Thursday, January 21, 2010

Waspadai.. Walau Sudah Ditarik.. Obat ini Bisa Jadi Masih Ada Dipasaran

Badan POM Pada bulan Juni 2009 mengeluarkan 60 item obat tradisional dan suplemen makanan berbahaya karena mengandung bahan kimia obat sibutramin hidroklorida, sildenafil sitrat, tadalafil, deksametason, fenilbutason, asam mefenamat, metampiron dan parasetamol.

Bahan kimia obat tersebut memiliki resiko dan efek samping yang seperti hipertensi, denyut jantung meningkat, sakit kepala, gangguan ginjal, gangguan penglihatan, diare, kerusakan hati dan lain sebagainya.

Saat itu Kepala Badan POM RI Husniah Rubiana meminta Balai POM diseluruh Indonesia melakukan penarikan dan pemusnahan produk serta melakukan proses pro justisia.

Badan POM juga meminta masyarakat tidak membeli dan mengonsumsi obat dan suplemen berbahaya itu serta memberikan laporan ke Balai POM bila menjumpai atau menemukan produk tersebut.

Walau sudah 6 bulan berselang, anda bisa jadi masih bisa menemui produk yang dilarang tersebut berada dipasaran. Jadi Waspadalah... Ini sekedar Mengingatkan Anda.

Berikut merek-merek obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat berbahaya yang ditarik:

Obat Pelangsing
  1. Qianjiali Kapsul Pelangsing produksi Beijing Medi-Tech Development Co Ltd dengan importir PT True Man Segar Jakarta (mengandung sibutramin hidroklorida, izin edar dibatalkan).
  2. Lasmi Kapsul produksi PJ Herbalindo SM (mengandung sibutramin hidroklorida, izin edar dibatalkan).
  3. Sera Kapsul produksi PJ Herbalindo SM (mengandung sibutramin hidroklorida, izin edar dibatalkan).
  4. Sulami Kapsul produksi PJ Herbalindo SM (mengandung sibutramin hidroklorida, izin edar dibatalkan).
  5. Li Da Dai Dai Hua Jiao Kapsul produksi Kunming Dali Industri & Trade Co Ltd (mengandung sibutramin hidroklorida, tidak terdaftar).
  6. New Pro Slim Kapsul produksi the Trird Pharm Manufactory Harbin China (mengandung sibutramin hidroklorida, tidak terdaftar).

B. Penambah Stamina Pria

  1. New Idola Kapsul produksi PT Pyridina Farma Cianjur (mengandung tadalafil, izin edar dibatalkan).
  2. Ratax Kapsul produksi PT Pyridina Farma Cianjur (mengandung tadalafil, izin edar dibatalkan).
  3. Sahe Hiki Kapsul produksi PT Sumber Waras Perkasa Cianjur (mengandung sildenafil sitrat, izin edar dibatalkan).
  4. 4. King Cobra 10X Lebih Kuat Serbuk produksi PJ Cobra Ayu Makassar (mengandung sildenafil sitrat, nomor izin edar fiktif).
  5. 5. Suwe-Xi kapsul produksi PJ Kaki Langit Jawa Tengah (mengandung sildenafil sitrat, nomor izin edar fiktif).
  6. Tang Pe Fu Serbuk produksi PJ Alami Makassar (mengandung sildenafil sitrat, nomor izin edar fiktif).
  7. Purwoceng Serbuk produksi PJ Sidowaras (mengandung fenilbutason, tidak terdaftar).
  8. Tangkur Buaya Super Kapsul produksi PD Meringis Sehat Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  9. World Quick Strong Kapsul produksi World (Tianjin) Nutrition & Health Food Co Ltd/PT Woo Tekh Indonesia (mengandung tadalafil, tidak terdaftar).
C. Obat Tradisional Lain
  1. Yin Chiao Tablet produksi Cengde Trad. Chinese Medicine Factory/PT Tjahaja Baru Surabaya (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  2. Zhongganling Pian Tablet produksi Guangdong Jiaying Pharm Co Ltd/PT Intra Aries Jakarta (mengandung metampiron, izin edar dibatalkan).
  3. Zhong Gan Ling Pian Tablet produksi Heping Pharmaceutical Factory Guangdong Cina/PT Sinar Herba Radix Jakarta (mengandung metampiron, izin edar dibatalkan).
  4. Wan Tong Pegal Linu Kapsul produksi PJ Herbalindo SM (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  5. 5. Wan Tong Pegal Linu Rheumatik produksi PJ Herbalindo SM (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  6. Pegal Linu Cap Putri Sakti Cairan Obat Dalam produksi H Moh Khusni Banyuwangi (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  7. Salurat Putri Sakti Cairan Obat Dalam produksi H. Moh. Khusni Banyuwangi (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  8. Jaya Asli Anrat Serbuk produksi PJ Jaya Asli Cilacap (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  9. Akar Dewi Putri Multi Khasiat Serbuk produksi CV Laser Group (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  10. Pamong Raga Pegel Linu Serbuk produksi IKOT Kopja Aneka Sari Unit I Cilacap (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  11. Pegal Linu Kalimajaya Serbuk produksi Drs H Moh Nur Hidayat, Kopja Aneka Sari Unit IX Sifaul Mustajab Cilacap (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  12. Pegalinu No 2 Serbuk produksi PJ Cipta Rasa (mengandung fenilbutason, izin edar dibatalkan).
  13. Randa Linu (Asam Urat) Serbuk produksi Kopja Aneka Sari Unit III/PJ Gunung Sugih Cilacap (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  14. Sari Buana Serbuk produksi Kopja Aneka Sari Unit VII (mengandung parasetamol, izin edar dibatalkan).
  15. Turrat Serbuk produksi Serbuk produksi IJ Sinar Mujarab Mojokerto (mengandung, parasetamol, izin edar dibatalkan).
  16. Darah Tinggi Serbuk produksi CV Sinar Mujarab Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  17. Gatal Eksim Serbuk produksi PJ Sinar Mujarab Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  18. Sehat Boyok Sakit Pinggang Serbuk produksi CV Sinar Mujarab Mojokerto (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  19. Sekalor Serbuk produksi CV Sinar Mujarab Jawa Timur (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  20. Untabat (Batuk Pilek) Serbuk produksi CV Sinar Mujarab Mojokerto (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  21. Arum Jaya Gemuk Sehat Serbuk produksi PJ Arum Jaya Cilacap (mengandung deksametason, tidak terdaftar)
  22. Asam Urat Akar Dewi Putri Serbuk produksi UD Lazer Group, Lamongan (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  23. Asam Urat cap Unta Kapsul produksi PJ Unta Mas Indonesia (mengandung fenilbutason, tidak terdaftar).
  24. Asam Urat, Flu Tulang & Pengapuran Buah Merah Serbuk produksi PJ Buah Alam Papua, Purwokerto, (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  25. Asam Urat Nyeri Tulang Tjap Dua Daun Serbuk produksi PJ Brotowali, Solo, (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  26. Asam Urat Rheumatik Akar Sirih Serbuk produksi PJ Inti Sehat Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  27. Brantas, Obat Asam Urat Rheumatik, Nyeri Tulang Kapsul produksi PJ Ampuh Jaya, Cilacap, (mengandung parasetamol dan fenilbutason, tidak terdaftar).
  28. Buah Naga, Asam Urat dan Nyeri Tulang Kapsul produksi PJ Dua Walet, Kopja Aneka Sari, Cilacap (mengandung parasetamol dan fenilbutason, tidak terdaftar).
  29. Daun Dewa Kapsul produksi PJ Daun Dewa Makassar (mengandung fenilbutason, tidak terdaftar).
  30. Dewi Bulan Capsul Sakit Gigi & Sakit Kepala Cekot-cekot Kapsul produksi PJ Songgo Geni, Tangerang (mengandung parasetamol dan asam mefenamat, tidak terdaftar).
  31. Dua Walet Amrat Serbuk produksi PJ Dua Walet, Cilacap (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  32. Gemuk Sehat/Ideal Tirta Sehat Serbuk produksi PJ Tetap Sehat, Cilacap (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  33. Gemuk Sehat PJS Serbuk produksi PJ Pusaka Jaya Sakti, Cilacap (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  34. Gemuk Sehat SP Serbuk produksi Sehat Perkasa, Cilacap (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  35. Kembang Wijaya Serbuk produksi PJ Fisabillah, Cilacap (mengandung metampiron, tidak terdaftar).
  36. Kencing Manis Serbuk produksi PK Tetap Sehat, Cilacap (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  37. Kuat Sehat Cap Kuda Liar Serbuk produksi RCK Jabar (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  38. New Singa Majapahit Serbuk produksi PD Lestari Wiji Dadi (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  39. 39. Pasti Joss Tablet produksi PJ Mega Raya, Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  40. Ramuan Tradisional Remagel Serbuk produksi PJ Kasturi Dewi, Jawa Tengah (mengandung deksametason dan parasetamol, tidak terdaftar).
  41. Ramuan Tradisional Sarang Semut plus Sirih Merah Tablet produksi PJ Cespleng Jaya, Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  42. Samurat Extra Serbuk produksi PJ Serbat Mustajab, Jawa Tengah (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  43. Simakit Serbuk produksi PJ Candi Wulan, Banyumas (mengandung fenilbutason, tidak terdaftar).
  44. Temu Ginseng Plus Buah Merah Kapsul produksi PJ Sumber Utama Ginseng Indonesia (mengandung parasetamol, tidak terdaftar).
  45. Walet Kembar Asam Urat Serbuk produksi PJ Kunci Sehat, Cilacap (mengandung fenilbutason, tidak terdaftar).



Sunday, January 17, 2010

Cedera Medula Spinalis Akibat Kecelakaan

Jika medula spinalis mengalami cedera karena kecelakaan, bisa terjadi kerusakan fungsi (sebagian maupun total) satu tingkat dibawah medula spinalis yang mengalami cedera.
Contohnya kerusakan hebat dari medula spinalis di pertengahan punggung bisa menyebabkan kelumpuhan tungkai, tetapi lengan tetap berfungsi secara normal.

Gerakan refleks tertentu yang tidak dikendalikan oleh otak akan tetap ututh atau bahkan meningkat.
Contohnya, refleks lututetap ada dan bahkan meningkat. Meningkatnya refleks ini menyebabkan kejang tungkai.
Refleks yang tetap dipertahankan menyebabkan otot yang terkena menjadi memendek, sehingga terjadi kelumpuhan jenis spastik. Otot yang spastik teraba kencang dan keras dan sering mengalami kedutan.

Penyembuhan terjadi jika gerakan atau rasa kembali normal dalam minggu pertama setelah terjadinya cedera.
Setiap kelainan fungsi yang tetap ada setelah 6 bulan cenderung akan menetap.
Sekali saraf medula spinalis mengalami kerusakan, maka sifatnya akan permanen.



PENGOBATAN

Tujuan dari pengobatan adalah mencegah kerusakan lebih lanjut.
Petugas emergensi akan menangani korban kecelakan dengan sangat hari-hari. Mereka dibaringkan diatas papan yang datar dan diberi bantalan untuk mencegah pergerakan.

Biasanya segera diberikan kortikosteroid (misalnya prednison) untuk mencegah pembengkakan di sekitar daerah yang mengalami cedera.
Obat pengendur otot dan pereda nyeri diberikan untuk mengurangi kejang.

Jika terjadi patah tulang pada kolumna spinalis, dilakukan pembedahan untuk memasukkan batang baja guna menstabilkannya sehingga pergerakan tidak akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
Darah yang terkumpul di sekitar medula spinalis segera dibuang. (medicastore)



Kompresi Medula Spinalis

Dalam keadaan normal, medula spinalis dilindungi oleh kolumna spinalis yang memiliki struktur seperti tulang, tetapi penyakit tertentu dapat mekenan medula spinalis dan mengganggu fungsi normalnya.

Jika penekannya sangat hebat, maka sinyal saraf ke atas dan ke bawah medula spinalis akan terhambat total.
Penekanan yang tidak terlalu hebat hanya akan mengganggu beberapa sinyal.
Jika penekanan telah ditemukan dan diobati sebelum terjadinya kerusakan saraf, maka biasanya fungsi medula spinalis akan kembali seperti semula.


PENYEBAB

Tekanan pada medula spinalis bisa berasal dari:
- Tulang belakang yang patah atau tulang lainnya di dalam kolumna spinalis
- Ruptur pada satu atau beberapa diskus yang terletak diantara tulang belakang
- Infeksi (abses medula spinalis)
- Tumor medula atau kolumna spinalis.

Tekanan yang tiba-tiba biasanya berasal dari cedera atau perdarahan, tetapi bisa juga disebabkan oleh infeksi atau tumor.
Suatu pembuluh darah yang abnormal (malformasi arteriovenosa) juga bisa menyebabkan penekanan pada medula spinalis.

GEJALA
Lokasi dari kerusakan pada medula spinalis menentukan otot dan sensase yang terkena.
Kelemahan atau kelumpuhan serta berkurangnya atau hilangnya rasa cenderung terjadi dibawah daerah yang mengalami cedera.

Tumor atau infeksi di dalam atau di sekitar medula spinalis bisa secara perlahan menekan medula, sehingga timbul nyeri pada sisi yang tertekan disertai kelemahan dan perubahan rasa.
Jika keadaan semakin memburuk, nyeri dan kelemahan akan berkembang menjadi kelumpuhan dan hilangnya rasa, dalam beberapa hari atau minggu.

Jika aliran darah ke medula spinalis terputus, maka kelumpuhan dan hilangnya rasa bisa terjadi dalam waktu hanya beberapa menit.

Penekanan medula spinalis yang berjalan paling lambat biasanya merupakan akibat dari kelainan pada tulang yang disebabkan oleh artrits degenerativa atau tumor yang pertumbuhannya sangat lambat.
Penderita tidak merasakan nyeri atau nyeri bersifat ringan, perubahan rasa (misalnya kesemutan) dan kelemahan berkembang dalam beberapa bulan.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Kerusakan pada dada bagian tengah bisa menyebabkan kelemahan dan mati rasa pada tungkai dan gangguan fungsi pencernaan serta kandung kemih.

CT scan atau MRI bisa menunjukkan lokasi penekanan dan menentukan penyebabnya.

Mielogram dilakukan untuk membantu menentukan lokasi penekanan.

Jika pemeriksaan menunjukkan adanya pertumbuhan abnormal, maka perlu dilakukan biopsi untuk menentukan apakah pertumbuhan tersebut bersifat ganas atau tidak.

PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada penyebabnya.
Jika memungkinkan, penekanan harus dihilangkan secepat mungkin.

Pembedahan dilakukan untuk menghilangkan tekanan, sedangkan penekanan karena tumor bisa diatasi dengan terapi penyinaran.

Kortikosteroid (misalnya deksametason) seringkali diberikan untuk membantu mengurangi pembengkakan di dalam atau di sekitar medula spinalis yang bisa menyebabkan penekanan.

Jika penyebabnya infeksi, maka diberikan antibiotik.
Jika terjadi abses, maka dilakukan pembuangan nanah yang terkumpul.(medicastore)

Spondilosis Servikalis

Spondilosis servikalis merupakan suatu penyakit yang menyerang usia pertengahan dan usia lanjut, dimana diskus dan tulang belakang di leher mengalami kemunduran (degenerasi).


GEJALA

Spondilosis servikalis menyebabkan menyempitnya kanal spinalis (tempat lewatnya medula spinalis) di leher dan menekan medula spinalis atau akar saraf spinalis, sehingga menyebabkan kelainan fungsi.

Gejalanya bisa menggambarkan suatu penekanan medula spinalis maupun kerusakan akar sarafnya.

Jika terjadi penekanan medula spinalis, maka pertanda awalnya biasanya adalah perubahan pada cara berjalan.
Gerakan kaki menjadi kaku dan penderita berjalan dengan goyah.
Leher terasa nyeri, teutama jika akar sarafnya terkena.

Kelemahan dan penciutan otot pada salah satu atau kedua lengan bisa terjadi sebelum maupun sesudah timbulnya gejala penekanan medula spinalis.

DIAGNOSA
MRI bisa membantu menunjukkan lokasi penyempitan kanalis spinalis, beratnya penekanan dan penyebaran akar saraf yang terlibat.

PENGOBATAN
Kelainan fungsi pada medula spinalis akibat spondilosis servikalis bisa membaik tanpa pengobatan atau akan bertambah buruk.

Pada awalnya dianjurkan untuk menggunakan neck collar yang lembut, penarikan leher, obat anti peradangan, obat pereda nyeri yang ringan serta pengendur otot.

Jika keadaan semakin memburuk atau jika hasil pemeriksaan MRI menunjukkan penekanan yang berat, biasanya dilakukan pembedahan untuk mengurangi gejala.
Tetapi pembedahan tidak dapat mengembalikan perubahan yang telah terjadi karena beberapa saraf pada medula spinalis mengalami kerusakan yang menetap. (medicastore)

Kista Medula Spinalis & Otak

Siring adalah kantung yang berisi cairan (kista) di dalam otak (siringobulbia) atau medula spinalis (siringomielia).

PENYEBAB
Kista medula spinalis dan otak jarang ditemukan.
Kista merupakan bawaan lahir dan membesar pada masa remaja atau dewasa muda.
Anak yang memiliki kista bawaan juga seringkali memiliki cacat bawaan lainnya.

Kista yang didapat bisa merupakan akibat dari cedera atau tumor.


GEJALA

Kista yang tumbuh di dalam medula spinalis akan menekan medula spinalis dari dalam.
Paling sering terjadi di daerah leher, tetapi tidak menutup kemungkinan kista tumbuh di tempat lainnya di sepanjang medula spinalis.

Biasanya yang terkena adalah saraf perasa nyeri dan saraf untuk perubahan suhu.
Penderita sering mengalami luka bakar atau luka gores karena jari tangannya tidak dapat merasakan nyeri ataupun panas.

Selanjutnya kista bisa menyebabkan kejang dan kelemahan, yang dimulai di tungkai.

Pada akhirnya, otot yang dipersarafi oleh saraf yang terkena bisa mengalami atrofi (penyusutan).

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya dan hasil pemeriksaan fisik.

MRI bisa menunjukkan adanya kista.
Jika tidak dapat dilakukan pemeriksaan MRI, maka dilakukan pemeriksaan mielogram yang diikuti dengan CT scan.

PENGOBATAN
Ahli bedah saraf akan membuang cairan dalam kista medula spinalis untuk mencegah kemunduran yang lebih lanjut, tetepi pembedahan tidak selalu berhasil mengatasi keadaan ini.
Kemunduran sistem saraf yang berat tidak dapat diperbaiki, meskipun pembedahan berjalan dengan sukses. (medicastore)

Mielitis Transversus Akut

Pada Mielitis Transversus Akut, impuls saraf yang diantarkan ke atas dan ke bawah medula spinalis terhambat total pada satu titik atau lebih.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tapi kira-kira 30-40% penderita sebelumnya mengalami infeksi virus yang ringan.
Mielitis transversus akut bisa terjadi pada:
- Sklerosis multipel
- Infeksi bakteri tertentu
- Pemakai heroin atau amfetamin yang disuntikkan secara intravena.
Para ahli menduga bahwa terjadinya mielitis transversus akut pada keadaan tersebut merupakan suatu reaksi alergi.


GEJALA

Gejala biasanya dimulai dengan nyeri punggung yang timbul secara tiba-tiba, diikuti oleh mati rasa dan kelemahan otot kaki yang akan menjalar ke atas.

Gejala tersebut bisa semakin memburuk dan jika menjadi berat akan terjadi kelumpuhan serta hilangnya rasa disertai dengan hilangnya pengendalian pencernaan dan kandung kemih.

Lokasi terhambatnya impuls saraf pada medula spinalis menentukan beratnya gejala yang timbul.

DIAGNOSA
Dilakukan pungsi lumbal , CT scan atau MRI, mielogram serta pemeriksaan darah.

PENGOBATAN
Kortikosteroid dosis tinggi (misalnya prednison) bisa menghentikan reaksi alergi.

Sebagian besar penderita mengalami penyembuhan parsial, dan yang lainnya terus mengalami kelemahan dan mati rasa.(medicastore)

Tuesday, January 12, 2010

Gangguan Aliran Darah Ke Medula Spinalis

Sebagai jaringan yang hidup, medula spinalis memerlukan persediaan darah yang mengandung oksigen yang memadai.
Jika terjadi gangguan pada aliran darah ke medula spinalis maka akan fungsi dari medula spinalis akan terganggu.


PENYEBAB

Berkurangnya aliran darah ke medula spinalis jarang terjadi karena aliran darah ke sana sangat banyak.

Gangguan aliran darah ke medula spinalis bisa terjadi jika terdapat penekanan pada arteri dan vena yang dapat disebabkan oleh:
- Tumor
- Ruptur diskus
- Aterosklerosis atau bekuan darah (sangat jarang).

Daerah yang paling peka terhadap terjadinya gangguan aliran darah ini adalah daerah dada bagian atas.

GEJALA
Gangguan aliran darah ke bagian depan medula spinalis biasanya menyebabkan nyeri punggung yang terjadi secara tiba-tiba.
Nyeri ini diikuti oleh kelemahan dan ketidakmampuan untuk merasakan panas, dingin atau nyeri di sebelah bawah bagian yang aliran darahnya terganggu.

Jika aliran darah ke bagian belakang medula spinalis juga terganggu, maka akan terjadi kelainan perabaan, tidak mampu merasakan getaran dan tidak mampu merasakan letak kaki dan tungkainya tanpa harus melihat kaki dan tungkainya.

DIAGNOSA
Gangguan aliran darah ke bagian depan medula spinalis biasanya menyebabkan nyeri punggung yang terjadi secara tiba-tiba.
Nyeri ini diikuti oleh kelemahan dan ketidakmampuan untuk merasakan panas, dingin atau nyeri di sebelah bawah bagian yang aliran darahnya terganggu.

Jika aliran darah ke bagian belakang medula spinalis juga terganggu, maka akan terjadi kelainan perabaan, tidak mampu merasakan getaran dan tidak mampu merasakan letak kaki dan tungkainya tanpa harus melihat kaki dan tungkainya.

PENGOBATAN
Pembedahan dilakukan untuk mengatasi penekanan karena adanya tumor atau ruptur diskus, sehingga aliran darah dapat diperbaiki.
Jika aliran darah segera diperbaiki, maka kemungkinan akan terjadi penyembuhan parsial dan jarang terjadi penyembuhan sempurna. (medicastore)