antioksidan, jadi sekali minum, dapat 2 manfaat.

Studi mengenai kafein menunjukkan bahwa minum kafein dalam jumlah tinggi baru bisa mengakibatkan dehidrasi. Sehingga semua beranggapan bahwa minuman berkafein bisa membuat orang kehilangan cairan tubuh. Namun, meski Anda sudah meminum teh atau kopi yang sangat-sangat kuat sekalipun, yang sebenarnya susah dibuat, Anda tetap akan menambah cairan dalam tubuh.

Tak ada bukti bahwa meminum teh berbahaya bagi kesehatan. Namun, riset menemukan bahwa teh bisa merusak kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Artinya, setiap orang yang berisiko anemia seharusnya menghindari minum teh di sekitar waktu makan. Dr Ruxton dan timnya menyarankan untuk mengkonsumsi teh di bawah 3 gelas per hari.

Sumber :BBC , Kompas, Senin, 29 Juni 2009

Ragam Teh Herbal, Ragam Manfaat

Masyarakat Indonesia sangat suka minum teh, dari pagi hari, saat makan siang, atau hanya untuk menghabiskan sore hari. Teh masa kini sudah diperkaya dengan ragam aroma. Apa saja khasiatnya?

Beragam campuran herbal yang dimasukkan ke dalam minuman teh, memiliki fungsi dan khasiat masing-masing untuk membantu kesehatan kita. Berikut adalah beberapa khasiat herbal yang dicampurkan pada teh.

    * Chamomile, untuk relaksasi instan. Chamomile memiliki rasa manis seperti apel, wangi, dan dipercaya bisa menenangkan diri. Juga bisa diminum ketika rasa gugup atau panik memengaruhi pencernaan. Chamomile memiliki kandungan yang menenangkan peradangan dan meredakan kram perut jika diminum dua gelas per hari secara teratur. Teh chamomile juga mampu membantu mengurangi sakit akibat PMS dan rasa panas di wajah, bahkan dipercaya bisa mencegah gejala diabetes.

    * Jahe, untuk atasi mual. Jika Anda sering mabuk laut atau mabuk darat, jahe adalah sahabat terbaik Anda. Jahe mampu mengatasi rasa mual dan tidak enak pada badan. Mungkin karena kemampuannya membuat badan hangat dan aromanya yang cukup menyengat.

    * Lemon balm, memberikan ketenangan. Migren, atau sakit kepala akibat stres bisa diredakan dengan meminum teh dengan aroma lemon balm sitrus. Kandungannya yang memiliki antidepresan bisa membantu atasi insomnia jika diminum sebelum waktu tidur.

    * Peppermint, si penyegar. Semua pasti sudah paham, bahwa wangi mint bikin segar. Selain memberikan tenaga, teh peppermint juga bisa mengatasi rasa kembung.

Ketika Anda mau membuat teh, cobalah untuk memasukkan teh ke dalam teko yang tertutup, agar minyak esensialnya tidak terbuang lewat kepulan asap. Biarkan selama 10 menit, lalu angkat kantung teh.

Sumber :health.com , kompas,Selasa, 21 Juli 2009