Wednesday, October 20, 2010

Sinar-X Pada Rongga Mata

Rongga mata adalah rongga yang merupakan rumah dari mata dan kelenjar air mata beserta pembuluh darah, saraf, otot dan lemak. Karena bagian rongga mata yang berupa tulang yang tipis mudah patah, maka pada umumnya setelah terjadi trauma muka dilakukan penyinaran sinar-X pada daerah tersebut. Ini juga berguna untuk mendiagnosa adana penyakit pada mata dan rongga mata.

Teknik sinar-X khusus dapat menampakan adanya benda asing pada rongga mata atau mata yang tidak dapat dilihat. Pada beberapa kasus, sinar-X digunakan bersama scanning tomografi terkomputerisasi (CAT scan) dan pemeriksaan ultrasonografi untuk menggambarkan keabnormalan lebih baik.

Mengapa tes sinar-X pada rongga mata dilakukan?

Sinar-X pada rongga mata mungkin dilakukan karena beberapa alasan berikut ini :

   1. Untuk membantu mendeteksi patah tulang dan penyakit pada rongga mata.
   2. Untuk membantu melihat letak benda asing pada mata.

Apa yang harus Anda ketahui sebelum tes sinar-X pada rongga mata?


Anda akan mempelajari tes sinar-X pada rongga mata, termasuk siapa yang akan melakukannya, di mana akan dilakukan, dan berapa lam,a dilakukannya (sekitar 15 menit). Tes sinar-X pada rongga mata tidak menyakitkan kecuali Ada menderita trauma muka, di mana pad awaktu memposisikan kepala Anda akan terasa nyeri. Anda diberitahu untuk memutar kepala Anda dari samping ke semaping lainnya dan menekuk atau menengadahkan leher Anda.

Apa yang terjadi selama tes sinar-X pada rongga mata?

   1. Anda dibaringkan pada meja sinar-X atau duduk di kursi. Selama penyinaran, Anda tidak boleh bergerak.
   2. Biasanya, sinar-X serial diambil dari berbagai sudut. Hasil sinar-X harus diproses dan diperiksa sebelum Anda meninggalkan tempat pemeriksaan.

Apa yang dimaksud dengan hasil yang normal?

Rongga mata mempunyai atap dan dinding. Tulang pada atap dan dasar rongga mata sangat tipis. Pada kenyataannya ketebalan tulang atap rongga mata bisa kurang dari 1 milimeter. Dinding rongga mata lebih tebal. Hasil penyinaran harus menunjukkan tidak ada patah pada tulang-tulang rongga mata atau problem lain.

Apa yang dimaksud dengan hasil yang tidak normal?


Pada tulang karena trauma muka biasanya terjadi pada struktur yang tipis pada dasar rongga dan tulang ethmoidalis. Pada umumnya, pembesaran rongga mengindifikasikan adanya problem seperti adanya pertumbuhan tumor. Dekstruksi pada dinding rongga menunjukkan indikasi adanya tumor ganas atau infeksi. Tumor jinak atau kista memberikan gambaran lekukan patahan halus pada dinding rongga.

No comments:

Post a Comment