Monday, October 18, 2010

Penyalahgunaan Obat Selama Kehamilan

Obat-obat yang digunakan selama hamil bisa menyebabkan efek samping pada janin yang sedang berkembang dan pada bayi.

Kokain menyebabkan pengkerutan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Kokain yang digunakan oleh wanita hamil bisa menyebabkan keguguran.
Kadang kokain yang digunakan pada awal kehamilan bisa menyebabkan cacat bawaan pada ginjal, mata, otak atau anggota gerak tubuh.
Bayi yang ibunya adalah pecandu kokain cenderung memiliki berat badan yang rendah serta panjang badan dan lingkar kepala dibawah normal.

Opioid (misalnya heroin, metadon dan morfin) jarang menyebabkan cacat bawaan, tetapi karena opioid bisa melewati plasenta (ari-ari), maka bayi bisa terlahir dalam keadaan kecanduan.

Gejala putus obat biasanya mulai timbul dalam waktu 72 jam setelah bayi lahir, yaitu berupa:
- rewel
- kekakuan pada otot
- muntah
- diare
- berkeringat
- pernafasan yang cepat
- kejang.

Gejala putus obat yang ringan diatasi dengan membedong bayi dan sering menyusuinya untuk mengurangi kegelisahan pada bayi.
Gejala yang berat bisa diatasi dengan opium tinctur (larutan opium dalam alkohol) dalam dosis kecil.

No comments:

Post a Comment