Thursday, October 21, 2010

Tinnitus (Telinga Mendenging)

Tinnitus (telinga mendenging) adalah suara gaduh berasal di dalam telinga melebihi lingkungan sekitar.

Tinnitus adalah sebuah gejala dan bukan suatu pe
nyakit tertentu. Sangat sering terjadi-10 sampai 15% orang mengalami beberapa tingkat tinnitus.

PENYEBAB

Lebih dari 75% masalah yang berhubungan dengan telinga termasuk tinnitus sebagai sebuah gejala, termasuk luka dari suara gaduh atau ledakan, infeksi telinga, saluran telinga yang tersumbat atau pipa Eustachian, otosclerosis (salah satu jenis kehilangan pendengaran), tumor telinga bagian dalam, dan penyakit meniere. Obat-obatan tertentu (seperti antibiotik aminoglikosid dan aspirin dosis tinggi) juga bisa menyebabkan tinnitus.

Tinnitus juga bisa terjadi dengan gangguan dari luar telinga, termasuk anemia, jantung dan gangguan pembuluh darah seperti hipertensi dan arterisclerosis, kelenjar tiroid jinak (hypothyroidism), dan luka kepala. Tinnitus yang hanya pada salah satu telinga atau berdenyut adalah tanda yang lebih serius. Suara bergetar bisa dihasilkan dari tumor tertentu, arteri tersumbat, sebuah pembengkakan pembuluh darah, atau gangguan pembuluh darah lainnya.

GEJALA

Suara gaduh yang terdengar oleh orang yang menderita tinnitus bisa jadi berdengung, berdering, meraung, bersiul, atau suara berdesis. Beberapa orang mendengar suara yang rumit yang naik turun setiap waktu. Suara ini lebih jelas di lingkungan yang sunyi dan ketika seseorang tidak konsentrasi pada hal tertentu. Maka, tinnitus cenderung lebih mengganggu orang ketika mereka berusaha untuk tidur. Bagaimanapun, pengalaman tinnitus adalah sangat individual ; beberapa orang sangat terganggu dengan gejala-gejalanya, dan orang yang lainnya sungguh dapat bertahan.

DIAGNOSA

Karena seseorang yang menderita tinnitus biasanya kehilangan pendengaran, melalui test pendengaran dilakukan sebaik mungkin sebagaimana magnetic resonance imaging (MRI) pada kepala dan computed tomography (CT) pada tulang rawan (tulang tengkorak yang mengandung bagian pada saluran telinga, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam).

PENGOBATAN

Upaya untuk mendeteksi dan mengobati penyebab gangguan tinnitus seringkali tidak berhasil. Berbagai teknik bisa membantu meredam tinnitus, meskipun kemampuan untuk meredam hal itu berbeda dari orang ke orang. Seringkali alat Bantu dengar membantu menahan tinnitus. Banyak orang menemukan keringanan dengan memainkan musik merdu untuk menyembunyikan tinnitus. Beberapa orang menggunakan topeng tinnitus, sebuah alat yang dikenakan seperti Alat Bantu Dengar yang menghasilkan tingkat tetap pada suara netral. Untuk orang yang sangat tuli, sebuah cochlear yang ditanam dalam telinga bisa mengurangi tinnitus.

PENCEGAHAN

Dalam banyak kasus, tinnitus adalah hasil dari sesuatu yang tidak dapat dicegah. Namun, menjaga kesehatan Anda dapat membantu mencegah jenis tertentu tinnitus.

   1. Gunakan perlindungan pendengaran. Seiring waktu, paparan terhadap suara keras dapat merusak saraf di telinga, menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus. Jika Anda menggunakan gergaji, bekerja di industri yang menggunakan mesin keras atau menggunakan senjata api (terutama pistol atau senapan), selalu memakai perlindungan lbih pada pendengaran telinga.
   2. Lindungi telinga Anda dari musik keras. eksposur jangka panjang untuk musik diperkuat tanpa perlindungan telinga atau mendengarkan musik pada volume yang sangat tinggi meskipun headphone - saat menggunakan pemutar MP3, misalnya - dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus.
   3. Jagalah kesehatan jantung Anda. Olahraga teratur, makan yang benar dan mengambil langkah-langkah lain untuk menjaga pembuluh darah Anda yang sehat dapat membantu mencegah tinnitus terkait dengan gangguan pembuluh darah.

No comments:

Post a Comment